Masa Persiapan

Makanan Kaya Asam Folat Kebutuhan Ibu Hamil

Ditulis oleh: Taufiq

Makanan Kaya Asam Folat Kebutuhan Ibu Hamil

Memperhatikan asupan nutrisi selama masa kehamilan merupakan tugas utama bagi Ibu demi buah hati yang terlahir sehat. Bila biasanya Ibu sangat menggemari hidangan tinggi lemak, kolesterol, minyak, penyedap rasa, maupun garam dan gula, sebaiknya menahan diri untuk mengubah kebiasaan tersebut saat hamil. Namun, bukan berarti Ibu tidak bisa melahap makanan ibu hamil yang lezat. Banyak sekali ragam sajian yang tak hanya enak, tetapi juga kaya akan gizi yang sangat dibutuhkan oleh calon buah hati di dalam perut Ibu.

Bukan hanya harus mengetahui tentang resep-resep baru untuk mengolah makanan agar tidak cepat bosan, Ibu juga harus mengetahui bagaimana kandungan nutrisinya bagi si kecil. Banyak yang berkata bahwa ada beberapa nutrisi penting yang wajib dipenuhi demi sempurnanya tumbuh kembang janin, seperti kalsium, zat besi, protein, kolin, dan juga asam folat. Tak seperti nutrisi lainnya, asam folat dianggap sangat bermanfaat dalam pertumbuhan otak janin. Beberapa orang percaya bahwa asam folat bisa membantu menurunkan risiko munculnya kelainan bawaan yang terjadi saat masa kehamilan. Untuk itu, mari cari tahu mengenai asam folat dan beberapa makanan ibu hamil yang menjadi sumber utama zat penting satu ini!

 

Mengapa asam folat?

Mengonsumsi makanan ibu hamil yang kaya akan asam folat atau yang juga dikenal dengan nama vitamin B9 ternyata memiliki banyak manfaat bagi masa kehamilan. Tidak hanya berfungsi untuk membantu perkembangan janin, tapi juga bagi masa depannya. Dengan asam folat yang cukup, risiko anak terkena autisme setelah lahir akan menurun sebanyak 40%. Tidak hanya itu, zat yang kaya akan manfaat ini juga menjadi pembentuk otak dan tabung saraf.

Banyak yang beranggapan bahwa asam folat wajib dikonsumsi saat janin sudah berada dalam rahim. Namun, sebenarnya Ibu harus memenuhi kebutuhan asam folat ini sebelum hamil atau saat masih merencanakan kehamilan. Hal ini dikarenakan beberapa kelainan bawaan terjadi pada sekitar 28 hari pertama, tetapi sayangnya tidak banyak Ibu yang mengetahui bahwa dirinya mengandung dalam jangka waktu tersebut. Demi buah hati yang sehat dan sempurna, ada baiknya Ibu mengonsumsi makanan ibu hamil yang kaya akan asam folat, seperti susu PRENAGEN, setidaknya sekitar sebulan sebelum dan satu bulan setelah masa kehamilan.

 

Apa akibatnya saat tubuh kekurangan asam folat?

Beberapa diantara Ibu pasti telah mengetahui bahwa kurangnya asupan asam folat harian dalam makanan ibu hamil dapat menyebabkan bayi lahir dengan kelainan bawaan. Seperti yang telah diketahui, asam folat dapat membantu menutup tabung saraf dengan sempurna yang berkaitan dengan tumbuh kembang otak. Jika Ibu melahap makanan ibu hamil yang mengandung sedikit zat asam folat, maka bayi akan lahir dengan kondisi cacat pada tabung sarafnya dan mengakibatkan munculnya kelainan, seperti:

  1. Anensefali
    Jika Ibu kurang mengonsumsi makanan kaya asam folat, maka bayi dapat lahir dengan cacat bawaan seperti anensefali. Kelainan ini muncul karena sebagian besar otak, tengkorak, dan juga kulit kepala tidak menutup dengan sempurna. Selain itu, anensefali juga mengakibatkan janin hanya bisa bertahan hidup setelah beberapa jam atau hari setelah lahir. Bayi dengan anensefali biasanya terlahir dengan hilangnya kemampuan merasakan sakit, melihat, dan mendengar sehingga tidak bisa merasakan lingkungan sekitarnya.
  2. Spina bifida
    Lain lagi dengan anensefali, spina bifida adalah kelainan pada bagian tulang belakang yang gagal tertutup dengan baik. Biasanya, spina bifida dapat dideteksi dengan munculnya semacam benjolan di sekitar punggung bawah bayi, yakni di dekat tulang ekor. Selain kurangnya asupan asam folat, spina bifida bisa terjadi pada bayi karena faktor keturunan dan lingkungan. Jadi, jika anak pertama mengalami kelainan ini, maka risiko melahirkan anak dengan spina bifida selanjutnya akan lebih besar. Akibat dari kekurangan ini adalah anak dapat mengalami kesulitan berjalan dan juga tidak bisa merasakan keinginan buang air.
  3. Encephalocele
    Selanjutnya, jika bayi tidak mendapat asam folat yang cukup saat berada di dalam rahim, kelainan bernama encephalocele juga dapat terbentuk. Biasanya bayi dengan encephalocele atau cranium bifidum ini memiliki benjolan yang relatif besar di kepala belakang maupun di bagian wajah, yakni pada dahi atau hidung. Dengan kemampuan dunia kedokteran sekarang, hanya ada satu cara yang bisa menghilangkan benjolan encephalocele yaitu dengan menjalani operasi yang biasa dilakukan saat anak masih kecil.

Jadi, apa saja makanan ibu hamil yang harus dikonsumsi?

Ibu pastinya tidak ingin anak lahir dengan beberapa kelainan seperti di atas, bukan? Oleh karena itu, makanan ibu hamil harus menyertakan beberapa porsi dari makanan bergizi, antara lain:

  • Sayuran hijau
    Banyak orang yang mempercayai bahwa sayuran hijau merupakan makanan sehat dan tidak akan menimbulkan efek negatif terhadap tubuh. Hal tersebut dapat Ibu percayai karena selain sehat, sayuran berdaun hijau juga kaya akan folat yang baik bagi kandungan. Ibu bisa mencoba sayur, seperti bayam ataupun brokoli yang juga antioksidan terbaik, untuk dikukus maupun dipanggang.
  • Kacang-kacangan
    Sangat banyak jenis kacang-kacangan yang bisa menjadi sumber folat bagi janin Ibu. Jenis kacang polong, lentil, pinto, garbanzo, ataupun kacang hitam bisa menjadi teman makan sehari-hari. Tidak hanya bisa menjadi campuran pada sup, kacang-kacangan ini juga bisa disulap sebagai hidangan utama.
  • Serealia utuh
    Selain mengenyangkan, ternyata dalam serealia utuh terdapat sejumlah folat yang bisa membantu memenuhi kebutuhan harian janin. Tetapi, Ibu harus tetap memperhatikan nilai gizi yang terdapat di setiap kemasan serealia utuh untuk mengetahui seberapa banyak folat yang dikandung pada tiap gelasnya. Dengan begitu, Ibu bisa menyantap serealia utuh kegemaran saat bosan dengan makanan lainnya dan tetap bernutrisi.
  • Hati sapi
    Memang tak semua ibu hamil mampu memakan hati sapi dikarenakan bau atau teksturnya yang bisa membuat perut semakin mual. Tetapi, di dalam hati sapi terkandung folat yang baik untuk janin. Namun, jangan terlalu banyak melahapnya, Ibu! Hati sapi juga mengandung vitamin A yang bisa berdampak buruk bagi si kecil dalam perut. Jadi, makan secukupnya saja, ya.
  • Asparagus
    Bagi Ibu penggemar makanan barat, pasti sudah tak asing lagi dengan asparagus. Rupanya, asparagus yang berbentuk memanjang berwarna hijau ini mampu memberikan asupan folat yang hampir sama tingginya dengan sayuran berdaun hijau, yakni sekitar 65% kebutuhan folat harian. Tak heran jika asparagus dipilih sebagai salah satu makanan ibu hamil penuh nutrisi dan memiliki cita rasa berbeda dari sayuran lainnya.

Selain disebabkan oleh kurangnya asupan melalui makanan, kekurangan asam folat juga dapat disebabkan oleh masalah penyerapan nutrisi pada tubuh Ibu, sel yang membelah terlalu cepat, mengonsumsi alkohol, serta metabolisme yang tak lancar. Untuk itu, masukkan beberapa makanan ibu hamil yang kaya akan asam folat agar janin tumbuh sehat dan sempurna. Agar asupan asam folat lebih terjamin, Ibu bisa meminum susu ibu hamil PRENAGEN, dua gelas setiap hari!