Perawatan Pasca Caesar

Ditulis oleh: Redaksi Klikdokter.com

Perawatan Pasca Caesar

Operasi Caesar merupakan solusi untuk menyelamatkan Ibu dari komplikasi yang terjadi akibat kehamilan, namun pemulihannya lebih lama jika dibandingkan dengan persalinan normal. Berikut adalah empat tips penting yang akan membantu proses penyembuhan dan perawatan pasca operasi caesar, disertai dengan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan umum terkait pemulihan.

1. Menjaga Kebersihan dan Merawat Luka Operasi

Agar Ibu tidak sampai mengalami infeksi setelah dioperasi dan juga cepat sembuh, maka luka operasi Ibu harus selalu bersih. 

Di Indonesia, umumnya, dokter akan selalu menutup luka Ibu seusai operasi dengan perban tahan air yang dapat membuat Ibu tetap bergerak bebas selama hari-hari perawatan luka. Perban ini pun dapat digunakan selama Ibu mandi dan mencegah air membasahi luka Ibu.

Ibu juga akan diinstruksikan untuk memeriksakan diri Ibu kembali kepada dokter pada hari tertentu, untuk memastikan bahwa luka Ibu sudah sembuh dan perban Ibu dapat dilepas atau diganti.

2. Memilih Pakaian yang Nyaman

Agar Ibu tetap nyaman selama proses penyembuhan, Ibu juga perlu memilih pakaian yang nyaman ya, Bu. Ibu dapat memilih pakaian yang longgar dan terbuat dari bahan yang lembut, di mana Ibu dapat bergerak dan bernafas dengan nyaman.

Umumnya Ibu yang melahirkan secara Caesar pada masa kini akan mendapatkan perban pada bekas lukanya, dan kualitas perbannya cukup tinggi sehingga dapat menempel dengan erat tanpa takut bergeser dengan pakaian.

Namun, Ibu tetap perlu menghindari penggunaan pakaian dalam atau luar yang ketat. Sebab, pakaian seperti ini cenderung menyulitkan gerakan Ibu yang masih juga beradaptasi dengan rasa nyeri setelah operasi.

Pakaian yang ideal bagi Ibu pada hari-hari pemulihan ini adalah pakaian yang mudah dipakai dan dilepas, seperti daster dan pakaian model baby doll, karena sangat elastis pada bagian perutnya.

3. Aktivitas Fisik yang Ringan

Aktivitas fisik ringan, seperti jalan santai, sangat bermanfaat dalam fase pemulihan. Menurut situs Cornerstone Physiotherapy, berjalan-jalan sangat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mencegah komplikasi yang umum terjadi setelah operasi seperti penggumpalan darah dan sembelit pada pencernaan.

Ibu dapat memulai dengan berjalan-jalan di sekitaran rumah sakit dalam tempo 24 jam setelah selesai operasi. Apabila Ibu sudah cukup mampu berjalan dengan baik, Ibu dapat meningkatkannya dengan peregangan setiap hari.

4. Menjaga Pola Makan Sehat dan Bernutrisi

Nutrisi yang seimbang sangat penting untuk mendukung pemulihan setelah operasi caesar. Makanan kaya akan vitamin A, C, protein, kalsium, dan mineral lainnya sangat dianjurkan ya, Bu. 

Untuk mendapatkan nutrisi seperit ini, Ibu dapat mengonsumsi sejumlah makanan sehat seperti sereal, roti gandum, buah-buahan segar, dan sayuran hijau. Sebagai tambahan, untuk mendukung kualitas ASI dan perkembangan bayi, Ibu juga dapat mengonsumsi susu khusus untuk Ibu yang menyusui, seperti PRENAGEN lactamom.

Pertanyaan Umum Tentang Pemulihan Pasca Operasi Caesar

Ada berbagai pertanyaan yang seringkali dilontarkan oleh ibu-ibu yang dianjurkan dokternya untuk melakukan operasi Caesar, seperti berikut ini.

Kenapa Harus Banyak Bergerak Setelah Operasi Caesar?

Bergerak dan melakukan aktivitas fisik ringan setelah operasi Caesar sangat disarankan untuk mencegah komplikasi seperti penggumpalan darah dan sembelit. Gerakan yang Ibu lakukan akan membantu mempercepat proses penyembuhan Ibu, sebab gerakan ini meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh, termasuk area luka. Namun, sangat penting untuk memulai dengan gerakan yang lembut dan tidak memaksakan diri.

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan Untuk Kembali Beraktivitas Normal?

Waktu yang dibutuhkan untuk kembali ke aktivitas normal bisa bervariasi tergantung pada kondisi masing-masing individu dan kompleksitas operasi. Secara umum, banyak perempuan mulai merasa cukup nyaman untuk kembali ke sebagian besar aktivitas normal mereka dalam waktu 6 hingga 8 minggu pasca operasi. Namun, Ibu perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum kembali melakukan aktivitas berat atau olahraga intensif.

Aktivitas yang Harus Dihindari Setelah Operasi Caesar

Beberapa aktivitas harus dihindari untuk mencegah risiko pada luka operasi dan memastikan pemulihan yang lancar, di antaranya berolahraga secara intensif, atau mengangkat benda yang lebih berat daripada bayi Ibu. Sebab, aktivitas seperti ini dapat meningkatkan tekanan pada perut dan area operasi.

Selain itu, menggunakan tangga secara berlebihan dan mengemudi juga belum disarankan dulu ya, Bu, setidaknya hingga Ibu betul-betul pulih dari masa nifas.

Mengelola Rasa Nyeri Pasca Operasi Caesar

Sangat normal jika Ibu merasa nyeri setelah operasi. Umumnya, dokter akan memberikan resep obat penghilang rasa nyeri untuk membantu mengelolanya. Selain itu, ada pula beberapa metode yang dapat membantu mengurangi rasa nyeri antara lain:

  • Menggunakan kompres hangat pada area perut.
  • Beristirahat cukup dan dalam posisi yang membuat Ibu nyaman.
  • Berjalan-jalan secara perlahan untuk mengurangi rasa nyeri dan mencegah pembengkakan.
  • Teknik relaksasi seperti napas dalam atau meditasi.

Jadi, pemulihan pasca operasi caesar membutuhkan waktu, kesabaran, dan perawatan yang teliti. Mengikuti panduan ini dan saran dari dokter akan mempercepat proses pemulihan Ibu, sehingga Ibu dapat kembali ke rutinitas normal Ibu. Ingatlah bahwa setiap perempuan memiliki ritme pemulihan yang berbeda ya, Bu.

Nah, salah satu hal yang umumnya dikeluhkan ibu-ibu setelah melahirkan adalah perut yang masih belum kembali ke ukuran ketika sebelum hamil. Baik Ibu yang melahirkan secara Caesar maupun normal sama-sama mengeluhkan ukuran perut ini ya, Bu. Bagaimana ya caranya agar lingkar perut Ibu dapat kembali seperti awal lagi sehingga membuat Ibu bahagia melihatnya? Ayo simak caranya di sini, Bu: Cara Mengecilkan Perut yang Buncit Pasca Bersalin

Sumber:

  • Cornerstone Physiotherapy. Recovery and Exercise After A C-Section. Diakses tanggal 29 April 2024. https://cornerstonephysio.com/resources/c-section-recovery-and-exercise/