Masa Persiapan

Menstruasi Tidak Teratur Berarti Sulit Hamil?

Ditulis oleh: Amicis

Menstruasi Tidak Teratur Berarti Sulit Hamil?

Sebagian besar orang ada yang mengatakan bahwa siklus menstruasi yang tidak teratur dapat membuat seseorang sulit untuk hamil. Pendapat tersebut tidak semuanya benar. Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang sulit hamil. Kehamilan merupakan anugerah dari Tuhan yang patut disyukuri. Seorang istri yang sedang menjalani masa kehamilan tentunya akan mengalami tanda-tanda kehamilan. Kira apa saja tanda-tanda kehamilan dan apa tahap-tahap kehamilan yang umumnya dialami oleh ibu hamil? Pertanyaan-pertanyaan ini kerap kali muncul terutama dari mereka para wanita yang belum pernah mengalami masa kehamilan. Terkadang wanita masih belum paham dengan tanda-tanda kehamilan secara pasti. Masih banyak wanita yang mengira bahwa gejala-gejala yang dialaminya adalah tanda-tanda akan datangnya menstruasi. Padahal di sisi lain, mereka sedang mengalami tanda-tanda kehamilan awal. Memang tanda-tanda kehamilan mirip dengan tanda-tanda akan datangnya menstruasi sepertinya munculnya bercak darah atau flek, nyeri dan sakit pada payudara, payudara yang menegang, dan masih banyak gejala lainnya. Untuk jauh lebih jelasnya, berikut ini adalah info sekilas seputar tanda-tanda hamil.

Baca Juga: Ketahui Gangguan Kehamilan Sejak Dini

Tanda-tanda kehamilan

Gejala pusing dan sakit kepala yang biasanya sering dialami oleh wanita hamil disebabkan oleh adanya faktor fisik seperti rasa mual, lelah, tekanan darah rendah, dan rasa lapar yang terus-menerus dirasakan oleh ibu hamil. Terkadang sakit kepala ini memicu rasa emosi, depresi, dan rasa tegang. Faktor lainnya yang menyebabkan timbulnya rasa pusing dan sakit kepala yaitu adanya faktor peningkatan pasokan darah ke seluruh tubuh. Tanda-tanda kehamilan lainnya yaitu timbulnya rasa lelah dan kantuk yang berlebih. Tanda kehamilan yang satu ini terjadi karena adanya perubahan hormon dan perubahan kinerja organ-organ vital seperti paru-paru, ginjal, dan jantung yang semakin meningkat. Organ-organ vital ini tidak hanya bekerja untuk sang ibu saja, melainkan juga untuk janin yang masih membutuhkan bantuan dari organ-organ vital milik ibunya untuk proses pertumbuhan dan perkembangan.

Terkadang ibu hamil juga sering mengalami sembelit akibat peningkatan hormon progesteron. Hormon progesteron ini berpotensi mengendurkan otot-otot rahim dan usus sehingga akan menyebabkan sembelit. Dampak positif dari mengendurnya usus dan otot-otot rahim ini adalah proses penyerapan nutrisi semakin meningkat. Tanda kehamilan lainnya yaitu sering meludah yang diakibatkan meningkatnya produksi hormon estrogen. Umumnya gejala ini sering dialami oleh ibu hamil trimester kedua.

Baca Juga: Ingin Segera Hamil? Yuk Amati Masa Subur

Tahap-tahap kehamilan

Tahap-tahap kehamilan terdiri dari banyak fase yang kemudian dikelompokan ke dalam tiga kategori besar, yaitu trimester pertama, kedua, dan ketiga. Masing-masing kategori usia kandungan tersebut akan memperlihatkan perkembangan yang berbeda-beda. Di trimester pertama, terdapat tiga jenis periode, yaitu periode germinal (0-3 minggu), periode embrio (minggu ke-3 sampai ke-8), dan periode fetus (minggu ke-9 sampai 12). Untuk trimester kedua, janin sudah mulai tumbuh kuku, rambut, dan kulit. Pada usia kandungan ini juga indera penglihatan dan pendengaran yang sudah berfungsi. Panjang janin sekitar 30 cm. Trimester ketiga semua organ dan bagian tubuh sudah terbentuk sempurna.