Gaya Hidup

Panduan Memilih Skincare yang Aman untuk Program Hamil

Dalam artikel ini telah diperiksa keakuratannya oleh dokter spesialis Obgyn untuk memastikan Bunda mendapatkan panduan kesehatan yang terpercaya bagi Si Kecil.

dr. Dewi Virdianti Pangastuti

dr. Dewi Virdianti Pangastuti adalah seorang Health Communicatior di PT Sanghiang Perkasa (Kalbe Nutritionals). Beliau merupakan lulusan Pendidikan Kedokteran dari Universitas Kristen Indonesia (UKI). Selain itu, dr. Dewi Virdianti juga dikenal aktif memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Panduan Memilih Skincare yang Aman untuk Program Hamil

Menjalani program hamil berarti memulai langkah baru untuk kesehatan Ibu dan calon buah hati, termasuk dalam memilih skincare aman untuk promil. Sangat penting untuk memastikan skincare yang Ibu gunakan tetap aman, namun tetap efektif sesuai jenis kulit. Fokuslah pada kandungan yang bersahabat bagi promil seperti asam hialuronat, niacinamide, vitamin C, asam azelaik, dan ceramide untuk menjaga kulit tetap sehat dan bercahaya.

Transisi ini juga menjadi momen yang tepat untuk melakukan detox gaya hidup secara menyeluruh. Dengan lebih waspada terhadap asupan nutrisi hingga produk perawatan harian, Ibu sebenarnya sedang menciptakan lingkungan terbaik bagi calon janin. Ingatlah bahwa kulit yang sehat bukan hanya hasil olesan krim, melainkan cerminan dari kecukupan nutrisi di dalam tubuh. Memulai kebiasaan memilih bahan yang aman sejak dini adalah langkah preventif untuk memastikan tubuh Ibu bersih dari akumulasi bahan kimia berbahaya saat proses pembuahan terjadi.

Bahan Skincare yang Harus Dihindari Selama Promil

Selain memilih kandungan yang aman, Ibu juga perlu lebih selektif terhadap beberapa bahan skincare yang aman untuk program hamil. Hal ini penting karena beberapa zat aktif tertentu berisiko memengaruhi keseimbangan hormon yang sangat dibutuhkan dalam proses pembuahan. 

Dengan menghindari bahan-bahan di bawah ini, Ibu tidak hanya menjaga kesehatan kulit, tetapi juga mempersiapkan kondisi tubuh yang optimal untuk menyambut kehamilan. Berikut adalah bahan-bahan yang sebaiknya dihindari selama program hamil antara lain: 

  • Retinoid (Retinol, Tretinoin): Turunan vitamin A yang dapat membahayakan embrio dan janin yang sedang berkembang. Dilansir dari Rescripted, retinoid yang dikonsumsi secara oral meningkatkan risiko cacat bawaan sebesar 20 hingga 35 persen. Bahkan, 60 persen bayi menunjukkan gangguan neurokognitif ketika terpapar retinoid dalam kandungan. Disarankan untuk menghentikan penggunaannya 3-6 bulan sebelum hamil untuk memberi waktu agar efek sisa berkurang dan mengurangi risiko paparan. Sebagai gantinya, dapatkan manfaat regenerasi kulit secara alami dari asupan asam folat dan Beta-Karoten yang aman bagi janin. 
  • Hidrokuinon dan Merkuri: Kedua bahan ini sering ditemukan dalam produk pencerah kulit untuk mengatasi noda hitam. Namun, daya serapnya ke dalam aliran darah tergolong sangat tinggi (hingga 45%). Mengingat sifatnya yang toksik, menghindari bahan ini adalah langkah terbaik untuk memastikan lingkungan yang sehat bagi pembuahan dan perkembangan calon buah hati.
  • Oxybenzone: Zat ini biasanya ditemukan dalam tabir surya kimia (chemical sunscreen). Meski efektif melindungi dari sinar matahari, oxybenzone dikenal sebagai hormonal disruptor atau pengganggu hormon. Padahal, keseimbangan hormon adalah kunci utama keberhasilan program hamil. Sebagai alternatif, Ibu bisa beralih ke physical sunscreen (yang mengandung zinc oxide atau titanium dioxide) yang lebih aman.

Panduan Memilih Skincare Sesuai Jenis Kulit

Sebelum memilih produk perawatan pengganti, penting untuk memahami jenis kulit Ibu. Kombinasikan perawatan luar dengan nutrisi yang tepat agar hasilnya maksimal:

  • Kulit Kering dan Sensitif: Jika kulit Ibu sering terasa kencang, mudah mengelupas, atau tampak kemerahan, artinya Ibu membutuhkan hidrasi ekstra. Fokuslah pada kandungan ceramide dan hyaluronic acid yang memperkuat lapisan pelindung kulit. Dukung dari dalam dengan asupan vitamin E dan cairan yang cukup. Vitamin E dikenal ampuh menjaga kelembapan kulit sekaligus melindungi sel telur dari kerusakan.
  • Kulit Berminyak dan Berjerawat: Pori-pori besar dan produksi minyak berlebih sering kali memicu timbulnya jerawat. Untuk mengatasinya, Ibu bisa mengandalkan niacinamide atau asam azelaik. Perlu diingat, jerawat saat promil sering kali dipicu hormon yang tidak stabil. Konsumsi zinc dan asam folat sangat disarankan untuk membantu menyeimbangkan hormon sekaligus meredakan peradangan dari dalam.
  • Kulit Kusam: Untuk mendapatkan kulit yang cerah, Ibu bisa fokus pada skincare dengan kandungan vitamin C. Sebagai antioksidan alami, vitamin C dapat membantu mencerahkan kulit serta melindunginya dari polusi. Optimalkan dengan mengonsumsi makanan kaya antioksidan agar wajah tampak segar dan glowing alami selama persiapan kehamilan.

Pilih Mineral Sunscreen untuk Perlindungan Matahari

Pada dasarnya, terdapat dua pilihan tabir surya yang bisa digunakan, yaitu chemical sunscreen dan physical sunscreen. Chemical sunscreen mengandung bahan kimia organik yang berguna untuk menyerap sinar UV. Di sisi lain, mineral sunscreen yang juga dikenal sebagai physical sunscreen memiliki kandungan utama mineral alami. Ini yang membuat teksturnya lebih kental dan meninggalkan sedikit residu pada kulit.

Jika sebelum merencanakan kehamilan Ibu menggunakan chemical sunscreen, kini saatnya mengubah pilihan menjadi tabir surya berbasis mineral. Kandungan zinc oxide atau titanium dioxide lebih aman untuk Ibu dan calon buah hati. 

Bahan mineral hanya bekerja di permukaan kulit dengan cara memantulkan sinar UV dan tidak terserap ke dalam pembuluh darah, berbeda dengan chemical sunscreen yang kandungannya menyerap. Dengan komposisinya, Ibu seperti memiliki pasukan kecil di kulit yang menangkal sinar berbahaya tanpa terlibat ke dalam lapisan kulit.

Kapan Waktu Terbaik Beralih ke Skincare Ramah Promil?

Memulai program hamil adalah waktu yang tepat untuk meninjau kembali produk perawatan wajah yang Ibu gunakan sehari-hari. Meski perubahan ini penting, Ibu tidak perlu merasa tertekan untuk mengganti semua produk dalam waktu singkat. Proses transisi yang dilakukan secara bertahap justru lebih baik agar kulit tetap stabil.

Jika Ibu merasa ragu mengenai waktu yang tepat untuk memulai perubahan ini, panduan berikut dapat memberikan gambaran yang lebih jelas.

Persiapan untuk Program Hamil Alami

Sebagai langkah awal untuk memastikan kehamilan yang sehat, sebaiknya Ibu mulai menghentikan penggunaan bahan aktif yang tergolong keras, seperti retinol, segera setelah Ibu merencanakan kehadiran buah hati. Langkah ini sangat membantu untuk meminimalkan risiko paparan bahan kimia pada janin sejak dini. Bahkan, beberapa profesional medis merekomendasikan untuk menghentikan penggunaannya beberapa bulan sebelumnya agar sisa vitamin A benar-benar hilang.

Masa transisi satu bulan bukan sekadar menunggu bahan lama hilang dari sistem tubuh. Hal ini juga penting dilakukan agar kulit berkesempatan mengenal bahan alternatif yang lebih lembut tanpa memicu jerawat atau iritasi mendadak. 

Perlindungan Ekstra untuk Program Hamil Intensif (IUI/IVF)

Bagi Ibu yang sedang menjalani prosedur medis seperti IUI atau IVF, transisi ke perawatan kulit yang lebih aman dapat dilakukan sedini mungkin, idealnya 1–3 bulan sebelum tindakan. Mengingat keberhasilan metode ini sangat dipengaruhi oleh keseimbangan hormon, memilih produk bebas pengganggu hormon (endocrine disruptors) menjadi sangat vital. Kondisi hormon yang terjaga dengan baik lewat skincare aman dan nutrisi tepat akan mendukung efektivitas prosedur medis yang Ibu jalani.

Skincare Routine untuk Perawatan Harian dan Mingguan

Beralih dari skincare lama ke produk baru bisa sedikit membingungkan. Sebagai solusi, Ibu bisa membuat catatan khusus yang ditempel pada cermin agar selalu terlihat saat berkaca. Tuliskan perawatan apa saja yang harus dilakukan harian, setiap minggu, atau bulan.

Sebagai contoh, Ibu dapat menerapkan metode double cleansing guna memastikan sisa polusi dan kotoran yang menempel di wajah terangkat sepenuhnya. Setelah kulit bersih, gunakan produk yang mengandung ceramide untuk menjaga elastisitas dan kelembapan alami kulit. Terakhir, jangan lupa aplikasikan mineral sunscreen sebagai perlindungan utama dari paparan sinar UV agar kulit tetap sehat selama menjalani program hamil.

Untuk perawatan mingguan, Ibu bisa meluangkan waktu sejenak untuk merawat diri secara lebih mendalam. Ibu dapat melakukan eksfoliasi lembut menggunakan asam laktat (Lactic acid) atau masker alami. Asam Laktat merupakan salah satu jenis asam yang paling aman bagi Ibu yang sedang menjalani program hamil.

Secara fungsi, asam laktat bekerja serupa dengan asam glikolat dalam mengangkat sel kulit mati, namun memiliki ukuran molekul yang lebih besar. Karakteristik ini membuatnya bekerja hanya di permukaan, sehingga tidak bersifat agresif, lebih minim risiko iritasi, namun tetap efektif dalam menjaga wajah tetap cerah dan halus.

Kecantikan Luar Berawal dari Nutrisi di Dalam

Kesehatan kulit sering kali mencerminkan kondisi keseimbangan hormon dari dalam tubuh. Dalam persiapan kehamilan, kestabilan hormon tidak hanya berpengaruh pada tampilan luar saja, tetapi juga pada kesiapan rahim dan kesuburan Ibu. Oleh karena itu, penting untuk mengenali skincare yang aman untuk program hamil. Dengan memilih produk yang aman, Ibu membantu menjaga sistem hormonal tetap bekerja dengan optimal demi mendukung keberhasilan program hamil.

Kulit yang sehat dan bercahaya adalah tanda metabolisme tubuh yang baik. Selain menggunakan skincare pilihan, merawat kulit dengan nutrisi yang sesuai juga wajib dilakukan. Pastikan Ibu memenuhi kebutuhan asam folat, vitamin E, dan zat besi yang dibutuhkan untuk promil. Asupan ini secara otomatis akan memperbaiki tekstur dan kesehatan kulit dari dalam.

Nutrisi yang tepat dari makanan dan susu promil menjadi fondasi penting untuk mengoptimalkan kesehatan sel-sel tubuh dan kesuburan. Maka dari itu, optimalkan persiapan Ibu dengan menjaga asupan gizi yang tepat untuk menyambut kehadiran buah hati. Agar Ibu bisa mendapatkan nutrisi terbaik untuk mendukung program hamil, pelajari panduan lengkapnya di sini: Imbangi Asupan dan Susu Kehamilan Agar Cepat Hamil.

Referensi:

  • Rescripted. Skincare Products To Avoid When Trying To Conceive, and What To Use Instead. Diakses pada 18 Januari 2026. https://rescripted.com/posts/skincare-products-to-avoid-when-trying-to-conceive-and-what-to-use-instead
  • Motherly. The Top 10 Toxins & Chemicals to Avoid While Trying to Get Pregnant. Diakses pada 18 Januari 2026. https://www.mother.ly/getting-pregnant/top-toxins-chemicals-avoid-getting-pregnant-ttc/
  • Your Fertility Coach. Skincare Products to Ditch If You’re Pregnant or Trying. Diakses pada 18 Januari 2026. https://yourfertilitycoach.ca/2024/02/12/skincare-to-ditch-if-youre-pregnant-or-trying/
  • Mama’s Choice. Mineral vs Chemical: Which Is The Safest Sunscreen for Pregnancy?. Diakses pada 18 Januari 2026. https://mamaschoice.my/article/safest-sunscreen-for-pregnancy/
  • Fjor. When to Stop Topical Retinol Before Pregnancy. Diakses pada 18 Januari 2026. https://www.fjor.life/blogs/journal/when-to-stop-topical-retinol-before-pregnancy
  • Hertility Health. Optimising Skin Health When Trying to Conceive: A Dermatologist’s Guide. Diakses pada 18 Januari 2026. https://hertilityhealth.com/blog/optimising-skin-health-when-trying-to-conceive-a-dermatologists-guide
  • Skora Skin. How to Choose the Right Skincare Products forYour Skin Type. Diakses pada 18 Januari 2026. https://www.skoraskin.com/post/how-to-choose-the-right-skincare-products-foryour-skin-type
  • Dr. Laura Nicholas. Which Skincare Acids are Safe In Pregnancy?. Diakses pada 18 Januari 2026. https://www.drlauranicholas.com/blog/2020/07/16/which-skincare-acids-are-safe-in-pregnancy

Artikel Terbaru Lainnya

Masa Kehamilan
Kesehatan Ibu, Fondasi Kekuatan Perempuan
Rayakan Hari Perempuan Internasional dengan memahami pentingnya hak-hak perempuan dan perjuangan nyata yang dihadapi saat hamil agar Ibu tetap berdaya dan tenang.
Masa Kehamilan
Panduan Memilih Skincare yang Aman untuk Program Hamil
Simak panduan lengkap dalam memilih skincare yang aman untuk promil. Pahami juga berbagai bahan aktif yang harus dihindari dan tips memilih skincare yang tepat.
Masa Kehamilan
Harga Susu PRENAGEN UHT dan Varian Rasanya
Cari tahu harga susu PRENAGEN UHT terbaru di sini. Dapatkan info harga susu UHT PRENAGEN serta 3 varian rasa lezat untuk nutrisi praktis Ibu hamil.
Masa Kehamilan
PRENAGEN UHT Solusi Mual dan Nutrisi Janin di Trimester 1
Khawatir mual ganggu nutrisi janin? Cek kandungan PRENAGEN UHT yang praktis untuk bantu penuhi kebutuhan nutrisi janin dan Ibu hamil.
Masa Kehamilan
Pemeriksaan Panggul Ibu Hamil Kenali Metode dan Tujuannya
Khawatir saat pemeriksaan panggul pada ibu hamil? Kenali cara mengukur panggul, tujuan, dan kapan idealnya pemeriksaan ini dilakukan oleh dokter.
Masa Kehamilan
Checklist Isi Hospital Bag Lengkap yang Perlu Ibu Siapkan
Dapatkan checklist isi hospital bag lengkap di sini. Pastikan semua kebutuhan Ibu, Buah Hati, dan pendamping tersedia ketika waktu melahirkan tiba.

PRENAGEN Club, untuk Moms!

Dengan menjadi member, Moms akan mendapatkan beragam keuntungan seperti program pengumpulan poin berhadiah, promo dan kegiatan menarik, serta bergabung dalam forum diskusi. Ayo bergabung bersama PRENAGEN Club dan nikmati setiap manfaatnya untuk mendukung perjalanan kehamilan dan peran Moms sebagai orang tua.
PRENAGEN