Intip Manfaat dan Cara Konsumsi Kurma Muda Untuk Promil

Ditulis oleh: Amicis

Intip Manfaat dan Cara Konsumsi Kurma Muda Untuk Promil

Siapa Ibu yang pernah mendengar kurma muda untuk promil atau program hamil? Buah satu ini memang dikenal punya berbagai manfaat bagi kesehatan siapa saja, termasuk ibu hamil. Kurma dipercaya mampu menambah energi baik untuk ibu hamil menjelang persalinan. Tapi, benarkah jika manfaat yang diberikan kurma muda juga baik untuk promil?

Kurma muda memiliki tekstur, rasa dan juga warna yang berbeda dari kurma matang. Kurma muda masih berusia 120 hari, sedangkan kurma matang yang sering Ibu dan keluarga santap berusia 150 hari. Tak hanya kurma muda berwarna kuning, kurma muda merah untuk promil juga dipercaya dapat meningkatkan kesuburan.

Untuk tekstur, kurma muda tidak terasa lembek seperti kurma matang. Lebih garing saat digigit dan rasa kurma muda tidak terlalu manis. Jika kurma matang, rasanya manis dan mudah lumer di mulut. Meski begitu, ternyata kurma muda memiliki nutrisi yang kaya seperti kurma matang. Seperti apa sih manfaat dan cara mengonsumsi buah berwarna kuning satu ini?

Kandungan Kurma 

Meski identik dengan bulan Ramadan dan sebagai makanan utama berbuka puasa, kurma matang juga memiliki berbagai manfaat yang baik bagi tubuh. Tak hanya kurma matang, kurma muda untuk ibu hamil dan ibu yang tengah mempersiapkan kehamilan juga baik dikonsumsi. 

Untuk kandungan kurma matang atau buah berwarna coklat tua ini tidak perlu diragukan lagi, Bu! Dilansir KlikDokter dalam 100 gram kurma matang, terdapat kalori 281 kkal dan lemak total 0,03 gram. Kurma matang juga mengandung karbohidrat total sebanyak 5,33 gram dan serat 0,6 gram.

Tak hanya itu, kurma matang dikenal akan kandungan protein 0,17 gram, vitamin B6 0,012 miligram, zat besi 0,07 miligram, serta magnesium dan potassium. Bagaimana dengan kurma muda?

Buah kuning ini ternyata tak kalah akan kandungan nutrisinya, terutama serat yang baik dalam mengontrol kadar gula darah. Dalam 100 gram kurma muda, terkandung serat 6,7 gram yang lebih tinggi dibandingkan kurma matang.

Selain serat, kurma muda juga mengandung vitamin dan mineral baik untuk tubuh yaitu kalium, magnesium dan tembaga, serta kalsium, zat besi, vitamin K, vitamin B6 dan asam folat. Kurma muda juga kaya akan antioksidan, asam amino dan seng. Ketiga kandungan ini mampu memperbaiki sistem reproduksi dan meningkatkan kesuburan, baik bagi Ibu maupun Ayah.

Baca juga: Jarang Disadari, Ini 21 Manfaat Pisang Kepok untuk Kesehatan Ibu Hamil!

Apakah Bisa Kurma Muda Untuk Promil?

Pertanyaan ini yang sering ditanyakan bagi Ibu yang sedang mempersiapkan kehamilan. Apakah bisa konsumsi kurma muda saat menjalani promil? Hingga kini, belum ada penelitian jelas mengenai kurma muda untuk promil ataupun membuat pasangan menjadi subur. Namun, menurut Spring Acupuncture Australia, kurma muda baik untuk pria dan wanita berikut ini.

Kurma Muda Untuk Pria

Studi terhadap model tikus menemukan ekstrak buah kurma dapat meningkatkan proses terbentuknya sperma dan konsentrasi hormon seks pria. Hal ini disebabkan karena kurma muda mengandung senyawa fitokimia seperti vitamin A dan selenium yang melindungi fungsi testis dan stres oksidatif.

Selain itu, kurma muda juga kaya akan antioksidan misalnya flavonoid, fenolik, vitamin C, vitamin E dan vitamin A yang mampu menurunkan presentase sperma mati. Menurut KlikDokter, serbuk sari kurma (Date Palm Pollen/DPP) lebih dipercaya mengatasi masalah ketidak suburan di Timur Tengah, utamanya pria.

Percobaan pada tikus dan kelinci jantan, pemberian serbuk sari kurma dapat meningkatkan jumlah dan kualitas sperma, serta kadar hormon testosteron pada tikus jantan. Kendati begitu, percobaan pada manusia hanya menunjukkan dua uji klinis.

Pertama, pemberian serbuk sari kurma dapat meningkatkan jumlah sperma, memperbaiki gerak sperma dan meningkatkan hasrat seksual serta hormon reproduksi pada pria dengan gangguan kesuburan.

Kurma Muda Untuk Wanita

Nutrisi antioksidan dalam kurma muda dapat memberikan efek positif pada wanita, misalnya saja peningkatan kualitas sel telur dan perkembangan embrio awal. Kandungan polifenol didalamnya yang terbilang tinggi yakni 50,2 milligram, berpotensi memberikan kesuburan bagi wanita.

Pada studi sama seperti pria, serbuk sari kurma dapat meningkatkan kadar estrogen dan progesteron yang berperan dalam sistem reproduksi. Studi ini juga dilakukan pada tikus betina dewasa. Sedangkan efek kesuburan dalam serbuk sari kurma bagi wanita, belum diteliti lebih lanjut secara ilmiah yang membuktikan kebenaran pada manusia.

Baca juga: Yuk, Mari Menghitung Masa Subur dengan Kalkulator Masa Kesuburan!

Manfaat Kurma

Baik kurma matang dan kurma muda, keduanya memiliki manfaat baik untuk kesehatan. Jadi tak hanya kurma muda untuk promil saja ya, Bu! Penasaran apa saja manfaatnya? Yuk intip selengkapnya di bawah ini.

1. Melancarkan Pencernaan

Kandungan kurma yang tinggi serat tentu mampu memperlancar sistem pencernaan. Kurma matang mengandung serat 0,6 gram dan kurma muda memiliki serat 6,7 gram dalam 100 gram. Serat dalam kurma juga dapat mencegah terjadinya sembelit. Maka dari itu, buah ini dianjurkan konsumsinya bagi ibu hamil

2. Mencegah Terjadinya Penyakit 

Selain kurma muda untuk promil, ternyata dapat menghindari Ibu dari berbagai penyakit kronis seperti diabetes, kanker dan jantung. Kadar antioksidan yang tinggi dalam kurma juga dapat membuat imun tubuh meningkat dan melindungi tubuh dari terjadinya radang.

Kurma juga bisa sebagai pengganti gula karena sudah manis dan kaya kandungan baik, serta mencegah anemia berkat kandungan zat besi di dalamnya. Ibu juga bisa konsumsi kurma muda untuk asam lambung, karena relatif rendah asam.

3. Membantu Proses Persalinan Normal

Saat persalinan normal, Ibu membutuhkan energi untuk diri sendiri dan juga janin agar semakin kuat. Dengan kalori dan karbohidrat yang cukup tinggi, kurma dapat memberikan tambahan energi terutama dalam persalinan.

Dilansir KlikDokter, dengan konsumsi kurma beberapa minggu jelang persalinan dapat membantu pelebaran rahim sehingga induksi tidak perlu dilakukan dan mengurangi waktu persalinan. Wah, khasiatnya mantap nih Bu!

4. Meningkatkan Hormon Oksitosin

Siapa yang tak kenal dengan hormon cinta atau hormon oksitosin? Bagi ibu hamil, hormon oksitosin menandakan Buah Hati akan segera lahir dengan membantu rangsangan atau kontraksi rahim. Sedangkan untuk ibu menyusui, hormon ini membantu merangsang produksi ASI setelah persalinan.

Nah kurma muda mampu meningkatkan hormon oksitosin dalam tubuh. Selain manfaat di atas, Ibu dan Ayah bisa jadi semakin mesra dan intim karena hormon ini mampu mempermudah proses orgasme.

Baca juga: 8 Manfaat Ampuh Buah Jambu Biji untuk Ibu Hamil

Cara Konsumsi Kurma Muda

Apabila Ibu ingin mengonsumsinya karena khasiat dan harga kurma muda untuk promil yang cukup terjangkau, perlu diingat jika jumlahnya perlu dibatasi ya, Bu. Dalam sehari, kurma matang atau kurma muda sebaiknya dimakan tak lebih dari 6-8 buah per hari pada Ibu dengan kesehatan normal, dan tak lebih dari 2-3 buah pada Ibu dengan kondisi diabetes.

Nah, cara konsumsi buah satu ini atau kurma muda untuk promil, tidaklah sulit dan mudah diolah. Selain itu, tak perlu bingung juga bagaimana cara makan kurma muda untuk ibu hamil. Temukan caranya di sini, Bu:

  • Konsumsi langsung buahnya
  • Diseduh menjadi sari kurma dengan menumbuk buah tanpa biji hingga halus atau menjadi serbuk.
  • Campurkan dengan buah favorit menjadi jus lezat, misalnya apel, wortel, tomat dan buah lainnya.
  • Masukkan pada masakan yang Ibu olah, misalnya sebagai sup atau bubur. Baik kurma utuh atau yang telah ditumbuk

Meski kurma muda untuk promil dipercaya dapat meningkatkan kesuburan. Perlu Ibu ketahui, kesuksesan promil juga dipengaruhi oleh faktor lainnya, seperti pola hidup sehat, menghindari stres, istirahat cukup dan melakukan pengecekan secara medis. Namun begitu, kurma matang dan kurma muda memiliki kandungan yang baik bagi kesehatan.