Masa Persiapan

Kenali Penyebab Anak Susah Makan untuk Mengatasinya

Ditulis oleh: Amicis

Kenali Penyebab Anak Susah Makan untuk Mengatasinya

Anak merupakan pelita dalam hidup. Akan tetapi, ada beberapa masalah pada anak terkadang dapat terasa sangat berat bagi orang tua. Salah satu masalahnya adalah saat anak susah makan.

Baca Juga: Memilih Camilan Sehat untuk Anak

Berbagai Penyebab

Sebelum Ibu melangkah ke tips mengatasi anak susah makan, terlebih dahulu harus diketahui penyebab masalah ini, antara lain:

Penyebab pertama adalah struktur lidah anak Ibu. Pada anak-anak, lidah mempunyai 10,000 sensor perasa dan saat tumbuh dewasa, jumlah tersebut berkurang hingga hanya mencapai 2000 sensor perasa. Oleh karena itu, anak dapat merasakan rasa yang lebih mendetail pada makanan yang mereka makan, khususnya sayuran yang terasa hambar, pahit, lembek dan lainnya. Hal ini sering terjadi saat anak Ibu bisa makan makanan yang lebih bervariasi, antara umur 4 sampai 10 tahun.

Selain itu, perkembangan otak mereka juga menjadi penyebab. Otak anak Ibu akan menangkap informasi lebih banyak yang menjadikan anak Ibu selalu ingin tahu. Perhatian lebih ini yang menyebabkan mereka tidak konsentrasi pada makanan dan hasilnya makanan tidak dimakan atau bahkan disentuh.

Penyebab lainnya adalah orang tua anak itu sendiri. Bila ayah dan Ibu anak tersebut tidak pernah makan sayur dan buah, maka anak akan meniru perbuatan dua orang yang paling dia sayangi. Tempat mereka bermain juga menjadi penyebab masalah ini. Mereka lebih suka makanan yang dijual di sekolah atau lingkungan sekitar.

Cara Mengatasinya

Ada banyak cara untuk mengatasi anak yang tidak suka atau susah makan, khususnya sayuran dan buah, yaitu:

Pertama adalah mengubah kebiasaan makan orang tua. Bila orang tua memperlihatkan bahwa sayuran dan buah enak untuk dimakan dan orang tua memakannya setiap hari dan menjadikannya kebiasaan dan pola makan keluarga tersebut, maka anak pasti akan tertarik dan mengikutinya.

Ibu juga bisa membuat makanan terlihat menarik dengan desain tampilan makanan berupa hewan-hewan lucu atau karakter film yang disukai oleh anak Ibu. Dan akan lebih baik bila anak Ibu diikutsertakan saat membuat makanan berbentuk lucu ini. Dengan begitu, anak Ibu akan menjadi lebih senang dan akan lebih mudah untuk memberinya makanan yang lebih sehat.

Trik lain adalah menggunakan Puree. Puree adalah sayuran yang dimasak, biasanya dikukus, lalu dihancurkan dengan blender atau food processor. Sayuran ini dapat disimpan didalam kulkas selama beberapa hari dan dapat dimasukkan ke dalam makanan yang disukai oleh anak Ibu, seperti chicken nugget, pizza buatan sendiri dan lainnya. Sehingga anak akan mendapatkan nutrisi dari makanan yang mereka sukai.

Baca Juga: Memilih Asupan Vitamin yang Tepat untuk Anak

Untuk membentuk mental anak yang suka sayur dan buah, Ibu juga perlu menghadirkan buah dan sayur pada piring mereka. Secara perlahan Ibu membujuk anak Ibu. Pada proses membujuk tersebut, anak Ibu tetap mendapatkan nutrisi dari Puree yang Ibu pakai.