Menyusui Bayi Kembar dengan Teknik dan Posisi yang Tepat

Ditulis oleh: Redaksi Klikdokter.com

Menyusui Bayi Kembar dengan Teknik dan Posisi yang Tepat

ASI adalah nutrisi terbaik dan paling spesifik untuk bayi, termasuk bayi kembar. Komposisi ASI yang unik memberikan nutrisi ideal untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam setahun pertama kehidupan. Jadi, bagaimana cara menyusui bayi kembar dengan aman dan nyaman?

Produksi ASI untuk Bayi Kembar

Seorang ibu dengan bayi kembar mungkin khawatir bahwa jumlah ASI yang dihasilkan tidak akan mencukupi kebutuhan kedua bayinya. Namun, jumlah ASI yang diproduksi ibu secara alamiah berkaitan langsung dengan kebutuhan dan berat badan bayi. Hisapan bayi akan menstimulasi pertambahan volume ASI. Sebagai contoh, ibu dengan bayi kembar akan memproduksi jumlah ASI dua kali lebih banyak dari ibu dengan bayi tunggal. Bahkan ibu dengan bayi triplet atau kembar tiga dapat memproduksi hingga 3 liter ASI dalam 24 jam.

Teknik dan Posisi Menyusui Bayi Kembar

Menyusui bayi kembar mungkin terasa repot di awal, tetapi jika Ibu mengetahui triknya, proses ini bisa menjadi lebih nyaman untuk Ibu dan bayi. Berikut adalah beberapa teknik dan posisi yang dapat Ibu coba:

  • Posisi Menyangga Kepala Bayi (The Clutch or Football Hold): Dalam posisi ini, Ibu menyangga kedua kepala bayi dengan telapak tangan, dengan tubuh bayi diselipkan di bawah kedua tangan.
  • Posisi Menggendong (The Cradle Hold): Dalam posisi ini, Ibu memeluk kedua bayi dengan posisi kepala pada lekuk tangan, kemudian arahkan bayi mendapatkan ASI dari payudara sebelah kanan. Lakukan posisi ini secara bergantian.
  • Posisi Gabungan: Ibu dapat memberikan ASI pada satu bayi dengan posisi menggendong sementara pada bayi yang lainnya dengan posisi menyangga kepala.

Bayi kembar dapat disusui dengan salah satu dari ketiga metode di atas, baik secara simultan, terpisah, atau secara bergantian. Menyusui secara simultan dapat menghemat waktu dan membantu bayi dengan hisapan yang lebih lemah mendapatkan stimulasi dari kembarannya yang hisapannya lebih kuat.

Sebaiknya masing-masing bayi tidak boleh memiliki payudara favorit, yang artinya harus saling bertukar payudara saat menyusu. Tujuannya agar kedua payudara ibu mendapat stimulasi hisapan yang seimbang, sehingga asupan si kecil dapat terpenuhi dan juga terhindar dari besar payudara yang asimetris. Selain itu juga akan mencegah mata juling pada bayi karena terlalu sering melihat ke satu sisi saja.

Pentingnya Istirahat dan Nutrisi bagi Ibu

Ibu juga harus mempunyai waktu untuk beristirahat. Jika Ibu kekurangan istirahat, ini akan berpotensi meningkatkan suasana tertekan yang dapat mempengaruhi proses menyusui.

Selain istirahat yang cukup, Ibu wajib memenuhi nutrisi harian. Ibu harus memperhatikan apa saja nutrisi yang harus dikonsumsi agar kualitas ASI tetap terjaga, sehingga kedua bayi mendapatkan nutrisi yang sama ketika menyusui.

Jika Ibu tertarik mencari tahu nutrisi apa saja yang wajib dipenuhi agar ASI Ibu lancar dan terjaga kualitasnya, Ibu bisa baca artikel berikut: Kebutuhan Nutrisi Ibu Menyusui.

Selain mengatur pola makan serta waktu istirahat, ibu juga harus cerdas mengatur jadwal waktu menyusui, pergantian payudara, serta posisi menyusui. Dengan demikian, proses menyusui bayi kembar dapat berjalan dengan lancar dan nyaman bagi ibu dan bayi.