Masa Kehamilan

4 Cara Mengatasi Mual Saat Hamil dengan Tepat

Ditulis oleh: Taufiq

4 Cara Mengatasi Mual Saat Hamil dengan Tepat

Pada saat usia kehamilan memasuki minggu keenam atau sebelumnya, mual dan terkadang disertai muntah memang biasanya akan dialami lebih sering. Hingga puncaknya akan terjadi pada minggu ke-8 hingga ke-9 usia kehamilan. Kondisi mual dan muntah yang sering terjadi di pagi hari ini disebut dengan istilah morning sickness. Berlangsungnya rasa mual dan muntah memang paling sering muncul di pagi hari saat bangun tidur dan sarapan pagi. Tetapi, tidak jarang pula gejala ini muncul di siang hari, sore hari, atau malam hari tanpa dapat diperkirakan.

Cara Mengatasi Mual Saat Hamil
Atasi kondisi morning sickness ini dengan 4 cara mengatasi mual saat hamil yang sederhana dan alami, di antaranya:

  1. Tingkatkan konsumsi makanan dengan karbohidrat tinggi dan protein yang mampu membantu mengatasi rasa mual saat hamil muda. Bisa dengan cara mengonsumsi buah dan sayuran, ataupun makanan kaya karbohidrat seperti roti, biskuit, kentang, dan sebagainya.
  2. Makanlah dalam jumlah sedikit tapi sering. Dianjurkan agar jangan makan dalam jumlah atau porsi besar sebab bisa membuat Ibu bertambah mual.
  3. Bila Ibu merasa sangat mual ketika bangun tidur pagi siapkan makanan ringan atau biskuit di dekat tempat tidur, Ibu dapat mengonsumsinya dahulu sebelum mencoba untuk berdiri. 
  4. Konsumsi vitamin B6 memiliki manfaat efektif untuk mengurangi rasa mual saat hamil muda. Ibu bisa mengonsumsi vitamin ini langsung sesuai dengan aturan dokter. Kini juga sudah ada pula susu untuk ibu hamil yang baik untuk mengatasi rasa mual dengan kandungan vitamin ini, seperti PRENAGEN Emesis.

Penyebab Mual
Rasa mual yang sering dirasakan oleh para ibu hamil muda ini sebenarnya terjadi karena adanya peningkatan hormon ketika seorang ibu dalam masa kehamilan, terutama hormon progesteron, estrogen, dan hCG yang memengaruhi berbagai fungsi organ tubuh. Beberapa ahli kandungan menyatakan rasa mual ini akan dialami hingga 70% wanita hamil di dunia, sementara itu untuk kondisi mual yang disertai muntah umum menyerang sekitar 50% wanita hamil. Bila diabaikan, kondisi tersebut tentu akan cukup mengganggu wanita hamil dalam aktivitas sehari-hari. Oleh karenanya, tidak ada salahnya jika Ibu mengetahui beberapa cara mengatasi mual saat hamil.

Satu hal yang perlu diwaspadai dari kondisi mual dan muntah tersebut adalah jika kondisinya semakin memburuk, yang tidak hanya disebabkan karena perubahan hormon saja. Morning sickness pada umumnya terjadi selama 14 minggu kehamilan pertama saja. Sementara itu, ada sindrom yang dapat menyebabkan mual dan muntah hingga lebih dari 14 minggu, bahkan ada kasus dimana kondisi ini terjadi terus berulang sepanjang masa kehamilan.

Kondisi memburuknya gejala mual dan muntah sampai tidak terkendali dikhawatirkan membuat Ibu kesulitan untuk menerima asupan makanan, bahkan saat minum air mineral pun Ibu juga akan merasa mual. Hal seperti akan berdampak buruk pada ibu hamil mengalami dehidrasi sehingga berbahaya bagi sang ibu dan janin yang dikandungnya. Jika sudah mengalami kondisi mual dan muntah yang separah ini ada baiknya segera periksa ke dokter untuk pengobatan dan perawatan.

Jangan lupa untuk cukupi kebutuhan minum untuk menghindari dehidrasi yang bisa terjadi akibat muntah. Istirahat cukup juga tak kalah penting menghindari stres maupun memperburuk rasa mual. Nikmatilah masa kehamilan Ibu dengan kebahagiaan!