Masa Menyusui

Ketahui, Cara Membersihkan Hidung Bayi yang Tersumbat dengan Aman

Ditulis oleh: Prenagen Writer

Ketahui, Cara Membersihkan Hidung Bayi yang Tersumbat dengan Aman

Hidung tersumbat tak hanya dialami oleh orang dewasa saja, bayi pun bisa juga mengalami keadaan tak mengenakkan ini. Jika anak yang lebih besar dapat mengeluhkan kondisi hidungnya yang mampet, hal ini tidak terjadi dengan bayi. Bayi cenderung akan rewel dan malas menyusu ketika hidungnya tersumbat.

Oleh karena itu Moms perlu tahu apa saja penyebab hidung bayi tersumbat, gejala hidung bayi tersumbat seperti apa, dan juga cara membersihkan hidung bayi yang tepat agar keluhan ini dapat teratasi. Simak artikel ini ya, Moms!

Baca Juga: Wajib Tahu! Cara Membersihkan Telinga Bayi Bagian Dalam yang Bau, Kering, dan Tersumbat

Penyebab

Hidung bayi tersumbat disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya yang paling umum adalah common cold. Common cold merupakan gejala batuk pilek yang umum terjadi pada bayi dan anak-anak, lantaran kekebalan tubuhnya masih kurang. Common cold ini biasa disebut juga selesma.

Common cold atau batuk pilek pada bayi dapat menyebabkan hidung bayi tersumbat. Lendir atau ingus yang memenuhi saluran pernapasan merupakan penyebab utama hidung si kecil gatal dan tersumbat. Penyakit ini memang disebabkan oleh virus dan dapat sembuh dengan sendirinya, namun bayi akan merasa sangat tidak nyaman ketika mengalami selesma. Moms harus membantu si kecil mengatasi keluhan ini dengan cara membersihkan hidung bayi secara teratur.

Selain karena common cold, hidung bayi yang tersumbat disebabkan oleh beberapa hal berikut ini:

  1. Alergi

    Ada beberapa jenis alergi yang memicu hidung tersumbat pada bayi. Misalnya alergi serbuk sari bunga, alergi debu, serta alergi tungau. Alergi ini dapat memicu tubuh untuk bereaksi lebih dengan mengeluarkan lendir. Akibatnya, hidung menjadi tersumbat meskipun sedang tidak mengalami selesma atau flu.
  2. Influenza

    Selain common cold atau flu biasa, hidung tersumbat juga disebabkan oleh influenza. Influenza tingkatannya lebih berat ketimbang common cold karena tak hanya menyerang saluran pernapasan atas saja, namun juga menyerang tenggorokan dan paru-paru. Influenza juga mampu membuat bayi tak nyaman lantaran hidungnya tersumbat.
  3. Polip

    Polip dengan ukuran yang besar juga dapat menyumbat saluran hidung. Selain hidung tersumbat, gejala polip juga menyebabkan hidung berair, sulit napas, serta gangguan pada indera penciuman dan indera perasa.
  4. Sinus

    Infeksi sinus dapat menyebabkan hidung dan saluran napas dipenuhi oleh lendir. Tak hanya itu amandel dan adenoid juga membengkak sebagai respon imun tubuh atas infeksi sinus. Oleh karena itu, hidung si kecil juga bisa tersumbat dan tak nyaman.
  5. Udara Kering dan Buruk

    Hidung tersumbat tak hanya disebabkan oleh virus atau infeksi saja, namun juga bisa disebabkan oleh udara yang kering serta kualitas udara yang buruk. Udara yang kering dan buruk menimbulkan reaksi pada tubuh, akibatnya hidung mengeluarkan lendir dan mengalami penyumbatan.

Gejala

Hidung bayi yang tersumbat memiliki gejala umum yang perlu Moms ketahui, seperti:

Baca Juga: Menyusui dan Susah Tidur pada Bayi

  • Lendir hidung tebal
  • Warna lendir hidung berubah
  • Mendengkur saat tidur
  • Rewel atau menangis
  • Batuk
  • Sulit saat menyusu
  • Kesulitan napas

Cara Membersihkan Hidung Bayi

Setelah mengetahui penyebab serta gejala hidung bayi tersumbat, langkah yang perlu Moms lakukan adalah membersihkan hidung si kecil. Namun tentu saja cara membersihkan hidung bayi tidak boleh dilakukan sembarangan. Alih-alih membuat hidungnya bersih, justru malah membuat hidung terluka jika cara membersihkannya salah.

Lantas bagaimana cara membersihkan hidung bayi yang tepat?

  1. Gunakan Alat Hisap Cairan Hidung

    Cara membersihkan hidung bayi yang pertama adalah dengan membantunya mengeluarkan ingus dari hidung. Tentu saja si kecil tak bisa melakukannya sendirian. Moms perlu membantunya. Caranya dengan menggunakan alat hisap cairan hidung.

    Siapkan wadah untuk membuang ingus bayi lalu isap ingus dari hidung bayi secara perlahan menggunakan aspirator atau alat isap cairan hidung. Dengan menggunakan alat ini, Moms akan lebih mudah untuk membersihkan hidung si kecil. Ingat, jangan sekali-sekali menyedot ingus bayi dengan menggunakan mulut ya!
  2. Gunakan Tetes Saline

    Moms juga bisa menggunakan cara membersihkan hidung bayi yang kedua, yaitu menggunakan tetes saline. Caranya, masukkan beberapa tetes saline ke dalam lubang hidung bayi, lalu gunakan alat suntik untuk menyedot ingusnya. Langkah ini tergolong aman untuk mengeluarkan lendir dari hidung bayi.

    Namun cara ini akan lebih efektif jika dilakukan untuk menyedot ingus bayi dibawah 6 bulan, karena cenderung tidak rewel. Moms bisa mendapatkan saline di apotik atau meminta rekomendasi merk saline yang tepat pada dokter anak.
  3. Gunakan Kapas Basah

    Lendir yang terlalu lama berada di hidung si kecil lama kelamaan akan mengeras, menjadi kerak, dan lengket. Untuk membersihkan kerak lendir yang lengket, Moms bisa menggunakan kapas yang dibasahi air hangat.

    Setelah kapas dibasahi dengan air hangat, gunakan kapas tersebut untuk membersihkan lendir yang mengerak di hidung. Ini merupakan cara membersihkan hidung bayi yang ketiga. Pastikan Moms berhati-hati saat melakukannya ya!
  4. Lakukan Penguapan

    Untuk mengeluarkan lendir dari hidung si kecil, cara lain yang bisa Moms lakukan adalah melakukan penguapan. Bantu di kecil untuk menghirup uap dari sebaskom air hangat yang sudah ditetesi dengan minyak kayu putih. Tengkurapkan bayi di pangkuan lalu berikan penguapan. Cara ini cukup efektif untuk mengeluarkan ingus bayi.

    Selain itu, jika terdapat fasilitas air hangat di kamar mandi, Moms juga bisa melakukan penguapan di kamar mandi. Bawa si kecil ke dalam kamar mandi dengan kran air panas yang menyala, lalu biarkan di kecil menghirup uap air panas tersebut.
  5. Gunakan Humifider

    Cara membersihkan hidung bayi yang lain adalah dengan menggunakan humifider. Saat hidung si kecil tersumbat, ia membutuhkan udara yang lembab. Oleh karena itu letakkan humifider di sekitar kamar untuk menambah kelembaban udara. Humifider mampu membantu meredakan hidung bayi yang mampet akibat terlalu banyak lendir.
  6. Berikan Cairan yang Cukup

    Saat hidungnya tersumbat, si kecil membutuhkan lebih banyak cairan untuk mengeluarkan lendir di saluran napasnya. Berikan lebih banyak ASI dan jus buah serta sup hangat untuk bayi yang sudah berusia 6 bulan keatas. Cara ini merupakan cara yang secara tidak langsung mampu membersihkan hidung bayi dari lendir yang mengganggu.

Jika cara membersihkan hidung bayi diatas sudah Moms lakukan, maka seiring berjalannya waktu, hidung si kecil akan bersih dari sumbatan lendir. Moms bisa melakukan cara-cara diatas berulang kali, sampai kondisi si kecil membaik.

Baca Juga: Memberikan Nutrisi Bayi dengan Tepat

Namun jika dirasa sumbatan hidung bayi bertambah parah, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter anak agar mendapat advise. Dokter kemungkinan akan memberikan obat untuk membantu meredakan lendir yang mengganggu pernapasan si kecil.