Mitos atau Fakta, Ibu Menyusui Tidak Boleh Makan Mie Instan?

Ditulis oleh: Redaksi Klikdokter.com

Mitos atau Fakta, Ibu Menyusui Tidak Boleh Makan Mie Instan?

Bolehkah Ibu menyusui makan mie instan? Jawabannya boleh, ya Bu. Namun memang harus diperhatikan porsi yang dikonsumsi dan keseimbangan nutrisinya. Karena di dalam mie instan juga terdapat bahan kimia yang berbahaya jika dikonsumsi terlalu banyak. Agar mie lebih bergizi, Ibu perlu memilih dan mengkombinasikan mie dengan makanan bernutrisi lain. Mau tau apa saja tips dan trik supaya Ibu tetap bisa makan mie instan? Baca selengkapnya pada ulasan ini, yuk!

Apakah Nutrisi Mie Instan Bahaya Bagi Ibu Menyusui?

Mie instan merupakan makanan ultra processed yang diolah menggunakan bahan kimia seperti perasa, pemanis, dan pengawet buatan. Bagian mienya terbuat dari tepung, garam, dan minyak sawit. Sedangkan bumbu penyedapnya terbuat dari garam, MSG (Monosodium glutamat), dan bumbu lainnya.

Dari segi nutrisi, dalam sebungkus mie instan terdapat kandungan : 

  • Karbohidrat = 54 g
  • Serat = 2 g
  • Gula = 8 g
  • Protein = 13 g
  • Vitamin B
  • Lemak = 13 g
  • Sodium = 1150 mg
  • Zat besi 
  • Kalori = 380 - 450 kkal

Kandungan nutrisi dan kalori setiap merk mie instan bisa berbeda-beda ya, Bu. Ibu bisa melihat informasi nilai gizi pada setiap kemasan mie instan. Meski terlihat bernutrisi, kandungan vitamin, mineral, serat, dan nutrisi mie instan tergolong rendah.

Sedangkan kadar karbohidrat, lemak, dan sodium di dalam mie instan justru tinggi. Angka sodium pada bumbu mie bahkan bisa melebihi kadar yang disarankan untuk dikonsumsi Ibu menyusui tiap harinya, yaitu 1500 mg. 

Cara Memilih Mie Instan yang Aman dan Sehat

Kalau Ibu masih ingin mengkonsumsi mie instan, tidak ada salahnya untuk mempertimbangkan pilihan mie instan sehat. Ibu bisa mulai memilih mie instan yang menggunakan bahan-bahan alami sebagai pengganti zat kimiawinya. Beberapa pilihan mie instan sehat juga sudah mengurangi atau bahkan tidak menggunakan MSG. 

Mie sehat mengganti penggunaan pewarna kimia dengan pewarna alami dari saripati sayuran, seperti dari bayam, wortel, atau buah bit. Selain itu, pengawet yang digunakan juga digantikan dengan pengawet yang lebih aman. Dari sisi bumbu, Ibu bisa memilih mie yang tidak mengandung MSG dan menggunakan bahan alami seperti bawang putih, bawang bombay, dan bumbu dapur lainnya dengan kadar yang masih direkomendasikan. 

Bagi Ibu yang juga sedang menjalani program diet, mie shirataki dan mie yang terbuat dari konnyaku menjadi pilihan yang tepat untuk dikonsumsi. Selain kalorinya yang rendah, mie ini tidak mengandung lemak dan tinggi akan serat. 

Cara Menyajikan Mie Instan agar Tetap Nutritif bagi Ibu Menyusui

Agar mie instan yang Ibu konsumsi mengandung lebih banyak nutrisi, yuk coba tips menyajikan mie instan yang lebih sehat untuk Ibu menyusui berikut ini:

  • Tambahkan berbagai varian sayuran yang direkomendasikan untuk Ibu menyusui, seperti menggunakan wortel, tomat, sayuran hijau, dan paprika merah.
  • Dampingi dengan sumber protein seperti daging sapi dan salmon.
  • Gunakan sedikit bumbu mie instan dan kombinasikan dengan bumbu alami seperti kaldu ayam, bawang putih, dan bawang merah.

Bahaya Makan Mie Instan Berlebihan

Mie instan mengandung nutrisi yang cukup rendah dan belum bisa memenuhi kebutuhan nutrisi harian Ibu. Di sisi lain, sebungkus mie instan juga terkandung beberapa zat kimia yang jika dikonsumsi terlalu banyak dan terlalu sering, justru bisa membahayakan kesehatan Ibu dan bayi.

Seperti kandungan sodium yang perlu dibatasi untuk Ibu hamil dan Ibu menyusui. Sodium yang terlalu tinggi dapat berpotensi menurunkan produksi volume ASI. Di sisi lain, tingginya angka karbohidrat dan lemak pada mie instan juga bisa meningkatkan risiko penyakit darah tinggi, gula darah tinggi, hingga masalah ginjal. 

Jadi, jika ditanya bolehkah ibu menyusui makan mie instan? Maka jawabannya boleh-boleh saja ya, Bu. Selama dikonsumsi dalam batasan wajar atau tidak dikonsumsi setiap hari. Namun ada baiknya untuk mempertimbangkan sumber karbohidrat yang lebih sehat dan bergizi untuk konsumsi sehari-hari agar volume dan kualitas ASI tetap terjaga. 

Dampingi juga konsumsi sumber karbohidrat dengan PROTEIN dan sayuran agar tetap memenuhi kebutuhan nutrisi Ibu. Selain lewat makanan, Ibu juga bisa mengkonsumsi susu untuk Ibu menyusui yang tidak hanya membuat Ibu lebih sehat, tapi juga bisa meningkatkan kualitas ASI. Tertarik untuk mencobanya? Yuk, cek dulu kandungan nutrisi serta manfaatnya dalam artikel berikut: Susu Terbaik untuk Ibu Menyusui: Pilihan Nutrisi untuk ASI Berkualitas.

Referensi:

  • Healthline. Are Instant Noodles Bad for You?. Diakses tanggal 13 Februari 2024.
    https://www.healthline.com/nutrition/instant-noodles.
  • Healthline. Are Instant Ramen Noodles Bad for You, or Good?. Diakses tanggal 13 Februari 2024.
    https://www.healthline.com/nutrition/ramen-noodles.
  • Mothercare. Ibu menyusui boleh makan mie instan, mitos atau fakta?. Diakses tanggal 13 Februari 2024.
    https://www.mothercare.co.id/modern-parent/bolehkah-ibu-menyusui-makan-mie-instan.
  • Babycenter. Is it safe to eat foods with MSG while pregnant?. Diakses tanggal 13 Februari 2024. https://www.babycenter.com/pregnancy/diet-and-fitness/is-it-safe-to-eat-foods-with-msg-during-pregnancy_2285.
  • Baptist health. What to Eat & What Not to Eat While Breastfeeding. Diakses tanggal 13 Februari 2024.https://www.baptisthealth.com/blog/mother-and-baby-care/what-to-eat-what-not-to-eat-while-breastfeeding.