Masa Persiapan

Intip Cara Menghitung Masa Subur Wanita Agar Cepat Hamil Berikut Ini

Ditulis oleh: Amicis

Intip Cara Menghitung Masa Subur Wanita Agar Cepat Hamil Berikut Ini

Setiap pasangan yang baru menikah tentu ingin segera memiliki momongan. Nah, agar pembuahan berhasil, disarankan untuk melakukan hubungan seksual di masa subur. Sayangnya, cara menghitung masa subur wanita agar cepat hamil belum banyak diketahui oleh masyarakat. Lantas bagaimana sih cara menghitung masa subur wanita agar cepat hamil? Pastikan ibu menyimak ulasan berikut ini ya!

Apa Itu Masa Subur dan Kapan Terjadinya?

Masa subur merupakan masa ovulasi di mana sel telur dilepaskan dari ovarium dan harus segera dibuahi dalam waktu maksimal 1 hari atau 12 hingga 24 jam. Masa subur wanita berbeda-beda, tergantung dari siklus haid masing-masing. Di sepanjang siklus menstruasi tersebut, terdapat masa subur yang jika terjadi pembuahan maka dapat terjadi kehamilan.

Baca juga:Pahami Beragam Ciri-Ciri Masa Subur yang Tepat

Sebaliknya jika pembuahan tidak terjadi, maka sel telur yang seharusnya menempel di rahim akan luruh dan kemudian dikeluarkan melalui vagina dalam bentuk darah menstruasi. Ini yang terjadi ketika setiap bulan wanita mengalami haid.

Tentunya untuk mendapatkan kehamilan yang diinginkan, ibu perlu mengetahui cara menghitung masa subur wanita agar cepat hamil. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, masa subur berada di sekitar masa ovulasi, yaitu ketika ovarium melepas sel telur. Ovulasi umumnya terjadi 12 hingga 14 hari sebelum periode haid bulan berikutnya dimulai. Masa subur dapat terjadi mulai dari hari ke-10 hingga hari ke-17 setelah tanggal menstruasi pertama. Hal ini berlaku untuk wanita yang memiliki siklus haid rata-rata 28 hari.

Masa paling subur atau puncak masa subur terjadi pada 5 hari sebelum ovulasi dan 1 hari ketika sel telur dilepaskan. Dalam hal ini, sperma pria hanya dapat bertahan selama 5 hari, dan sel telur hanya bisa bertahan 1 hari. Oleh karena itu, kemungkinan terjadi kehamilan akan meningkat jika ibu melakukan hubungan seksual 2-3 hari sebelum ovulasi atau 12-24 jam setelah ovulasi. Meskipun demikian, karena siklus haid berbeda-beda, ibu dapat menggunakan kalkulator masa subur wanita guna mempermudah dalam menghitung masa subur.

Cara Menghitung Masa Subur

Cara menghitung masa subur wanita agar cepat hamil dapat dilakukan dengan mengetahui siklus menstruasi kemudian menghitungnya. Ibu memerlukan kalender atau catatan untuk menandai tanggal menstruasi agar masa subur dapat diketahui. Berikut ini cara detail yang dapat ibu lakukan untuk menghitung masa subur, baik untuk haid yang teratur maupun yang tidak. Cara menghitung masa subur ini juga dapat digunakan untuk menunda kehamilan.

1. Ketahui Terlebih Dahulu Panjang Siklus Haid

Agar dapat mengetahui kapan masa subur terjadi, ibu perlu menandai siklus menstruasi setiap bulannya serta berapa lama periode tersebut berlangsung. Panjang siklus haid terhitung dari hari pertama menstruasi hingga satu hari sebelum periode haid berikutnya dimulai.

Siklus haid setiap bulannya dapat berbeda-beda, oleh karena itu ibu dapat mencatat siklus menstruasi dalam beberapa bulan kemudian menghitung rata-ratanya untuk dijadikan patokan. Umumnya, ibu perlu menghitung siklus menstruasi selama 8 bulan terakhir untuk mengetahui rata-ratanya.

2. Hitung Perkiraan Masa Subur

Setelah mengetahui rata-rata siklus haid setiap bulannya, langkah selanjutnya adalah dengan menghitung perkiraan masa subur. Caranya, carilah siklus terpanjang dan siklus terpendek dari siklus haid setiap bulan, kemudian ikuti langkah berikut:

  • Kurangi 18 hari siklus terpendek


    Jika siklus terpendek ibu adalah 26 hari, maka hari pertama masa subur terjadi pada hari ke-8 setelah menstruasi pertama terjadi. Artinya, ovulasi dapat terjadi pada hari ke-8 hingga 5 hari setelahnya.
  • Kurangi 11 hari dari siklus terpanjang


    Jika siklus terpanjang ibu adalah 30 hari, maka hari terakhir masa subur adalah hari ke-19 setelah hari pertama haid. Jika ditarik mundur, masa subur terjadi pada hari ke-14 hingga ke-19 sejak hari pertama menstruasi.

Tanda Tubuh Ketika Masa Subur

Selain menggunakan kalender, ibu juga dapat mengetahui masa subur dengan melihat tanda-tanda yang ada di tubuh. Berikut ini tanda yang terjadi pada tubuh wanita ketika sedang mengalami masa subur.

1. Suhu Basal Meningkat

Salah satu tanda tubuh yang paling terlihat ketika masa subur adalah adanya peningkatan suhu basal. Suhu basal merupakan suhu tubuh pertama ketika bangun di pagi hari. Ibu dapat mengukur suhu pertama saat bangun tidur setiap harinya. Rata-rata suhu basal tubuh adalah 35,5 hingga 36,6°C. Ketika masa subur terjadi, suhu basal dapat meningkat sebanyak 1 hingga 4°C.

2. Adanya Perubahan Pada Lendir Serviks

Cara menghitung masa subur wanita agar cepat hamil berikutnya juga dapat dilihat dari ada tidaknya perubahan lendir serviks atau mulut rahim. Sebelum dan selama ovulasi terjadi, terdapat perubahan pada warna, volume, dan tekstur pada lendir tersebut. Lendir akan lebih elastis dari dari tekstur, berwarna putih transparan serta licin. Tekstur seperti inilah yang membuat sperma dapat berenang lebih cepat dalam mencapai sel telur.

3. Terdapat Perubahan Ketegangan Mulut Rahim

Selain terjadi perubahan lendir serviks, pada masa ovulasi juga terjadi perubahan ketegangan mulut rahim. Selama ovulasi, mulut rahim akan lebih lembut, terbuka, serta tinggi. Hal ini membuat sperma lebih mudah masuk ke leher rahim dan menuju sel telur untuk membuahi. Nah, untuk mengetahui tingkat ketegangan mulut rahim, ibu dapat mengeceknya dengan menggunakan jari.

4. Kram Pada Bagian Panggul

Masa ovulasi juga mengakibatkan adanya kram atau nyeri pada bagian panggul. Oleh karena itu, jika ibu mengalami nyeri ringan pada bagian panggul artinya tubuh sedang mengalami masa subur.

5. Nyeri Payudara

Nyeri pada bagian payudara juga menjadi tanda bahwa tubuh sedang dalam masa subur. Umumnya payudara akan terasa lebih lembut, nyeri, dan sensitif.

Cara Menjaga Kesehatan Selama Masa Subur

Cara menghitung masa subur wanita agar cepat hamil penting dilakukan oleh setiap pasangan yang sedang menjalani program hamil. Selain melakukan hubungan di masa subur, penting bagi wanita untuk menjaga kesehatan dan mengonsumsi makanan yang sehat selama masa subur agar cepat hamil. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh ibu.

1. Menjaga Berat Badan Agar Tetap Ideal

Ibu perlu menjaga berat badan selama masa subur. Indeks tubuh yang normal merupakan kunci kesuburan pada wanita dan pria. Pastikan ibu dan pasangan menjaga berat badan selama merencanakan kehamilan dengan mengonsumsi makanan sehat dan rajin berolahraga.

2. Mengonsumsi Nutrisi yang Baik

Perhatikan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh selama masa ovulasi. Pastikan ibu mengonsumsi beberapa zat gizi seperti asam folat, kalsium, dan zat besi yang cukup untuk mempersiapkan kehamilan.

Baca juga:Yuk, Menghitung Masa Subur dengan Kalkulator Masa Kesuburan!

Nah, itulah beberapa cara menghitung masa subur wanita agar cepat hamil yang perlu ibu ketahui. Jika perlu, ibu juga dapat menggunakan aplikasi untuk menghitung masa subur dengan cepat dan mudah. Pastikan ibu merencanakan kehamilan dengan persiapan yang matang agar kelak janin tumbuh dengan sehat. Selamat mencoba, bu!