Masa Persiapan

Inilah Cara Menghitung Terlambat Datang Bulan, Cari Tahu Yuk!

Ditulis oleh: Amicis

Inilah Cara Menghitung Terlambat Datang Bulan, Cari Tahu Yuk!

Inilah Cara Menghitung Terlambat Datang Bulan, Cari Tahu Yuk! Meta desc: Telat haid merupakan tanda hamil. Namun juga dapat mengindikasikan hal lain. Berikut ini cara menghitung terlambat datang bulan yang perlu ibu tahu. Simak ya!

Telat datang bulan atau terlambat haid merupakan salah satu pertanda kehamilan. Namun bagi ibu yang baru pertama kali hamil, pasti akan sedikit kebingungan menentukan kapan batas telat haid. Ibu juga mungkin akan bertanya-tanya mengenai bagaimana cara menghitung terlambat datang bulan, serta kapan telat haid menjadi pertanda hamil. Dengan mengetahui rumus telat datang bulan, ibu dapat segera mengetahui penyebab telat datang bulan tersebut, apakah karena hamil atau gangguan lain.

Baca juga:Darah Menstruasi Sedikit? Ini Penyebabnya

Nah, dalam artikel ini akan dibahas tuntas mengenai cara menghitung telat haid 1 minggu atau lebih yang perlu ibu tahu. Simak ya!

Proses Terjadinya Menstruasi

Menstruasi atau haid merupakan hal alami yang secara teratur terjadi pada wanita guna mempersiapkan tubuh supaya bisa hamil. Haid bisa terjadi karena sel telur yang seharusnya dibuahi menempel pada dinding rahim yang menebal. Namun karena tidak ada pembuahan, maka dinding rahim yang menebal pun meluruh dan terjadilah menstruasi. Terdapat beberapa hormon yang terlibat dalam proses haid seperti hormon di area hipotalamus, indung telur, serta kelenjar yang ada di bawah otak.

Siklus Haid yang Normal

Sebelum mengetahui cara menghitung terlambat datang bulan, ibu perlu tahu mengenai siklus haid yang normal. Siklus haid merupakan masa atau periode dimulainya menstruasi bulan ini hingga satu hari sebelum menstruasi hari pertama di bulan selanjutnya. Rata-rata siklus haid wanita adalah 28 hari. Namun siklus ini tidak stagnan, bisa berubah-ubah tergantung dari kondisi fisik dan kesehatan wanita. Siklus bisa lebih panjang atau pendek, umumnya berkisar 21 hingga 35 hari.

Untuk masa menstruasinya berkisar antara 3 hingga 5 hari. Namun ada juga wanita yang mengalami masa menstruasi panjang hingga 7 hari. Jika haid berlangsung selama lebih dari 14 hari, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Cara Menghitung Batas Telat Haid

Seperti yang telah dijelaskan di atas, siklus haid bisa panjang atau pendek. Umumnya berkisar antara 21 hingga 35 hari. Setiap bulannya, siklus tersebut tidak mutlak sama. Terlambat mens beberapa hari merupakan hal yang normal. Lantas kapan seorang wanita disebut terlambat haid? Bagaimana cara menghitung terlambat datang bulan?

Nah untuk mengetahui berapa waktu telat haid yang normal dan apakah ibu mengalami telat haid yang normal atau tidak, ibu perlu mengetahui dan menghitung siklus. Tidak ada siklus haid yang teratur karena setiap wanita memiliki siklus yang berbeda-beda. Jadi normal atau tidak tergantung dari penghitungan siklusnya. Hindari beranggapan haid normal atau tidak jika belum menghitung siklus menstruasi itu sendiri.

Batas normal siklus haid adalah 21 hingga 35 hari, dengan rata-rata plus minus sekitar 2 hingga 3 hari dari bulan lalu. Misalnya jika ibu menstruasi di bulan lalu jatuh pada tanggal 6 Mei, maka di bulan Juni menstruasi akan jatuh pada kisaran tanggal 2 hingga 4 Juni jika siklus menstruasi rata-rata 28 hari. Bahkan jika siklus menstruasi kurang dari 28 hari, maka menstruasi periode berikutnya dapat terjadi pada tanggal 30 atau 31 Mei. Artinya, ada kemungkinan seorang wanita mengalami haid dua kali dalam 1 bulan. Hal ini normal jika memang siklus haidnya demikian.

Oleh karena itu, ibu dapat menghitung siklus haid dengan menggunakan kalender menstruasi. Ibu juga dapat mencatat siklus haid setiap bulannya untuk mengetahui apakah jadwal menstruasi teratur atau tidak. Jika terlambat 5 hingga 7 hari atau lebih dari jadwal yang seharusnya, maka inilah yang disebut terlambat haid. Ibu perlu mengecek penyebab telat haid dan berkonsultasi dengan ahlinya.

Kapan Telat Haid Menjadi Pertanda Kehamilan?

Setelah mengetahui cara menghitung terlambat datang bulan, ibu mungkin juga bertanya apakah telat haid tersebut disebabkan oleh kehamilan? Jawabannya adalah belum tentu. Meskipun demikian, bagi pasangan yang sudah menikah, telat haid terindikasi kuat mengarah pada kehamilan. Bagaimana cara mengetahuinya?

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, periode haid dapat dikatakan terlambat jika melebihi 5 hari atau lebih dari tanggal yang seharusnya. Nah di waktu-waktu ini, ibu dapat mengecek apakah telat haid disebabkan oleh hamil atau bukan dengan menggunakan test pack. Tentunya pengecekan ini perlu dilakukan, jika sebelumnya ibu dan pasangan telah berhubungan tanpa menggunakan pengaman atau alat KB.

Hal yang menjadi patokan adalah 5 hari setelah jadwal menstruasi jika ibu rajin mencatat siklus haid. Namun jika ibu memiliki siklus haid yang tidak beraturan setiap bulannya, maka cobalah untuk melakukan pengecekan setelah 5 hari dihitung dari siklus terpanjang. Contohnya jika sudah memasuki hari ke-40 setelah menstruasi bulan sebelumnya, haid tidak kunjung datang, maka segeralah cek menggunakan test pack. Jika hasilnya negatif dan mens tidak terjadi, maka segera periksakan diri ke dokter ya, bu.

Penyebab Terlambat Datang Bulan

Selamat jika ibu mengalami terlambat haid karena kehamilan! Namun selain kehamilan, ada beberapa faktor yang menyebabkan wanita terlambat haid. Ibu perlu waspada jika telat menstruasi disebabkan oleh hal yang kronis. Yuk, simak apa saja yang menjadi penyebabnya.

1. Stres

Rupanya faktor psikis atau stres menjadi salah satu penyebab ibu mengalami telat haid. Stres berpengaruh terhadap hormon dan otak yang mengatur haid. Jika dibiarkan, maka dapat menyebabkan penyakit serta mengganggu sistem reproduksi. Cara mengatasi telat datang bulan akibat stres adalah dengan melakukan relaksasi serta mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Rutin berolahraga serta melakukan hobi merupakan cara terbaik untuk mengelola stres.

2. Obesitas

Wanita obesitas rentan mengalami terlambat haid atau menstruasi. Hal ini dipengaruhi oleh perubahan hormon dalam tubuh akibat tumpukan lemak. Segera periksa ke dokter jika ibu mengalami hal ini, nantinya dokter akan memberikan saran mengenai diet dan olahraga yang tepat untuk mengatasinya.

3. Kurang Berat Badan

Tak hanya obesitas saja yang menjadi faktor penyebab telat haid, berat badan yang rendah pun demikian. Wanita dengan gangguan anoreksia atau bulimia sangat mungkin mengalami terlambat haid. Perlu ibu ketahui bahwa berat badan di bawah normal dapat menghentikan ovulasi. Untuk itulah, berat badan perlu dinaikkan ke angka normal agar siklus haid kembali lancar.

4. Penyakit Kronis

Selain itu, telat haid juga dapat disebabkan oleh penyakit kronis. Wanita yang memiliki penyakit kronis seperti diabetes, celiac, hingga kanker dapat mengalami terlambat menstruasi. Hal ini berkaitan dengan faktor hormonal. Segera minta petunjuk dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat, bu.

Baca juga:Menstruasi Tidak Teratur berarti Sulit Hamil?

Setelah mengetahui cara menghitung terlambat datang bulan serta penyebabnya, kini ibu tak perlu khawatir lagi jika mengalaminya. Jika terlambat haid karena kehamilan, segera periksa ke dokter kandungan untuk melihat perkembangan janin ya, bu. Begitu juga jika disebabkan oleh hal lain, ibu dapat konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.