Omfalitis atau infeksi pada tali pusat bayi termasuk kondisi yang memerlukan penanganan segera. Begitu Ibu mendapati area sekitar tali pusat bernanah, berbau, memerah, dan bengkak, hal pertama yang harus dilakukan adalah segera membawa buah hati ke dokter karena kondisi ini dapat menyebabkan masalah yang sangat serius. Selama masa perawatan, Ibu juga perlu menjaga area tali pusat buah hati tetap bersih dan kering, serta hindari mengoleskan bahan apa pun yang tidak direkomendasikan oleh tenaga medis.
Pada dasarnya, perawatan tali pusat tidak hanya dengan menjaga kebersihan area sekitar tali pusat saja. Kualitas nutrisi yang diperoleh buah hati melalui ASI ternyata juga sangat berkaitan erat dalam membangun daya tahan tubuhnya di awal kehidupan. Semakin baik persiapan dan pengetahuan Ibu, semakin besar peluang buah hati untuk melewati masa neonatal dengan sehat dan aman.
Omfalitis adalah infeksi bakteri yang terjadi pada sisa tali pusat (umbilikus) beserta jaringan di sekitarnya. Kondisi ini umumnya dialami oleh bayi baru lahir hingga beberapa minggu pertama kehidupan, ketika sisa potongan tali pusat belum kering atau lepas sepenuhnya. Bakteri yang paling sering menyebabkan infeksi ini adalah Staphylococcus aureus, Streptococcus pyogenes, serta bakteri gram negatif seperti Escherichia coli, Klebsiella pneumoniae, dan Proteus mirabilis.
Bakteri dapat masuk ke area tali pusat melalui beberapa jalur, antara lain peralatan persalinan yang tidak steril, infeksi pada cairan ketuban ibu (korioamnionitis), pecahnya selaput ketuban yang berkepanjangan, maupun perawatan tali pusat pasca persalinan yang kurang higienis. Bayi yang lahir dengan berat badan lahir rendah, kelahiran prematur, atau lahir di lingkungan dengan sanitasi terbatas memiliki risiko yang lebih tinggi.
Jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, omfalitis dapat berkembang menjadi infeksi yang menyebar ke seluruh tubuh (sepsis neonatal), bahkan mengancam jiwa buah hati. Angka kematian bayi yang disebabkan oleh omfalitis adalah sekitar 7-15%. Itulah mengapa pengenalan dini terhadap gejala-gejalanya sangat penting bagi setiap ibu.
Gejala omfalitis dapat bervariasi, bermula dari perubahan fisik di sekitar tali pusat hingga meluas ke seluruh tubuh apabila infeksi tidak segera ditangani. Ibu perlu mengenali tanda-tandanya sedini mungkin agar penanganan dapat segera dilakukan sebelum kondisi memburuk.
Omfalitis harus ditangani secara bertahap dan hati-hati, mulai dari intervensi medis profesional hingga perawatan lanjutan di rumah. Berikut panduan penanganan dan pencegahannya.
Omfalitis adalah kondisi darurat medis yang memerlukan penanganan medis segera. Jangan mencoba untuk mengobatinya sendiri di rumah. Langkah-langkah yang dianjurkan meliputi:
Omfalitis dapat dicegah dengan menerapkan perawatan dan menjaga kebersihan tali pusat dengan baik dan konsisten sejak hari pertama kelahiran. Langkah-langkah pencegahannya antara lain:
Pencegahan omfalitis merupakan bagian dari perawatan bayi baru lahir secara menyeluruh. Selain menjaga kebersihan tali pusat, Ibu juga perlu memperhatikan kebersihan tangan setiap kali menyentuh atau menyusui buah hati, menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat bayi beristirahat, serta memantau kondisi buah hati secara keseluruhan setiap hari.
Masa neonatal atau 28 hari pertama kehidupan buah hati adalah periode adaptasi yang sangat penting. Pada fase ini, sistem imun buah hati masih dalam tahap penyempurnaan sehingga ia sangat rentan terhadap berbagai infeksi. Setiap aspek perawatan, mulai dari kebersihan kulit, perawatan tali pusat, hingga dukungan nutrisi melalui ASI perlu disinergikan demi membantu buah hati terhindar dari risiko infeksi.
Ibu yang menjaga pola makan bergizi seimbang dengan asupan PROTEIN yang cukup akan lebih optimal dalam memproduksi ASI berkualitas tinggi, sehingga turut berkontribusi pada ketahanan tubuh buah hati terhadap infeksi seperti omfalitis sejak hari pertama.
Untuk memahami lebih lengkap langkah-langkah penting dalam merawat bayi baru lahir secara tepat dan aman, Ibu bisa membacanya di artikel: Panduan Perawatan Bayi Baru Lahir untuk Orang Tua Baru. Harapannya supaya Ibu dapat merawat buah hati dengan lebih tenang dan penuh kesiapan sejak hari pertama kehidupannya.
Referensi: