Masa Persiapan

5 Tips Mempercepat Kehamilan

Ditulis oleh: Taufiq

5 Tips Mempercepat Kehamilan

Satu hal yang paling ditunggu oleh pasangan yang telah menikah adalah memiliki keturunan. Namun demikian tak sedikit pasangan yang harus menunggu dalam waktu lama untuk bisa memiliki keturunan. Hal ini bisa dipengaruhi oleh masa subur ataupun pola hidup kurang sehat yang dijalani bersama pasangan. Nah, jika kondisi ini sedang Ibu alami bersama pasangan, Ibu bisa melakukan tips berikut ini sambil mengonsumsi susu persiapan kehamilan yang bisa membantu Ibu untuk cepat hamil. 

 

Melansir dari klikdokter.com, berikut ini 5 tips mempercepat kehamilan yang bisa Ibu ikuti:

  1. Mengenali siklus haid. Mengenali fase siklus haid ternyata dapat membantu agar Ibu lebih cepat hamil. Pasalnya, pada fase pertama bisa dilihat dari hari pertama haid, yang mana tubuh mengeluarkan hormon yang bisa menstimulasikan telur (ovum) di dalam folikel di indung telur (ovarium). Namun, di hari ke 2 sampai dengan 14 siklus haid, hormon akan membantu menebalkan dinding rahim sehingga siap untuk dibuahi.
  2. Mendeteksi hormon ovulasi. Biasanya saat terjadi peningkatan hormon LH (Luteinizing Hormone) di tubuh, telur akan dikeluarkan dari indung telur. Hal ini bisa langsung dideteksi dengan penggunaan alat pendeteksi kehamilan yang nantinya cukup efektif memberikan informasi mengenai hormon ovulasi ini.
  3. Mengetahui kapan hari paling subur. Kesempatan untuk hamil paling besar terjadi pada saat berhubungan seksual 1 sampai 2 hari sebelum masa ovulasi. Jika siklus haid Ibu normal sekitar 28 hari, perhitungan ini bisa dilakukan dengan cara menghitung mundur 14 hari dari perkiraan haid berikutnya, kemudian itulah masa subur Ibu.
  4. Melakukan hubungan saat ovulasi. Seorang wanita memiliki satu hingga dua juta telur, tetapi yang keluar saat ovulasi hanya sekitar 300 sampai dengan 400 telur. Telur yang keluar ini nantinya berjalan melalui tuba falopi yang dibawa langsung menuju rahim dan siap dibuahi. Namun, telur di rahim hanya mampu bertahan selama 12 – 24jam, tidak sama dengan sperma yang bisa bertahan dari 3 sampai 5 hari. Untuk itu, lakukanlah hubungan saat ovulasi ini.
  5. Memerhatikan perubahan suhu tubuh. Setelah telur dilepaskan, biasanya dapat memicu keluarnya hormon progesterone yang bisa membantu menebalkan rahim untuk mempersiapkan kehamilan. Saat hormon progesterone ini keluar, ternyata dapat mengubah perubahan suhu tubuh ibu hamil di pagi harinya. Untuk itu, apabila ini terjadi bisa menjadi pertanda masa ovulasi. 

 

Selain kelima hal di atas, Ibu harus memeriksakan kondisi tubuh, karena kondisi tubuh yang kurang fit ternyata dapat menghambat proses keberlangsungan kehamilan. Untuk itu, Ibu juga disarankan untuk rutin meminum susu persiapan kehamilan agar kebutuhan nutrisinya tercukupi.

 

Minumlah PRENAGEN esensis,  nutrisi persiapan kehamilan yang rendah lemak, dengan kandungan Zinc yang dapat menjaga sistem reproduksi agar berfungsi dengan baik, Asam Folat untuk mencegah tabung saraf otak (Neural Tube Defect), dan juga Kalsium, Fosfor, Magnesium dan Vitamin D untuk kepadatan tulang.