Buah Penyubur Kandungan untuk Program Hamil

Ditulis oleh: Redaksi Klikdokter.com

Buah Penyubur Kandungan untuk Program Hamil

Sebagian besar pasangan setelah menikah memiliki harapan yang sama, yaitu ingin segera memiliki buah hati yang sehat dan lengkap. Ada banyak cara yang dapat dilakukan, salah satunya adalah dengan mengikuti Program Kehamilan atau Promil. 

Selama proses promil, menjaga kesehatan dan meningkatkan kesuburan sangatlah penting. Salah satu tindakan yang dapat diambil adalah dengan mengkonsumsi buah-buahan yang sehat dan bergizi untuk dapat membantu meningkatkan kesuburan. 

Yuk, mari kita lihat beberapa contoh buah-buahan sehat yang bisa dapat menyuburkan kandungan.

Alpukat

Alpukat bukan hanya enak rasanya, tetapi juga merupakan makanan yang kaya akan nutrisi yang penting untuk program hamil. Alpukat mengandung nutrisi penting seperti vitamin K, vitamin E, asam folat, kalium, dan lemak baik. 

Vitamin E dalam alpukat membantu tubuh menyerap nutrisi dengan lebih efektif, melindungi sel tubuh dari kerusakan oksidatif, dan memperbaiki lapisan rahim. Lemak baik dalam alpukat juga dapat menstabilkan kadar dan fungsi hormon wanita. Selain itu, kandungan vitamin K dalam alpukat dapat membantu tubuh menyerap nutrisi dengan efektif sambil menjaga keseimbangan hormon. Alpukat juga kaya akan kalium, yang penting untuk mengatur tekanan darah. 

Mengkonsumsi alpukat secara teratur dapat meningkatkan peluang kehamilan dan mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan. Alpukat dapat dikonsumsi mentah sebagai camilan atau mengolahnya menjadi jus untuk mendapatkan manfaatnya. Namun, tetap perhatikan porsi dan keseimbangan nutrisi dalam diet promil yang dijalani, ya.

Jeruk

Buah jeruk tidak hanya dikenal sebagai sumber vitamin C yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Buah jeruk juga mengandung kalium, kalsium, asam folat, dan antioksidan yang penting untuk kesehatan wanita. Nutrisi-nutrisi ini memiliki manfaat yang dapat membantu meningkatkan kualitas sel telur, memperlancar menstruasi, dan mengatur ovulasi. 

Selain itu, asam folat yang terdapat dalam buah jeruk juga sangat penting untuk kesehatan reproduksi wanita, karena dapat membantu mencegah cacat tabung saraf pada janin yang sedang berkembang. Dengan mengkonsumsi buah jeruk secara teratur, kesehatan pada organ reproduksi terjaga dan nutrisi yang penting untuk program hamil terpenuhi.

Nanas

Tak hanya jeruk, nanas juga merupakan sumber vitamin C yang sangat baik. Dalam laman Oriental Remedies Group menyebutkan bahwa seperempat cangkir jus nanas dapat memberikan 46% dari jumlah vitamin C yang direkomendasikan untuk dikonsumsi setiap harinya.

Tingkat vitamin C yang rendah telah dikaitkan dengan Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS). Jadi, penting untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin C untuk menjaga kesehatan sistem reproduksi dan membantu mengurangi risiko terjadinya PCOS.

Nanas juga mengandung enzim alami yang disebut bromelain. Enzim ini memiliki efek antiinflamasi, yang berarti dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Peradangan dapat menghambat kesuburan, dan jika peradangan tersebut menjadi kronis, dapat menyebabkan tubuh menekan ovulasi atau pelepasan sel telur. 

Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, nanas memiliki beberapa efek samping bagi kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengkonsumsinya. Terutama bagi yang sedang atau memiliki kondisi medis tertentu. 

Buah Beri

Dilansir dari laman The Bump, buah beri seperti blueberry dan raspberry kaya akan antioksidan alami dan fitonutrien anti-inflamasi, yang dapat membantu meningkatkan kesuburan baik pada wanita maupun pria. 

Seperti halnya buah jeruk, buah beri juga mengandung banyak folat dan vitamin C yang penting untuk perkembangan janin di masa depan. Buah beri bukan hanya sebagai penyedia nutrisi penting ini, tapi juga merupakan sumber serat yang berguna untuk membantu dalam menurunkan berat badan. Kehadiran serat ini bisa mendukung kesehatan tubuh serta mengurangi risiko masalah pada masa kehamilan, terutama bagi wanita dengan berat badan yang sehat. 

Oleh karena itu, disarankan untuk mengkonsumsi setidaknya satu cangkir buah beri setiap hari untuk mendapatkan manfaatnya. Buah beri ini dapat ditambahkan ke dalam menu sarapan, smoothie, atau makanan penutup lainnya.

Delima

Selain buah beri, buah delima juga kaya akan antioksidan yang bermanfaat untuk kesuburan baik pada wanita maupun pria. Mengutip laman Oriental Remedies Group, bagi wanita, antioksidan dalam buah delima dapat merangsang uterus dengan meningkatkan aliran darah ke rahim, serta mendukung pembentukan lapisan rahim yang sehat yang penting dalam proses penempelan embrio selama kehamilan. Sedangkan pada pria, antioksidan yang terkandung dalam buah delima dapat membantu meningkatkan kualitas sperma.

Tak hanya itu, buah delima juga kaya akan vitamin penting seperti Vitamin C dan E, serta asam folat,  yang semuanya bermanfaat dalam upaya untuk hamil. 

Oleh karena itu, disarankan untuk mengonsumsi sekitar setengah hingga satu cangkir jus buah delima secara berkala. Meski begitu, buah delima juga dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat, seperti pengencer darah. Jadi, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau ahli kesehatan untuk memastikan keselamatan dan kesesuaian dengan kondisi tubuh dan obat yang sedang dikonsumsi.

Selain buah delima, cek juga manfaat saffron yang dipercaya efektif untuk menyuburkan kandungan dan potensial untuk program hamil. Baca di sini: Manfaat Saffron untuk Kesehatan dan Program Hamil

Tomat

Tomat merupakan sumber nutrisi yang kaya akan likopen, yaitu suatu jenis antioksidan yang dapat meningkatkan kesuburan pada pria. Dalam hal ini, likopen membantu meningkatkan kualitas sperma dan meningkatkan tingkat kehamilan. 

Menurut sebuah penelitian, konsumsi suplemen likopen sebanyak 4-8 mg per hari selama 8-12 bulan telah terbukti membantu dalam meningkatkan kesehatan sperma dan juga meningkatkan tingkat keberhasilan kehamilan. 

Namun, lebih disarankan mengkonsumsi tomat yang dimasak karena 1 cangkir tomat yang dimasak memiliki kandungan likopen hampir dua kali lipat dibandingkan dengan 1 cangkir tomat mentah. Ada berbagai cara untuk mengonsumsi tomat yang dimasak seperti membuat sup tomat, semur tomat, atau tomat panggang yang sederhana. 

Ibu juga dapat menikmati manfaat tomat dengan cara dijus, menjadi minuman segar yang kaya akan vitamin, antioksidan, dan nutrisi penting lainnya. Yuk, lihat manfaat jus tomat bagi kesehatan berikut ini: Manfaat Jus Tomat untuk Kesehatan

Kurma

Melansir laman KlikDokter, dalam 100 gram kurma matang terdapat 281 kalori dan hanya 0,03 gram lemak. Selain itu, kurma matang mengandung 5,33 gram karbohidrat dan 0,6 gram serat. Tidak hanya itu, kurma matang juga mengandung protein sebanyak 0,17 gram, vitamin B6 sebanyak 0,012 miligram, zat besi sebanyak 0,07 miligram, serta magnesium dan potassium.

Tidak kalah dengan kurma matang, kurma muda juga memiliki kandungan gizi yang baik. Kurma muda memiliki kandungan serat yang tinggi, yaitu sebanyak 6,7 gram dalam 100 gram kurma muda. Serat ini bermanfaat dalam mengontrol kadar gula darah.

Selain serat, kurma muda juga mengandung berbagai vitamin dan mineral penting untuk tubuh, seperti kalium, magnesium, tembaga, kalsium, zat besi, vitamin K, vitamin B6, dan asam folat. Kurma muda juga kaya akan antioksidan, asam amino, dan seng. Ketiga kandungan ini diketahui dapat memperbaiki sistem reproduksi dan meningkatkan kesuburan baik pada wanita maupun pria.

Apabila Ibu ingin tahu lebih dalam tentang manfaat buah kurma, baca artikel berikut ini, ya: Manfaat Kurma Muda untuk Promil dan Cara Konsumsinya.

Buah Zuriat

Buah Zuriat memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan dan kesuburan. Kandungan flavonoid yang kaya akan antioksidan dalam buah Zuriat dapat memperbaiki kerusakan sel dalam tubuh, meningkatkan kualitas air mani pada pria, dan meningkatkan peluang terjadinya kehamilan. 

Selain itu, vitamin C dalam buah Zuriat dapat meningkatkan penyerapan zat besi dan memproduksi progesteron, sehingga membantu meningkatkan kesuburan pada wanita dan pergerakan sperma pada pria. Vitamin B kompleks yang terdapat dalam buah Zuriat juga dapat mengatasi masalah kadar homosistein yang tinggi pada folikel, yang dapat meningkatkan peluang terjadinya ovulasi dan kehamilan. 

Buah Zuriat juga mengandung antioksidan yang tinggi dan bermanfaat untuk mengatasi stres oksidatif. Ketika stres oksidatif dapat diatasi, hal ini dapat meningkatkan kualitas sperma, menjaga kesehatan sistem reproduksi, meningkatkan kesuburan, dan pada akhirnya meningkatkan peluang untuk cepat hamil. 

Itu dia beberapa buah-buahan yang baik untuk mendukung program hamil. Namun, perlu diingat bahwa hanya dengan mengonsumsi buah-buahan ini tidak menjamin kehamilan yang cepat. Yang terpenting dalam mempersiapkan program kehamilan adalah memastikan kebutuhan nutrisi tubuh terpenuhi dan menjaga kesehatan secara keseluruhan. 

Agar persiapannya optimal, Ibu perlu mulai minum susu penyubur kandungan sejak tiga hingga empat bulan sebelum kehamilan. Susu seperti PRENAGEN esensis bisa menjadi pilihan yang baik karena mengandung nutrisi penting yang dibutuhkan untuk membantu meningkatkan kesuburan. Baca lebih lanjut tentang kandungan dalam susu ini yang dapat membantu meningkatkan peluang kehamilan dan bagaimana penyajiannya dalam artikel berikut: PRENAGEN esensis: Susu Penyubur Kandungan Agar Cepat Hamil