Masa Kehamilan

Hindari Gangguan Kehamilan, Jatuh Tengkurap saat Hamil

Ditulis oleh: Amicis

Hindari Gangguan Kehamilan, Jatuh Tengkurap saat Hamil

Hamil bisa membuat kondisi seorang wanita menjadi ringkih. Ini karena mommy membawa janin dalam rahim yang masih lemah. Banyak gangguan kehamilan yang dapat membahayakan mommy dan janin. Jatuh tengkurap adalah salah satunya. Jika ini terjadi, mommy harus segera berkonsultasi pada dokter.

Jatuh tengkurap adalah posisi paling berbahaya. Ini lebih bahaya daripada jatuh telentang dikarenakan janinlah yang pertama terbentur. Sementara ketika telentang, mommy yang pertama terbentur. Jatuh tengkurap juga dapat menyebabkan plasenta terlepas sehingga janin tidak terpasok makanan. Jika sudah begitu, janin tidak dapat berkembang baik. Dokter biasanya akan meminta kehamilan dihentikan dengan menggugurkan kandungan. Ini adalah salah satu jenis gangguan kehamilan yang tidak bisa diremehkan.

Berikut adalah hal yang pertama kali harus dilakukan bila mommy jatuh tengkurap: 

1. Setelah jatuh, aturlah napas. Cobalah untuk tenang, jangan banyak bergerak terlebih dahulu.

2. Kemudian, lihat apakah ada pendarahan. Pendarahan di sini seperti keluarnya flek dan mommy harus segera memeriksakan diri ke dokter.

3. Rasakan apakah ada air yang mengalir dari vagina mommy. Jika begitu, ada  kemungkinan ketuban mommy pecah. Kalau air ketuban terus keluar, mommy harus melahirkan dini karena janin tidak dapat hidup tanpa air ketuban.

4. Pantaulah pergerakan janin mommy. Janin biasanya bergerak paling tidak sekali tiap jamnya. Jika sampai tidak ada pergerakan, waspadalah dan mommy harus langsung ke rumah sakit. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan janin lewat USG.

5. Rasakan apakah ada kontraksi. Kontraksi adalah pergerakan otot rahim. Kontraksi biasanya ditandai terjadinya pengerasan dan rasa mulas. Jika sudah begitu, mommy harus waspada. Bisa jadi ini adalah gejala persalinan. Tentunya persalinan prematur dapat berbahaya bagi mommy maupun janin.

Jika mommy mengalami tanda-tanda gangguan kehamilan di atas, sebaiknya mommy jangan panik. Segera lakukan tindakan atau segera periksakan. Oleh karena itu, mommy diharapkan untuk selalu berhati-hati menjalani kehamilan.