Proses Pertumbuhan Gigi Bayi yang Wajib Diketahui Orang Tua

Ditulis oleh: Redaksi Klikdokter.com

Proses Pertumbuhan Gigi Bayi yang Wajib Diketahui Orang Tua

Tahukah Ibu, bahwa sebenarnya gigi bayi sudah tumbuh dari dalam kandungan? Memang tidak kelihatan ya Bu, itu kenapa kebutuhan kalsium sangat diperlukan sejak awal kehamilan untuk menunjang pertumbuhan tulang dan gigi bayi sejak dalam kandungan. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang proses pertumbuhan gigi serta cara merangsang pertumbuhan gigi pada bayi, simak informasi selengkapnya berikut ini.

Tahap Pertumbuhan Gigi Bayi

Tahap pertumbuhan gigi bayi pada umumnya akan bertumbuh gigi di antara usia 6 dan 12 bulan. Namun, setiap bayi akan mengalami waktu pertumbuhan gigi yang berbeda. Dari dalam kandungan, bayi memang sudah ada gigi dalam gusi hanya saja belum tumbuh. Sekitar usia 3 bulan, bayi mulai mengeksplorasi mulut dengan memasuki tangan sehingga akan terjadi peningkatan air liur.

Biasanya, gigi pertama anak selalu tumbuh dari depan bawah (gigi seri tengah bawah), selanjutnya diikuti dengan gigi seri bagian atas (upper central incisor) di usia 8-12 bulan. Namun, dalam beberapa kasus, ada juga anak yang langsung tumbuh bersamaan. Akhirnya anak akan memiliki semua gigi bayi atau gigi susu pada usia 3 tahun. Pada umumnya, urutan pertumbuhan gigi bayi sebagai berikut init:

  • Gigi seri tengah (atas dan bawah) pada usia 6-10 bulan. 
  • Gigi seri samping (atas dan bawah) pada usia 10-16 bulan. 
  • Gigi taring (atas dan bawah) pada usia 16-12 bulan. 
  • Gigi Geraham kecil yang berada di samping taring (atas dan bawah) pada usia 13-19 bulan. 
  • Gigi geraham belakang atau second molar (atas dan bawah) pada usia 23-31 bulan. 

Ibu tidak perlu khawatir ya bila pertumbuhan gigi anak tidak sesuai dengan tahapan tersebut. Sebab, kondisi tubuh anak berbeda-beda, tahapan pertumbuhannya tidak dapat disamaratakan. 

Baca juga: Hubungan Kerusakan Gigi Ibu dan Perkembangan Janin

Tanda Pertumbuhan Gigi pada Bayi

Pertumbuhan gigi adalah proses yang alami terjadi pada bayi. Biasanya bayi merasakan sensasi yang gatal dan sakit pada gusi bayi. Kondisi ini membuat bayi rewel dan tidak nyaman. Pada kondisi ini orang tua harus membuatnya merasa nyaman sebab klo tidak, bayi akan menangis dan rewel sepanjang hari. 

Dikutip dari Dokter Spesialis Anak dari Primaya Evasari Hospital Jakarta, Dokter Rosary mengatakan bahwa kita perlu mengenal tanda bayi saat mulai tumbuh gigi. Tanda-tanda bayi tumbuh gigi antara lain:

  • Rewel yang hilang timbul
  • Bayi mengeluarkan liur lebih banyak dan terdapat ruam di sekitar mulut akibat iritasi terhadap liur
  • Bayi terlihat lebih sering menggigit atau memasukkan tangan
  • Gusi tampak lebih merah dan bengkak
  • Perubahan pola makan dan tidur karena perasaan tidak nyaman pada gusi
  • Suhu badan hangat akibat pembengkakan pada gusi

Jika bayi Ibu demam saat sedang tumbuh gigi, ketahui cara mengatasinya di sini: Penyebab dan Cara Mengatasi Bayi Demam Karena Tumbuh Gigi

Cara Menangani Sakit Gigi pada Bayi

Ketika bayi merasa tidak nyaman dan rewel, ada beberapa langkah yang bisa ibu lakukan untuk meredakan ketidaknyamanan ketika tumbuh gigi:

  • Memberikan pijatan pada gusi bayi bisa mengurangi rasa nyeri. Ibu bisa melakukan dengan kain lap yang dingin atau jari ibu yang sudah dicuci sebelumnya.
  • Menggunakan teether yang telah didinginkan di kulkas dapat mengurangi rasa nyeri. Hindari teether yang berisi cairan karena berisiko kebocoran.
  • Memberikan buah yang dingin atau biskuit bisa dilakukan jika bayi sudah bisa mengonsumsi makanan yang padat.
  • Bila semua upaya diatas telah dilakukan tetapi bayi masih merasa nyeri, berikan obat penghilang nyeri yang aman untuk bayi.

Selain sakit gigi, masalah kesehatan mulut yang sering dialami bayi adalah lidah putih. Lidah putih biasanya disebabkan oleh pertumbuhan jamur/ragi yang berlebihan di permukaan lidah. Meskipun umumnya tidak berbahaya, tetapi penting untuk memahami penyebab, gejala, dan langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil. Yuk, simak selengkapnya di sini: Lidah Bayi Putih, Gimana Cara Menghilangkannya?

Cara Merangsang Pertumbuhan Gigi


Menurut Dokter Spesialis Gigi Anak dari Primaya Evasari Hospital Jakarta, drg. Merdiana Dwi Trasti, SpKGA mengatakan bahwa bayi usia 6-12 bulan biasanya gigi yang tumbuh dulu yaitu 2 gigi seri bawah selanjutnya gigi yang atas akan tumbuh. 

Jika pertumbuhan gigi bayi terlambat atau belum ada tanda-tanda yang disebutkan di atas maka ada beberapa hal yang ibu lakukan untuk merangsang pertumbuhan gigi pada bayi, antara lain sebagai berikut:

  1. Berikan makanan dengan tekstur yang kasar. Untuk snack time bisa diberikan biskuit untuk merangsang pertumbuhan gigi pada bayi. Sayuran dan buah yang halus namun padat seperti  wortel, brokoli, kembang kol, timun,  pepaya, pisang dan melon.
  2. Meskipun bayi belum tumbuh gigi, area gusi sebaiknya dibersihkan dengan kain kasa setiap hari sebelum tidur. Kain kasa yang di lilitkan pada jari bertujuan untuk mebersihkan gusi dari sisa makanan. Kasa juga dapat melancarkan peredaran darah gusi bayi.
  3. Berikan teether yang terbuat dari bahan karet yang aman dan yang mudah digenggam. Sebaiknya, penggunaan teether digunakan bayi dengan pengawasan orang tua. 

Beberapa saran di atas adalah cara merangsang pertumbuhan gigi bayi agar proses tumbuh gigi berlangsung dengan optimal “Bila sampai usia 12 bulan belum ada tanda pertumbuhan gigi seri pertama, orang tua disarankan berkonsultasi dengan dokter gigi anak.” kata Dokter Gigi Merdiana

Baca juga: Akibat gigi berlubang saat hamil dan Cara Mengatasinya

Perawatan Gigi pada Bayi

Ketika bayi berusia sekitar enam bulan, tingkat antibodi yang diturunkan ibunya mulai menurun dan ini akan mengubah sistem kekebalan tubuh anak. Seiring dengan kecenderungan untuk memasukkan segala sesuatu ke mulutnya, ini membuat anak lebih rentang terhadap penyakit. 

Gejala penyakit pada anak seperti pola tidur dan pola makan, rewel, ruam, banyak air liur, pilek, dan diare sering keliru dikaitkan dengan pertumbuhan gigi. Jika anak mengalami gejala ini, pastikan bahwa mereka tidak mengalami kemungkinan penyebab lain seperti bakteri, virus, atau infeksi telinga tengah. 


Dokter Spesialis Anak dari Primaya Evasari Hospital Jakarta, Dr. Rosary, Sp.A  mengatakan yg perlu diperhatikan untuk menunjang pertumbuhan gigi pada bayi salah satunya yaitu nutrisi. Ibu harus pastikan terdapat kandungan kalsium dan vitamin D yang cukup untuk menunjang pertumbuhan pada bayi gigi.

Pertumbuhan gigi membutuhkan waktu sekitar delapan hari, termasuk empat hari sebelum dan tiga hari setelah gigi melewati gusi. Selama waktu ini, mungkin sulit untuk menjaga anak tetap nyaman. Jadi, pastikan Ibu selalu mengonsumsi makanan bergizi selama hamil supaya tulang dan gigi bayi kuat dan tumbuh sempurna. Asupan vitamin A, K, D, dan E adalah vitamin yang memengaruhi pembentukan gigi anak. 

Untuk meningkatkan nutrisi dan gizi anak, Ibu dapat mengonsumsi Prenagen Mommy Almond Soya. Produk susu ini memiliki nutrisi lengkap untuk Ibu dan buah hati saat dalam kandungan. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Ibu dan anak!