' Frequently Asked Questions (FAQs) | Prenagen

FAQ

FAQ

Berikut beberapa tips supaya cepat hamil :

1. Tips yang pertama adalah dengan memilih waktu berhubungan yang tepat, yaitupada  saat masa subur/ masa ovulasi mommy. 

2. Posisi hubungan intim untuk kehamilan juga berperan besar. 

Posisi yang paling direkomendasikan untuk pasangan suami-istri agar cepat mendapatkan keturunan adalah posisi misionari, yaitu posisi seks di mana pria menindih pasangan wanitanya.

3. Memperhatikan asupan makanan yang bergizi.

Pilihlah makanan  organik  dan kurangi atau bahkan hindari konsumsi junk food dan fast food. Junk food dan fast food sangat berpotensi merusak kesuburan baik wanita maupun pria. Tambahkan asupan makanan yang kaya akan serat seperti buah-buahan dan sayuran dengan tujuan agar proses metabolisme dan pengeluaran toksin dalam tubuh lancar.

https://www.prenagen.com/id/tips-agar-cepat-punya-momongan

Cara menghitung masa subur terdapat  dua cara dalam penghitungannya :

1. Menghitung Masa Subur Teratur

Cara menghitung masa subur ini digunakan apabila siklus menstruasi seorang wanita teratur, misalnya setiap 28 hari. Dalam masa menstruasi 28 hari, hari pertama haid dihitung sebagai hari ke-1 , masa suburnya adalah hari ke-12 sampai hari ke -16 dalam siklus haid tersebut

Misalnya, Seorang istri mengalami haid pada tanggal 2 februari, tanggal 2 Februari tersebut dihitung sebagai hari ke-1. Maka hari ke-12 jatuh pada tanggal 13 februari dan hari ke 16 jatuh pada tanggal 17 februari. Jadi masa subur terjadi sejak tanggal 13 februari sampai tanggal 17 februari.

2. Menghitung Masa Subur Tidak Teratur

Penghitungan ini digunakan apabila siklus menstruasi seorang wanita tidak teratur

Berikut tips cara menghitung masa subur jika yang siklus haid tidak teratur dalam 28 hari :

Catatlah jumlah hari dalam satu siklus haid selama 6 bulan atau 6 siklus. Satu siklus haid dihitung mulai dari hari pertama haid saat ini hingga hari pertama haid berikutnya.
Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11 Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.
Rumus :

Hari pertama masa subur =Jumlah hari terpendek dikurang 18

Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang dikurang 11

Misalnya, Seorang istri mengalami menstruasi dengan masa siklus terpendek 26 hari dan siklus terpanjang 32 hari (mulai hari pertama haid sampai haid berikutnya).

Perhitungannya :

26 dikurang 18 = 8 dan 32, dikurang 11 = 21.

Jadi masa suburnya adalah mulai dari hari ke-8 hingga hari ke-21 dari hari pertama haid.

https://www.prenagen.com/id/menghitung-masa-subur-dengan-mudah

Tanda awal kehamilan dari minggu pertama hingga minggu kesepuluh berikut ini:

1. Minggu pertama

Pada minggu pertama, biasanya Ibu belum merasakan ciri-ciri kehamilan layaknya yang sering dibicarakan orang, seperti mual atau muntah, pusing, sering merasa lelah atau mengantuk.

2. Minggu kedua

Tanda awal kehamilan juga belum bisa dipastikan hadir di minggu kedua ini. Seperti minggu pertama, di minggu kedua ini juga tidak ada tanda awal kehamilan yang dirasakan secara jelas. 

3. Minggu ketiga

Di minggu ketiga ini, darah menstruasi tidak akan keluar di periode berikutnya karena telah rahim telah diisi oleh calon buah hati, namun tanda awal kehamilan biasanya belum juga dirasakan karena pada beberapa wanita.

4. Minggu keempat

Di minggu keempat akan dijumpai beberapa tanda awal kehamilan, seperti pusing atau sakit kepala, mual, ataupun mulai merasa mudah lelah. Hal ini dikarenakan adanya perubahan hormon yang terjadi dalam tubuh Mommy yang disebabkan oleh adanya janin dalam rahim. 

5. Minggu kelima

Di fase ini, ciri-ciri di awal masa kehamilan, seperti payudara yang nyeri dan sedikit membesar, pusing, lelah, dan juga mual muntah akan lebih sering dialami. 

6. Minggu keenam

Dalam periode ini, janin telah membentuk jantung yang telah dilengkapi oleh dua bilik dan dua serambi, layaknya jantung pada umumnya. Selain itu, Ibu bisa melihat adanya beberapa titik yang menandakan mata dan lubang hidung si kecil saat melakukan USG. Pada minggu keenam, Mommy juga akan mengalami gejala kehamilan, seperti lebih sering buang air kecil.

7. Minggu ketujuh

Pada minggu ketujuh, Mommy masih akan merasakan mual bahkan muntah terutama di pagi hari, dan akan merasa kelelahan yang disertai pusing. Di saat ini pula, calon buah hati telah memiliki sepasang tangan dan kaki yang tentunya belum sempurna dan jantung yang semakin kuat.

8.Minggu kedelapan

Walaupun perut Mommy belum tampak membesar, namun rahim sudah berukuran dua kali lebih besar dari normal. Hal ini yang akan mengakibatkan adanya tekanan pada kandung kemih dan membuat Mommy lebih sering buang air kecil. 

9. Minggu kesembilan

Ibu yang tengah mengalami tanda awal kehamilan, seperti nyeri di bangian pinggang tak usah cemas. Ini adalah tanda yang umum saat usia kehamilan memasuki minggu ke-9 . Di minggu ini, Mommy sudah bisa mendengarkan detak jantung janin walau masih sayup-sayup.

10. Minggu kesepuluh

Pada periode ini, rasa mual hingga muntah dan kelelahan yang amat sangat akan mulai berkurang. Untuk itu, Mommy bisa menjaga vitalitas tubuh dengan melakukan olahraga ringan atau kelas khusus ibu hamil. 

https://www.prenagen.com/id/penting-mengenali-ciri-tanda-kehamilan

Ada beberapa metode yang bisa Ibu lakukan untuk menghitung usia kehamilan, antra lain :

1.  Menggunakan metode puncak rahim

Untuk bisa menentukan usia kehamilan dengan metode ini, mommy bisa memulainya dari tulang kemaluan sampai dengan puncak rahim yang dimilikinya, contohnya adalah sebagai berikut. Jika jarak antara tulang kemaluan dan puncak rahim adalah 18 cm, itu tandanya kehamilan mommy sudah berusia 18 minggu.

2. Metode Siklus Menstruasi

Cara ini bisa digunakan untuk menghitung usia kehamilan dimulai dari hari pertama haid yang terakhir. Rumus yang digunakan untuk mengitung usia kehamilan ini adalah menggunakan rumus Neagele. Penggunaan rumus ini dilakukan dengan menambahkan 7 pada tanggal pertama mommy mengalami haid yang terakhir, lalu mengurangi bulan dengan 3 dan menambahkan 1 pada tahunnya.

3. Jurnal Kehamilan

Untuk menggunakannya tidak sulit. Contohnya adalah sebagai berikut. Jika haid terakhir mommy terjadi pada tanggal 6 mei 2012, maka tambahkanlah angka tanggalnya dengan tujuh (6+7) hasilnya adalah 13. Lalu bulannya kurangi dengan tiga (5-3) hasilnya adalah 2. Selanjutnya tahun ditambah dengan satu (12+1) hasilnya sama dengan 13. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa hari kelahiran bayi mommy diperkirakan akan terjadi pada tanggal 13 februari 2013.

https://www.prenagen.com/id/hitung-usia-kehamilan-upaya-ketahui-kesehatan-janin

Demi optimalnya gizi yang diperoleh Ibu dan janin, nutrisi ibu hamil harus memenuhi beberapa hal sebagai berikut:

1. Kalori

Kalori merupakan salah satu nutrisi ibu hamil yang terpenting karena akan diubah menjadi energi untuk pertumbuhan janin. Contoh makanan sumber energi antara lain : Nasi, roti, kentang, jenis umbi-umbian.

2. Asam Folat

Asam folat sangat dibutuhkan oleh janin bagi pembentukan sistem saraf serta sel-sel tubuhnya. Makanan yang mengandung asam folat, seperti beras merah, sayuran hijau, dan buah-buahan.

3. Protein

Protein terbentuk dari asam amino yang penting bagi pertumbuhan bayi dalam kandungan dan berguna untuk membentuk sel-sel dalam tubuh janin, termasuk otak. Ibu dapat memperoleh protein harian dari susu, daging, ikan, putih telur, kacang-kacangan, tahu, dan tempe.

4. Kalsium

Kalsium dikenal sebagai sebuah zat yang wajib dikonsumsi ibu hamil demi pertumbuhan tulang dan gigi janin. Tidak hanya itu, kalsium juga bisa membentuk otot, hati, sistem saraf, serta membantu menstabilkan detak jantung janin. Sumber Kalsium bisa Ibu penuhi kebutuhannya  dari susu.

5. Omega-6 (Asam Linoleat) dan Omega-3 (Asam Linolenat)

Bagi janin yang masih berada dalam kandungan, kedua zat ini berguna untuk meningkatkan pertumbuhan otak dan membentuk saraf penglihatan yang baik. Disamping itu, omega-3 dapat membuat pembuluh darah menjadi lebih lentur serta mampu mencegah penyumbatan pada pembuluh darah. Sedangkan jika mengonsumsi asam linoleat atau yang lebih dikenal dengan nama omega-6 dapat menurunkan risiko janin terkena autisme, serta menjaga pertumbuhan tubuhnya setelah lahir. Walaupun penting bagi tumbuh kembang janin, omega-g dan omega-3 tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Maka, kedua zat ini hanya bisa didapatkan dari makanan atau susu ibu hamil yang diperkaya DHA.

6. Zat Besi

Zat besi berguna bagi pembentukan hemoglobin dalam sel darah merah yang berfungsi untuk mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh. Tidak hanya itu, zat besi yang juga menghantarkan oksigen ke otot, mampu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap stres dan depresi terutama selama Ibu mengandung. Konsumsilah makanan mengandung zat besi yang beragam, seperti daging sapi atau ayam, brokoli, bayam, atau kacang-kacangan.

7. Kolin

Kolin juga dapat membantu janin agar terhindar dari cacat tabung saraf, seperti spina bifida. Selain itu, kolin dipercaya mampu memperkuat memori janin dan balita. Konsumsi kolin yang tepat untuk memenuhi nutrisi ibu hamil adalah 400 miligram per hari atau meminum 2 gelas susu hamil per hari. 

8. Vitamin D

Vitamin D yang bisa didapatkan dari matahari pagi ini memiliki peran penting dalam perkembangan bayi dalam kandungan, seperti membantu pertumbuhan tulang, membentuk kulit sehat, dan penglihatan yang lebih tajam. Saat Ibu hamil, vitamin D yang harus dikonsumsi per harinya adalah sebesar 600 IU yang juga bisa membantu penyerapan kalsium yang lebih optimal. 

9. Vitamin C

Ternyata, vitamin C berguna untuk pembentukan jaringan tubuh termasuk kulit yang sehat dan juga  baik bagi pertumbuhan tulang, gigi, dan gusi janin. Tak hanya itu, dengan adanya asupan vitamin C yang cukup, maka penyerapan zat besi akan semakin optimal. Selain itu, vitamin yang bisa diperoleh dari jeruk, kiwi, stroberi, atau brokoli ini harus dikonsumsi sekitar 85 miligram setiap harinya.

https://www.prenagen.com/id/ini-nutrisi-wajib-ibu-hamil-untuk-pertumbuhan-janin-

Berikut cara mengetahui pergerakan bayi pada usia kandungan yang sedang dijalani :

1. Usia kandungan sekitar 16 hingga 20 minggu, pergerakan bayi yang paling umum adalah tonjokkan dan juga tendangan. Pergerakan bayi yang terjadi pada usia kehamilan ini disebut dengan fase percepatan.

2. Usia kandungan minggu ke 21 dan 24. Pada usia kandungan ini, sang bayi juga mengalami peningkatan aktifitas. Pergerakan masih berkisar pada menendang-nendang serta jungkir balik.

3. Usia kandungan minggu ke 25 hingga minggu 28. Yang Ibu dapat ketahui mengenai aktivitas janin mulai cegukan.

4. Usia kandungan 29 hingga 31 minggu atau memasuki kehamilan trimester ketiga. Pada usia kandungan tersebut, Ibu akan menyadari bahwa pergerakan bayi semakin kuat namun lebih terkendali dan juga teratur. Terkadang juga Ibu dapat merasakan adanya kontraksi pada rahim.

5. Usia kandungan minggu ke 32 hingga minggu ke 35. Pada usia kandungan tersebut  merupakan puncaknya pergerakan sang janin pada rahim.

6. Usia kandungan minggu ke 36 hingga 40.

Saat ini, tentu saja sang bayi sudah tumbuh besar sehingga akan mengalami kesulitan dalam bergerak. Aktifitas menghisap jempol dari sang bayi pun terkadang terlepas sendiri.

https://www.prenagen.com/id/pentingnya-memeriksa-gerakan-janin

Berikut tahapan perkembangan janin yang perlu Ibu ketahui :

1. Perkembangan Janin Trimester Pertama

Pada trimester pertama merupakan masa yang rawan bagi perkembangan janin, karena pada periode ini umumnya seorang wanita belum menyadari kehamilannya. Karena kehamilan baru dapat diketahui jika janin sudah memasuki lebih dari 1 bulan, untuk itu Ibu perlu mempelajari tanda-tanda kehamilan pada bulan pertama untuk mencegah resiko keguguran. Perkembangan sel telur ini akan berbentuk seperti udang kecil dan akan membesar di usia 2 bulan. Cikal bakal organ tubuh janin akan terus tumbuh dan semakin sempurna saat memasuki bulan ketiga, organ tubuh janin mencapai bentuk yang sempurna.

2. Perkembangan Janin Trimester Kedua

Janin pada usia 4 bulan sudah dapat bergerak dan hormon bayi pun sudah mulai aktif membuat bayi sudah mulai bereaksi dengan situasi di dalam kandungan. Perkembangan bagian tangan dan kaki mulai diikuti dengan tumbuhnya kuku serta rambut-rambut halus. Rambut halus ini semakin menebal di usia janin 4 empat bulan.
Pada trimester 2 ini pun panca indera seperti mata, hidung, mulut, dan telinga mulai terbentuk. Berat badan bayi pada umur 4 bulan mencapai 45 gram dan akan mengalami kenaikan hingga 160 gram setelah 4 bulan. Usia janin 5 bulan ari-ari mulai terbentuk dan pencernaan bayi mulai tumbuh. 

3. Perkembangan Janin Trimester Ketiga.

Pada bulan-bulan ini terjadi penyempurnaan janin seperti sistem saraf yang sudah mulai bekerja. Otak janin pun berkembang dengan sangat cepat pada trimester ketiga.Bayi dalam kandungan sudah mampu membuka dan menutup mata pada trimester akhir ini. Gerakannya juga dapat dirasakan dan akan semakin aktif pada malam hari. pada trimester akhir ini bayi sudah benar-benar berkembang seperti kelengkapan fungsi organ tubuh ataupun bertambahnya berat badan janin. Memasuki bulan delapan, paru-paru bayi sudah sepenuhnya berkembang, sistem kekebalan tubuh berfungsi, dan beratnya sudah mencapai 2,3 kilogram atau lebih.

https://www.prenagen.com/id/perkembangan-janin-trimester-pertama

https://www.prenagen.com/id/perkembangan-janin-trimester-dua-dan-tiga

 

Flek yang mirip dengan menstruasi ini terjadi karena adanya proses implantasi embrio. Ini adalah pelekatan sel telur pada dinding rahim. Pelekatan ini mengakibatkan dinding rahim melepaskan darah. Flek juga terjadi karena melunaknya leher rahim. Pelunakan leher rahim mengandung banyak pembuluh darah. Pengaruh hormonal saat menstruasi juga mengakibatkan flek. Flek seringkali terjadi pada kehamilan bulan ketiga. Lamanya sekitar satu hingga dua hari. Waspada jika lendir kental dan kekuningan. Biasanya Ibu merasakan panas dan gatal pada vagina. 

Berikut tips yang perlu Ibu lakukan jika mengalami flek :
1. Gunakan pembalut yang aman dan nyaman. 
2. Bersihkan vagina. Gunakan air hangat. Jika perlu gunakan sabun khusus dan hindari sabun yang mengandung parfum.
3. Gunakan celana dari bahan katun karena katun sangat nyaman dan ringan dikenakan. 
4. Hindari stress atau pikiran yang berlebihan. 

https://www.prenagen.com/id/flek-gangguan-kehamilan-berbahaya

Kontraksi ini biasanya disebut dengan Braxton Hicks atau adanya pengencangan perut yang datang maupun pergi. Tetapi, pengencangannya tidak sekuat pada kontraksi sungguhan saat melahirkan. Umumnya, kontraksi ini terjadi 30-120 detik. Beda halnya pada kontraksi sebenarnya. Kontraksi Braxton Hicks bisa hilang saat Ibu berpindah posisi. Kontraksi tersebut akan Ibu rasakan sebelum akan mengalami kontraksi sebenarnya. Perbedaan lain kontraksi tersebut pada kontraksi sungguhan, yaitu jika kontraksi Braxton Hicks hanya terasa di daerah perut ataupun panggul saja, sementara kontraksi sungguhan terasa di bagian bawah punggung setelah itu berpindah ke bagian depan perut.

https://www.prenagen.com/id/kenali-berbagai-ciri-mau-melahirkan

Berikut beberapa tanda-tanda persalinan : 

1. Frekuensi Buang Air Kecil Meningkat 

Beberapa jam sebelum menuju pada prosess persalinan, bayi akan menuju ke tulang panggul Ibu. Keadaan ini menjadikan rahim bersIbur lebih sering daripada kandung kemih, sehingga frekuensi buang air kecil semakin terus meningkat dibandingkan pada biasanya.

2. Merasakan Kontraksi Palsu 

Kontraksi ini biasanya disebut dengan Braxton Hicks atau adanya pengencangan perut yang datang maupun pergi. Tetapi, pengencangannya tidak sekuat pada kontraksi sungguhan saat melahirkan. Umumnya, kontraksi ini terjadi 30-120 detik. Beda halnya pada kontraksi sebenarnya. Kontraksi Braxton Hicks bisa hilang saat Ibu berpindah posisi. Kontraksi tersebut akan Ibu rasakan sebelum akan mengalami kontraksi sebenarnya. Perbedaan lain kontraksi tersebut pada kontraksi sungguhan, yaitu jika kontraksi Braxton Hicks hanya terasa di daerah perut ataupun panggul saja, sementara kontraksi sungguhan terasa di bagian bawah punggung setelah itu berpindah ke bagian depan perut.

3. Keluar Lendir Kental Bercampur Darah dari Vagina

Ciri mau melahirkan berikutnya yaitu keluar lendir kental bercampur darah dari vagina. Selama masa hamil, serviks Ibu ditutupi pada lendir kental. Tetapi, saat mendekati persalinan, serviks akan membesar serta membuat jalan lendir itu keluar dengan melalui vagina. Warnanya bisa merah muda, bening atau keluar sedikit darah. 

4. Perubahan pada Serviks

Jaringan yang terdapat pada serviks Ibu akan menjadi elastis. Bila Ibu pernah merasakan melahirkan, serviks Ibu lebih mudah membesar sekitar 1 atau 2 sentimeter sebelum persalinan akan dimulai. Tetapi, jika Ibu baru pertama kali merasakan masa-masa ini, pembukaan pada serviks sebesar 1 sentimeter tidak dapat menjadi jaminan Ibu langsung melahirkan.

5. Air Ketuban Pecah 

Ciri mau melahirkan yang paling umum diketahui oleh kebanyakan orang yaitu, pecahnya air ketuban. Sebagian banyak wanita, lebih dulu mengalami kontraksi sebelum air ketuban pecah, namun ada juga yang awalnya merasakan dengan pecahnya ketuban. Saat hal ini terjadi, biasanya persalinan menyusul dengan segera mungkin. Tetapi akibatnya, jika air ketuban telah pecah, namun Ibu tidak juga merasakan kontraksi, maka bayi Ibu akan menjadi lebih mudah terkena infeksi. Hal itu disebabkan, cairan yang terus melindungi bayi dari kuman saat sedang berada di kandungan ini sudah habis. Jika hal demikian terjadi, maka proses induksi akan dilakukan guna menunjang keselamatan bayi Ibu. Apabila Ibu telah mengalami pecah ketuban, segeralah pergi ke rumah sakit. Umumnya, persalinan akan terjadi selama 24 jam sesudah ketuban pecah. Sementara jika dilihat dari segi emosional, Ibu dapat merasakan mudah marah atau sama halnya seperti masa-masa pramenstruasi.

https://www.prenagen.com/id/kenali-berbagai-ciri-mau-melahirkan

Untuk mengatasinya, Ibu bisa hentikan penggunaan dot, jadi sama sekali tidak menggunakan dot meskipun memberikan ASI perah. Sebelum buah hati mau menyusu langsung, gunakan alat bantu seperti sendok, cup feeder atau soft cup feeder (alat yang terakhir ini lebih nyaman untuk bayi yang sudah kenal dot). Lakukan kontak kulit ke kulit antara Ibu dengan bayi minimal 24 jam dengan menggunakan kain gendongan atau baby wrap, coba susui langsung saat bayi tenang, misalnya saat baru bangun pagi atau terbangun dari tidur. Bila bayi sudah terlanjur lapar atau menangis, sebaiknya segera diberi ASI perah dengan alat bantu, jangan dipaksakan untuk menyusu di payudara, bila bayi sudah mulai melekat, tunggu mulut bayi terbuka lebar sebelum melekatkan payudara. Perah ASI dengan tangan untuk merangsang refleks pengeluaran ASI, dan biarkan ASI menetes sebelum mencoba melekatkan payudara.

Supaya posisi pelekatannya benar, berikut hal yang perlu Ibu perhatikan :

  1. Chin (dagu) : pastikan bahwa dagu bayi menempel pada payudara Ibu
  2. Areola: pastikan bahwa yang masuk ke dalam mulut bayi adalah puting dan sebagian besar areola, bukan puting saja, dan areola yang berada di bagian bawah mulut bayi lebih sedikit dibandingkan dengan areola yang berada di atas mulut bayi
  3. Lips (bibir) : pastikan bahwa baik bibir atas maupun bibir bawah bayi terputar ke arah luar (memble) dan tidak terlipat ke dalam ataupun berbentuk monyong
  4. Mouth (mulut): pastikan bahwa mulut bayi terbuka lebar dan menempel pada payudara Ibu

Pada dasarnya Ibu yang menyusui tidak perlu memberi pantangan makanan agar kualitas dan kuantitas produksi ASI tetap terjaga optimal. Namun beberapa jenis makanan, minuman, obat obatan dan alkohol sebaiknya dihindari karena dapat berakibat buruk bagi tubuh ibu menyusui dan bayi seperti minuman berkafein.

Untuk meningkatkan produksi ASI, Ibu bisa melakukan cara-cara sebagai berikut :

  1. Menenangkan diri. Ketenangan akan membantu Ibu menstimulasi otak dan memerintahkan pengeluaran oksitosin yang merangsang keluarnya ASI.
  2. Lakukan kontak kulit dengan bayi (berpelukan, mendekapnya dll).
  3. Hypnobreastfeeding. Teknik ini dilakukan dengan memasukkan kalimat motivasi ke dalam pikiran bawah sadar Ibu. Ibu bisa membayangkan ASI sedang mengalir deras seperti air mancur dan buah hati minum ASI sampai kenyang. Bayangan ini akan masuk ke dalam pikiran bawah sadar Ibu sehingga bisa memotivasi Ibu memproduksi ASI.
  4. Minum minuman hangat dan penuhi kebutuhan cairan min 2 L per hari
  5. Menghangatkan payudara. Ibu bisa mengompres atau mandi air hangat. Cara ini juga bisa membantu menstimulasi keluarnya ASI.
  6. Merangsang puting susu. Selain rangsangan dari mulut bayi, rangsangan juga bisa dilakukan dengan cara menarik lembut atau memutar perlahan puting susu. Ibu juga bisa memijatnya perlahan atau sekadar mengusapnya.
  7. Melakukan pijat payudara
  8. Lakukan manajemen laktasi, yaitu:
    • Susui buah hati sesering mungkin dari satu payudara sampai kosong (10-15 menit) lalu bergantian ke payudara yang lain. Susui buah hati setiap 2 jam sekali.

      Konsumsi makanan bernutrisi seimbang, konsumsinya boleh sedikit-sedikit tapi sering dan divariasikan cara memasaknya.

    • Konsumsi daun katuk, kacang-kacangan, pepaya, bayam dll

    • Cukup istirahat 7-8 jam dalam sehari

    • Konsumsi cukup air putih 8-12 gelas sehari

    • Hindari stres.

  9. Konsumsi PRENAGEN PRENAPRO lactamom 2 kali sehari untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI