Masa Menyusui

Tanda-Tanda Menstruasi akan Datang Menghampiri

Ditulis oleh: Taufiq

Tanda-Tanda Menstruasi akan Datang Menghampiri

Menstruasi merupakan siklus alami yang terjadi pada tubuh wanita. Pada umumnya, siklus ini terjadi tiap sekitar 4 minggu. Mulai dari hari pertama menstruasi mulai, sampai dengan hari pertama menstruasi berikutnya tiba. Walau demikian, tidak semua wanita mengalami siklus atau tanda-tanda menstruasi yang sama. Siklus mentruasi terkadang dapat datang lebih cepat, atau lebih lambat pada perbedaan yang berkisar antara 21 sampai 35 hari.

5 tanda-tanda Menstruasi yang Perlu dikenali

Pasalnya, hormon estrogen pada tubuh wanita akan meningkat setiap siklus menstruasi bersiap menghadapi terjadinya kehamilan. Masa ovulasi atau pelepasan sel telur dari ovarium dapat terjadi dan dinding rahim akan menebal. Jika tidak dibuahi, sel telur akan diserap tubuh dan dinding rahim yang sudah menebal akan luruh. Lalu, mengalir keluar dari tubuh bercampur bersama darah. Proses keluarnya darah dari vagina ini yang biasanya disebut haid atau datang bulan. Berikut beberapa tanda-tanda menstruasi yang perlu Ibu ketahui:

  1. Masalah Perut
    Ibu bisa merasakan beberapa masalah perut sebelum menstruasi. Biasanya Ibu akan mengalami dengan diare atau sembelit, kram, dan juga mual. Umumnya, ada pula sebuah keinginan untuk mengonsumsi makanan-makanan tertentu (ngidam). Sebagian wanita mungkin saja merasakan perubahan nafsu makan saat mendekati menstruasi.
  2. Perubahan Emosi Berlebih
    Perubahan emosi menjadi salah satu tanda-tanda menstruasi. Antara lain, Ibu akan merasakan suasana hati yang kurang bersahabat dengan aktivitas, sensitif pada keadaan dan terkesan cengeng. Itu menjadi sebuah pertanda, bahwa haid akan segera datang. Ibu juga bisa menjadi lebih jengkel dari biasanya atau mempunyai masalah tidur. Dan dalam kasus yang parah, Ibu memiliki kesulitan mengingat hal-hal dan berkonsentrasi pada hari-hari menjelang menstruasi.
  3. Perubahan Pada Bagian Tubuh
    Jerawat cenderung timbul di wajah Ibu saat haid muncul dikarenakan perubahan hormon. Ibu juga bisa saja mengalami pembengkakan di kaki dan tangan. Ibu akan mengalami pembengkakan di bagian payudara, dan ukuran puting akan lebih besar dari normalnya. Perubahan juga akan terjadi di sekitar kewanitaan Ibu yang menjadi kasar, dan lebih tebal dari biasanya. Terkadang, Ibu juga akan merasakan perubahan yang menggangu. Contohnya, timbul rasa pegal-pegal pada paha dan punggung.  
  4. Keputihan
    Jika Ibu melihat cairan berlendir berwarna putih dan tidak menimbulkan bau yang terdapat dari area kewanitaan Ibu, itu keputihan. Pada awalnya berwarna putih, namun lala-kelamaan akan menjadi kecoklatan, itu berarti jika keputihan telah dicampur dengan beberapa darah. Maka dari itu, Ibu  disarankan untuk memakai pantyliners.
  5. Perubahan Fisik
    Beragam gejala fisik dapat terjadi hingga 10 hari sebelum menstruasi datang. Sebanyak 80 persen wanita umumnya akan mengalami perubahan fisik jika menstruasi akan datang. Seperti Gangguan Pencernaan. Sebagian ada yang merasakan sering kembung, kram perut, mual diare atau sembelit. Bahkan ada yang cenderung hanya mengonsumsi jenis makanan tertentu. Masalah kulit juga menjadi sebuah pertanda akan terjadi mentruasi. Salah satu pertanda menstruasi yang menjengkelkan yakni, munculnya jerawat yang lebih banyak di wajah, dan ini terjadi akibat pengaruh hormon. Payudara juga terasa nyeri, nyeru di bagian sendi, dan nyeri di bagian punggung dan pinggang. 
     

Apa saja penyebab terlambat datang bulan pada wanita?

Secara normal rata-rata, seorang wanita mempunyai siklus menstruasi setiap 28 hari, dengan jarak berkisar antara 21 hari sampai dengan 35 hari. Tanggal terjadinya menstruasi tidaklah selalu sama setiap bulannya dengan selalu bergeser beberapa hari, kecuali siklus menstruasi memang kebetulan berkisar sekitar 30-31 hari. Lalu kenapa bisa terjadi telat datang bulan? Apa saja penyebabnya? Berikut ulasan secara lengkapnya.

  • Faktor PCO
    Faktor PCO atau polycystic ovary merupakan suatu kondisi ketika tubuh wanita menghasilkan lebih banyak hormon pria Androgen-Testosteron, dibandingkan hormon wanita Estrogen dan Progesteron. Hal ini dapat menyebabkan ovarium tidak mampu memproduksi sel telur yang sempurna, sehingga membuat pelepasannya bukanlah ovulasi. Apabila tidak terjadi ovulasi, maka tidak terjadi haid. 
  • Faktor Usia
    Faktor penyebab terlambat datang bulan selanjutnya yaitu, bisa berupa faktor usia. Pada usia remaja tubuh akan mengalami banyak perubahan hormon. Hal itu disebabkan, tubuh yang sedang menyesuaikan dengan hormon kewanitaan terkadang akan menyebabkan telat datang bulan. Sedangkan pada 45-55 tahun atau awal menopause, tubuh akan kembali mengalami masa transisi yang juga dapat menyebabkan haid kurang teratur. Setelah benar-benar mengalami menopause, wanita sama sekali tidak dapat mengalami haid lagi sebab ovarium sudah tidak menghasilkan sel telur.

Pentingnya mengenali beberapa tanda-tanda menstruasi seperti di atas. Hal itu bertujuan, agar Ibu mengenal manakah pertanda menstruasi dengan pertanda kehamilan. Penuhi pula kebutuhan nutrisi Ibu melalui PRENAGEN juice yang diperkaya dengan sari buah asli Pomegranate dan Anggur. Tidak hanya dikhususkan bagi Ibu hamil saja, semua wanita yang memerlukan asupan asam folat dan vitamin C juga bisa mengonsumsi PRENAGEN Juice yang menyehatkan dan juga menyegarkan.