Ini Lho, 4 Vitamin untuk Meningkatkan Kesuburan Wanita

Ditulis oleh: Redaksi Klikdokter.com

Ini Lho, 4 Vitamin untuk Meningkatkan Kesuburan Wanita

Tahukah Ibu, merencanakan kehamilan sangat penting untuk dilakukan. Banyak vitamin dan nutrisi penting yang Ibu perlukan sebelum kehamilan untuk memastikan tumbuh kembang Buah Hati yang sempurna.  Ibu sedang menjalani program kehamilan? Jika ya, tingkatkan peluang kehamilan dengan mengonsumsi vitamin untuk kesuburan wanita berikut, yuk

Vitamin untuk Meningkatkan Kesuburan Wanita

Buat Ibu yang sedang menjalani program hamil, ketidaksuburan bisa menjadi perjalanan yang sulit. Namun tahukah Ibu, kalau faktor mikronutrien juga berperan dalam meningkatkan kesuburan wanita? Berikut beberapa vitamin yang mempengaruhi kesuburan.

1. Vitamin B Kompleks

Mengkonsumsi makanan bernutrisi sangat penting untuk Ibu yang sedang melakukan program kehamilan. Sumber makanan yang kaya akan delapan vitamin B (dikenal sebagai B kompleks) memainkan peran penting dalam mendukung kehamilan yang sehat.

No

Vitamin

Manfaat

1

B1 (Tiamin)

Berperan dalam perkembangan otak Buah Hati.

2

B2 (Riboflavin

Menjaga mata dan kulit Buah Hati tetap sehat.

3

B3 (Niacin)

Meningkatkan kerja sistem pencernaan, serta meredakan mual dan muntah selama kehamilan.

4

B5 (Asam Pantotenat)

Meningkatkan hormon kehamilan.

5

B6 (Piridoksin)

Berperan dalam perkembangan otak dan sistem saraf Buah Hati.

6

B9 (Asam Folat)

Mengurangi risiko Buah Hati terlahir cacat.

7

B12 (Cobalamin)

Membantu melindungi tulang belakang serta sistem saraf pusat Ibu dan Buah Hati.

 2. Vitamin C

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Fertility and Sterility, suplemen vitamin C dapat meningkatkan kadar hormon dan meningkatkan kesuburan. Penelitian ini menunjukkan kelompok yang menerima terapi vitamin C mengalami peningkatan kadar progesteron, sedangkan kelompok yang tidak menerima terapi tidak mengalami perubahan progesteron. Selain itu, tingkat kehamilan secara signifikan lebih tinggi pada kelompok vitamin C, yaitu 25% dalam waktu enam bulan, sedangkan hanya 11% dari kelompok tanpa terapi yang mengalami kehamilan dalam periode waktu yang sama.

Makanan kaya akan vitamin C termasuk brokoli, kembang kol, kangkung, buah kiwi, buah jeruk, paprika, stroberi, dan tomat.

No

Sumber makanan (takaran saji 100 gram)

Kuantitas nutrisi (mcg)

1

Paprika

126

2

Brokoli

79

3

Stroberi

57

4

Kol

45

5

Jeruk

42-52

6

Tomat

30

7

Bayam

30

 3. Vitamin D

Beberapa penelitian menemukan bahwa Ibu dengan vitamin D dalam darah 30 ng/mL atau lebih  memiliki tingkat kehamilan yang lebih tinggi (Paffoni et al., 2014; Ozkan et al., 2010; Rudick et al., 2012; Garbedian et al., 2013). Dua penelitian menemukan bahwa Ibu yang memiliki kadar vitamin D normal berpotensi empat kali lebih mungkin untuk hamil melalui IVF dibandingkan dengan Ibu yang memiliki tingkat vitamin D rendah (Ozkan et al., 2010; Rudick et al., 2012). Studi lain juga menemukan bahwa penerima sel telur donor dengan tingkat vitamin D normal memiliki tingkat kehamilan yang lebih tinggi dibandingkan Ibu yang memiliki tingkat vitamin D rendah (Rudick et al., 2014).

Sebuah meta-analisis meneliti hubungan kadar vitamin D dalam darah dengan tingkat kelahiran hidup pada Ibu yang menjalani terapi kesuburan. Ditemukan bahwa Ibu dengan vitamin D dalam darah lebih besar dari 30 ng/mL memiliki tingkat kelahiran hidup yang lebih tinggi dibandingkan Ibu dengan tingkat vitamin D yang lebih rendah (Chu et al., 2018).

Bagi Ibu yang kekurangan vitamin D dapat meningkatkannya dengan mengkonsumsi makanan kaya akan vitamin D, seperti ikan-ikanan.

No

Jenis Makanan

Ukuran Saji

Kandungan Folat dan Asam Folat

1

Salmon

155 gram

815 IU

2

Tuna

100 gram

268 IU

3

Kuning telur

17 gram

27 IU

4. Vitamin E

Vitamin E merupakan nutrisi penting untuk ovarium dan juga bertindak sebagai antioksidan, terutama untuk anti-penuaan. Bagi Ibu yang mencoba untuk hamil dapat mengkonsumsi sumber makanan dan suplemen Vitamin E untuk menghasilkan sel telur berkualitas. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam edisi Fertility and Sterility, ditemukan bahwa suplemen vitamin E dapat membantu meningkatkan ketebalan endometrium. Endometrium, yang merupakan lapisan rahim, bisa menjadi tipis karena sejumlah alasan, seperti kadar estrogen yang rendah. Ketika lapisan rahim kurang dari 8 mm dapat mengurangi kemungkinan keberhasilan implantasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 52% wanita yang mengkonsumsi 600 mg vitamin E setiap hari mengalami peningkatan ketebalan endometrium.

Minyak zaitun dan minyak nabati lainnya kaya akan vitamin E. Tetapi ada banyak makanan lain yang merupakan sumber vitamin E yang baik.

No

Sumber makanan (takaran saji 100 gram)

Kuantitas nutrisi (mg)

1

Biji bunga matahari

37

2

Minyak biji rami

29

3

Kacang almond

23,98

4

Brokoli

7,72

5

Tomat

1,36

6

Telur rebus

1,11

 

Dari keempat vitamin ini, vitamin mana yang sudah Ibu konsumsi? Sudahkah Ibu mengkonsumsi keempat vitamin itu? Agar lebih mudah, Ibu bisa mengkonsumsi susu yang mengandung keempat vitamin tersebut untuk meningkatkan kesuburan Ibu seperti PRENAGEN esensis. Cari tahu lebih banyak tentang PRENAGEN esensis, yuk.