Anemia Pada Buah Hati: Ciri-ciri, Penyebab, dan Cara Mengatasi

Ditulis oleh: Redaksi Klikdokter.com

Anemia Pada Buah Hati: Ciri-ciri, Penyebab, dan Cara Mengatasi

Anemia adalah suatu kondisi dimana jumlah sel darah merah pada tubuh berada di bawah batas normal. Pada kondisi ini, tubuh kesulitan untuk menghasilkan sel darah merah atau bisa juga terjadi kerusakan sel darah merah. Akibatnya, jumlah sel darah merah serta kadar Hb (hemoglobin) pada tubuh mengalami penurunan. Anemia juga bisa terjadi pada Buah Hati. Salah satu jenis anemia yang paling kerap dialami oleh Buah Hati adalah anemia diferensiasi zat besi, yaitu anemia karena kurangnya zat besi. 

Ciri - Ciri Anemia Pada Buah Hati

Ketika anemia menyerang bayi, sirkulasi oksigen dalam tubuh akan buruk. Inilah yang menyebabkan tubuh tidak tumbuh dengan optimal dan sehat serta gagal mencapai tonggak perkembangan yang maksimal lantaran sel-sel tubuh kekurangan oksigen. Bahkan gejala tersebut bisa lebih buruk lantaran terjadi komplikasi.

Sedikitnya orang tua yang tahu gejala anemia pada Buah Hati membuat penanganan anemia terlambat. Untuk mengetahui anemia pada Buah Hati, Ibu bisa memperhatikan ciri-ciri anemia berikut ini.

  1. Kulit Pucat
    Buah Hati yang mengalami anemia memiliki ciri khas pada kulitnya, yaitu kulit terlihat pucat, kusam, dan kehilangan warna di kelopak mata dan tangan.
  2. Lemah dan Letih
    Ciri lain Buah Hati anemia adalah lemah, letih, dan lelah. Si kecil tampak tidak bersemangat beraktivitas dan bermain. Ia terlihat selalu mengantuk dan tidak tertarik melakukan hal yang menyenangkan sekalipun. Hal ini disebabkan karena kadar zat besi serta hemoglobin pada sel darah merah kurang, sehingga distribusi oksigen ke seluruh tubuh menurun. Akibatnya tubuh kekurangan energi untuk beraktivitas.
  3. Rentan Terkena Infeksi
    Anemia pada Buah Hati juga lebih rentan terkena penyakit dan infeksi, seperti batuk, pilek, demam, diare, dan penyakit umum lainnya. Tubuh yang kekurangan darah membuat daya tahan tubuh melemah sehingga mudah sakit.
  4. Respon Lambat dan Sulit Mengendalikan Diri
    Buah Hati yang terkena anemia memiliki ciri iritabilitas, yaitu sulit atau lambat merespon dan sulit mengendalikan diri. Buah Hati kerap merasa jengkel dan emosinya meluap-luap.
  5. Berat Badan Stagnan dan Sulit Naik
    Ciri lain dari Buah Hati anemia adalah berat badan sulit naik. Berat badan yang stagnan dari waktu ke waktu menjadi salah satu tanda si kecil mengalami anemia.
  6. Mata Menguning
    Jika mata Buah Hati terlihat menguning, Ibu perlu menaruh kecurigaan bahwa si kecil bisa saja mengalami anemia. bawa segera ke dokter jika tanda ini terdapat pada tubuh Buah Hati.
  7. Tangan dan Kaki Dingin
    Jika tangan dan kaki Buah Hati teraba dingin tanpa sebab, bisa juga merupakan salah satu gejala dan ciri anemia.

Penyebab Buah Hati Mengalami Anemia

Ibu perlu tahu bahwa anemia pada Buah Hati tidak dapat disepelekan. Jika tidak segera ditangani, justru dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Lantas faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya anemia pada si kecil?

  1. Produksi Sel Darah Merah Kurang
    Umumnya Buah Hati mengalami anemia pada beberapa bulan pertama setelah Buah Hati  lahir. Kondisi ini dianggap normal karena pada saat ini Buah Hati mengalami pertumbuhan yang sangat cepat sehingga tubuh di kecil memerlukan waktu untuk memproduksi sel darah merah hingga jumlahnya cukup untuk pertumbuhannya.
  2. Pendarahan
    Penyebab lain anemia pada Buah Hati adalah karena kehilangan banyak darah atau pendarahan. Perdarahan yang paling umum terjadi pada Buah Hati adalah saat proses pengambilan darah rutin ketika Buah Hati mendapat perawatan medis. Bisa juga karena terjadi kerusakan atau pendarahan pada saluran cerna.
  3. Kerusakan Sel Darah
    Anemia pada Buah Hati juga disebabkan oleh kerusakan sel darah, baik karena thalassemia atau karena adanya ketidakcocokan darah antara ibu dan Buah Hati.
  4. Kekurangan Zat Besi
    Anemia yang paling umum dialami Buah Hati adalah anemia yang disebabkan oleh kekurangan zat besi serta zat lain seperti asam folat dan vitamin B12.
  5. Penyakit Tertentu
    Penyebab lain anemia pada Buah Hati adalah penyakit-penyakit tertentu seperti infeksi bakteri, autoimun, gangguan sumsum tulang, gagal ginjal, serta kanker.

Cara Mengatasi Anemia pada Buah Hati

Cara mengatasi anemia pada Buah Hati dapat disesuaikan dengan faktor penyebab dari anemia itu sendiri. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah serta mengatasi anemia yang terjadi pada Buah Hati.

  1. Memberikan Makanan Kaya Zat Besi
    Sebagai bentuk pencegahan terhadap anemia, Ibu bisa memberikan makanan kaya zat besi seperti bayam, hati ayam, daging, dan juga telur. Makanan kaya zat besi tersebut bisa diimbangi dengan pemberian vitamin C yang mampu membantu penyerapan zat besi ke tubuh.
  2. Pemberian Suplemen Zat Besi
    Ketika Buah Hati mengalami anemia, dokter akan meresepkan suplemen zat besi dan vitamin yang bisa dikonsumsi oleh bayi sesuai dosis. Pemberian suplemen zat besi ini cukup efektif untuk meningkatkan jumlah zat besi dan hemoglobin pada darah.
  3. Pemberian Obat Cacing
    Jika anemia pada Buah Hati disebabkan oleh infeksi bakteri seperti cacing, dokter bisa meresepkan obat cacing atau obat anti bakteri yang membantu membunuh bakteri penyebab infeksi. Ketika infeksi teratasi, maka perlahan anemia pada Buah Hati pun membaik.
  4. Transfusi Darah
    Ketika anemia pada Buah Hati sudah berada di level akut, transfusi darah bisa dilakukan. Transfusi darah biasanya dilakukan pada Buah Hati anemia akibat penyakit tertentu seperti thalasemia atau anemia sel sabit.

Itulah beberapa hal mengenai anemia pada Buah Hati yang perlu Ibu ketahui. Mengingat dampak anemia yang fatal bagi Buah Hati, penting bagi Ibu untuk melakukan pencegahan sejak dini, salah satunya dengan memberikan MPASI kacang merah. Cari tahu manfaat memberikan MPASI kacang merah pada Buah Hati, yuk.