Wajib Tahu! 10 Jenis Serat untuk Bayi Sembelit

Wajib Tahu! 10 Jenis Serat untuk Bayi Sembelit

Asupan makanan yang kaya gizi dan nutrisi tentunya sangat diperlukan bagi bayi di awal tumbuh kembangnya. Seiring dengan usia yang terus bertambah, berbagai asupan penting dibutuhkan untuk menyempurnakan kebutuhan tubuh agar berkembang optimal, salah satunya adalah dengan menyiapkan makanan padat termasuk serat.

Serat merupakan bagian dari makanan nabati dan terbagi menjadi jenis larut dan tidak larut. Untuk serat yang larut dalam air, berfungsi untuk memperlambat pencernaan bayi sehingga merasa kenyang lebih lama. Sedangkan serat yang larut dalam air bisa meningkatkan besar tinja dan mengatur pergerakan usus agar tidak terjadi sembelit.

Baca Juga: Mudah Dilakukan, Cara Membersihkan Mainan Gigitan Bayi, Bahan Plastik, Kain, dan Berbulu

Ibu perlu memahami kebutuhan serat untuk bayi agar bisa memperkirakan menu-menu sehat yang diperlukan untuk mendukung asupan serat yang baik dan tercukupi. Setelah usia 6 bulan, bayi disarankan untuk mendapatkan makanan pendamping ASI yang didalamnya juga terdapat serat untuk bayi. Dengan asupan serat untuk bayi yang tercukupi maka bayi akan merasa kenyang lebih lama dan menjaga saluran pencernaan.

Meskipun bayi membutuhkan asupan serat, tapi kebutuhan serat bayi masih tidak terlalu banyak. Untuk bayi berusia 7 hingga 11 bulan hanya membutuhkan 10 gram serat per hari atau setara dengan setengah sendok makan saja. Nantinya kebutuhan ini akan bertambah seiring bertambahnya usia. Pada usia 1 hingga 3 tahun, kebutuhan serat sebanyak 16 gram dan mencapai 22 gram pada usia 4 hingga 6 tahun.

Rekomendasi Sumber Serat Berdasarkan Jenis Makanan

Kebutuhan serat harian si Kecil bisa dipenuhi melalui berbagai sumber alami yang lezat. Agar Ibu lebih mudah menyusun menu MPASI, kami telah mengelompokkan jenis serat ini menjadi tiga kategori utama, yaitu buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.

Buah

Saat bayi berusia 6 bulan, maka pemberian buah-buahan sebagai penunjang serat untuk bayi bisa diberikan. Ibu bisa memberikan satu buah pisang sebagai pengenalan pada saat makan dengan MPASI. Tunggu hingga tiga hari kemudian apakah respon bayi terhadap buah dianggap bagus atau bermasalah. Jika terlihat aman, maka bisa dilanjutkan, tapi jika bayi mengalami alergi atau sembelit, Ibu bisa menghentikan sementara. Beberapa buah lain yang dianjurkan sebagai penunjang serat untuk bayi adalah pir, apricot, plum, persi, atau apel.

Sayuran

Beberapa jenis sayuran yang bisa dijadikan makanan serat untuk bayi adalah bayam, brokoli, kacang polong. Namun Ibu perlu berhati-hati dalam menyajikan beberapa macam sayuran ini karena bayi bisa mengalami perut kembung. Mengenalkan sayuran sebagai makanan pendamping ASI bisa disiasati dengan mencampurnya dengan buah-buahan segar yang rasanya manis. Rasa pahit atau hambar pada sayuran mungkin tidak diterima oleh lidah bayi sehingga Ibu bisa mencampurnya dengan asupan makanan lain. Pada usia tumbuh gigi, sayuran bisa ditumis atau menyajikannya sebagai salad mentah.

Biji-bijian

Beberapa jenis biji-bijian cukup disenangi bayi sebagai asupan seratnya. Misalnya saja sereal gandum atau bahkan beras. Meski beras memiliki jumlah serat yang lebih rendah dibanding yang lainnya, tapi untuk pengenalan pertama, membuat menu beras adalah cara yang baik sebelum mengenalkan bayi dengan biji-bijian kaya serat lainnya. Kebanyakan bayi memang sulit menerima biji-bijian di awal belajar makan, namun seiring perkembangannya tentu asupan serat dengan biji-bijian bisa dijadikan menu utama. Saat bayi sudah memiliki gigi, Ibu bisa memberikan biskuit gandum atau bahkan pancake untuk variasi makanan.

Setelah bayi berusia 6 bulan, Ibu bisa leluasa untuk bereksperimen dengan berbagai bahan makanan yang memiliki asupan serat untuk bayi yang kaya. Berikut ini adalah 10 jenis serat untuk bayi yang bisa dijadikan menu utama Ibu. Asupan serat untuk bayi bisa terpenuhi dengan mengkombinasikan beberapa bahan makanan berikut ini:

Baca Juga: Batuk Bayi: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Daftar Pilihan Makanan Tinggi Serat untuk Mengatasi Sembelit

Ada berbagai sumber serat alami yang mudah ditemukan di sekitar kita. Mulai dari biji-bijian hingga buah-buahan manis, berikut adalah daftar rekomendasi serat terbaik yang aman dikonsumsi oleh bayi Anda:

Oatmeal

Kandungan serat pada oatmeal cukup tinggi sehingga sangat cocok dijadikan asupan kaya serat untuk bayi. Dalam setiap cangkir oatmeal yang dimasak bisa menghasilkan 4 gram serat. Ibu bisa menambahkan kayu manis, sirup, atau kismis untuk memperkaya rasa.

Apel

Apel memiliki serat yang cukup baik sebagai asupan serat untuk bayi di awal-awal belajar makan. Rasa yang manis dan mudah didapat membuat buah apel jadi salah satu menu serat favorit untuk bayi dan orang tua. Dalam satu buah apel mengandung 3,6 gram serat yang sudah cukup untuk asupan harian bayi.

Wortel

Kandungan vitamin A dan C cukup tinggi pada buah wortel dan sangat berguna untuk tumbuh kembang bayi. Meski demikian, kebanyakan bayi memang kurang menyukai wortel sebagai asupan makanan. Ibu bisa mengolah wortel menjadi jus, wortel panggang, atau direbus. Dalam setiap setengah gelas jus wortel terdapat 2,9 gram serat. Bila Ibu ingin tahu lebih lanjut tentang manfaat wortel, yuk baca artikel berikut ini: Manfaat Wortel untuk Kesehatan dan Tips Mengonsumsinya. 

Pisang

Kebutuhan serat bayi selama sehari bisa dipenuhi dengan 1 buah pisang yang mengandung 3,1 gram serat. Selain rasanya yang manis dan bentuknya yang menarik perhatian bayi, pisang juga cukup efektif sebagai obat sembelit pada bayi.  Ibu bisa cek berbagai resep olahan pisang yang diberikan pada bayi dan mudah diikuti di artikel berikut ini: Manfaat Pisang untuk Bayi dan Resep yang Bisa Ibu Buat

Gandum

Gandum yang dibuat roti bisa menghasilkan 2 gram serat untuk setiap irisan. Ibu bisa menjadikan roti gandum sebagai asupan serat untuk bayi yang efektif. Roti gandum bisa disajikan sebagai cemilan dengan tambahan selai kacang yang pastinya akan disukai bayi.

Berry

Kandungan vitamin C pada buah berry bisa meningkatkan kekebalan tubuh bayi. Kandungan serat untuk bayi pada buah raspberry sekitar 4 gram serat untuk setengah gelas. Sedangkan untuk buah blueberry sekitar 1,8 gram serat, dan stroberi sekitar 1,5 gram serat.

Pasta Gandum

Asupan serat untuk bayi bisa dipenuhi dengan memberikan pasta gandum seperti macaroni, spaghetti, atau pasta lainnya yang dicampur dengan olahan MPASI. Menu Ibulan asupan serat untuk bayi dari pasta gandum ini bisa diberikan sejak bayi berusia 8 bulan.

Pir

Dalam satu buah pir terdapat 5,5 gram serat yang sudah cukup dalam memenuhi kebutuhan serat harian bayi. Ibu bisa membuat jus pir agar cepat diserap tubuh dan mudah dikonsumsi bayi.

Ubi Jalar

Ubi jalar mengandung vitamin C, vitamin B kompleks, fosfor, besi, beta karoten yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh. Pada porsi sedang ubi jalar terdapat 3,8 gram serat yang baik untuk bayi.

Brokoli

Selain memberikan asupan serat untuk bayi yang sempurna, brokoli juga mengandung vitamin C, vitamin A, vitamin B kompleks, dan beta karoten. Sistem pencernaan bayi juga akan lebih lancar saat mengkonsumsi brokoli dan juga baik untuk kesehatan mata.

Beberapa jenis serat untuk bayi ini memang sangat mudah ditemukan dan diracik. Ibu bisa mengkombinasikan dengan asupan makanan lainnya yang mengandung zat besi, protein, dan zat lain untuk mendukung tumbuh kembang bayi yang lebih baik. Pada usia di bawah 6 bulan, asupan ini belum dibutuhkan dan fokuslah pada pemberian ASI.

Pada usia di bawah 6 bulan, asupan ini belum dibutuhkan dan fokuslah pada pemberian ASI. Maka dari itu, penting bagi ibu untuk menjaga pola makan seimbang dengan memperhatikan asupan nutrisi seperti protein, zat besi, dan cairan agar produksi ASI tetap lancar dan memberikan dukungan nutrisi yang optimal bagi bayi. Ibu juga dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut dengan konsumsi susu khusus ibu menyusui. Untuk informasi selengkapnya tentang susu menyusui, yuk baca di sini: Susu Pelancar ASI Ibu Menyusui.

Artikel Terbaru Lainnya

Masa Persiapan
Cara Asik Self-Care untuk Ibu Baru di Hari Valentine
Rayakan Valentine's day dengan cara merawat diri setelah melahirkan. Temukan tips merawat diri setelah melahirkan untuk Ibu yang sehat dan bahagia.
Masa Persiapan
Rutinitas Skincare yang Aman untuk Ibu Menyusui
Ibu menyusui ingin pakai skincare? Simak panduan rutinitas skincare pagi dan malam yang aman serta tips agar kulit sehat dari dalam berikut ini!
Masa Persiapan
Rahasia Sleep Training Aman Agar Tidur Bayi Berkualitas
Pelajari definisi sleep training, usia aman memulainya, dan beragam metode yang paling efektif dan nyaman. Ketahui juga kunci agar sleep training berhasil.
Masa Persiapan
Langkah Pertolongan Pertama Diare pada Ibu Menyusui
Pahami cara pertolongan pertama diare pada ibu menyusui yang aman dilakukan. Cari tahu penyebab dan tindakan preventif yang bisa dilakukan.
Masa Persiapan
Panduan Lengkap Isi Diaper Bag untuk Bepergian dengan Bayi
Daftar barang yang perlu ada di diaper bag dan rekomendasi jumlah pakaian yang ideal untuk dibawa. Perjalanan bersama bayi jadi lebih aman dan nyaman.
Masa Persiapan
Usia Aman Bayi Naik Pesawat, Syarat, dan Tips Perjalanan
Ingin melakukan perjalanan udara bersama bayi? Ketahui syaratnya, tips menjaga kenyamanan telinga bayi, dan dokumen yang wajib dibawa oleh orangtua.

PRENAGEN Club, untuk Moms!

Dengan menjadi member, Moms akan mendapatkan beragam keuntungan seperti program pengumpulan poin berhadiah, promo dan kegiatan menarik, serta bergabung dalam forum diskusi. Ayo bergabung bersama PRENAGEN Club dan nikmati setiap manfaatnya untuk mendukung perjalanan kehamilan dan peran Moms sebagai orang tua.
PRENAGEN