Pentingnya Memeriksa Gerakan Janin

Ditulis oleh: Amicis

Pentingnya Memeriksa Gerakan Janin

Tidak semua ibu hamil paham benar mengenai apa yang harus dilakukan untuk selalu menjaga kesehatan dan juga kualitas kehamilan yang sedang berlangsung. Contohnya mengenai seberapa penting melakukan pengawasan terhadap pergerakan janin didalam perut.

Dapat mommy ketahui bahwa pergerakan bayi didalam perut dapat memiliki arti tersendiri pada setiap usia kehamilan. Memang waktu yang paling tepat dalam melakukan pemeriksaan pergerakan bayi pada kehamilan adalah ketika malam hari karena pergerakan bayi akan maksimal.

Baca Juga: Pertumbuhan Janin Pada Trisemester Awal

Namun perlu mommy ketahui bahwa terkadang tidak ada respon dari bayi karena mungkin sedang malas. Pada kondisi ini mommy perlu melakukan pancingan respon guna membuat sang bayi aktif bergerak. Perlu diketahui juga mengenai tipe pergerakan bayi berdasar usia kandungan.

Penting Diketahui

Meskipun pada kenyataannya tidak semua Ibu hamil paham benar mengenai bagaimana melakukan pemeriksaan terhadap pergerakan bayi pada usia kandungan yang sedang dijalani, namun pasti sudah banyak yang paham pula.

Yang pertama adalah pada saat kehamilan memasuki trimester kedua atau sekitar sekitar 16 hingga 20 minggu. Pada usia ini, pergerakan bayi yang paling umum adalah tonjokkan dan juga tendangan. Pergerakan bayi yang terjadi pada usia kehamilan ini disebut dengan fase percepatan.

Berikutnya adalah ketika sang Ibu memasuki usia kandungan minggu ke 21 dan 24. Pada usia kandungan ini, sang bayi juga mengalami peningkatan aktivitas. Pergerakan masih berkisar pada menendang-nendang serta jungkir balik. Hal ini mungkin dikarenakan air ketuban masih tersedia banyak pada kandungan sehingga membuat sang bayi leluasa dalam bergerak.

Lalu ketika memasuki usia kandungan minggu ke 25 hingga minggu 28. Yang mommy dapat ketahui adalah fakta bahwa sang janin akan mulai cegukan. mommy juga perlu paham bahwa sang janin sudah mulai dapat merespon suara dari luar karena memang pertumbuhan pendengaran sang semakin meningkat.

Terkadang sang janin dapat kaget akan suara dari luar juga. Berikutnya adalah pada saat usia kandungan 29 hingga 31 minggu atau memasuki kehamilan trimester ketiga. Pada usia kandungan tersebut, mommy akan menyadari bahwa pergerakan bayi semakin kuat namun lebih terkendali dan juga teratur. Terkadang juga mommy dapat merasakan adanya kontraksi pada rahim.

Kemudian ketika usia kandungan mommy berada sekitar minggu ke 32 hingga minggu ke 35. Di sini mommy perlu benar-benar memperhatikan bahwa pada usia kandungan tersebutlah merupakan puncaknya pergerakan janin pada rahim.

Baca Juga: Fase Perkembangan Janin 3 Bulan

Pada usia tersebut, mommy akan merasakan pula peningkatan pada frekuensi gerakan janin karena dia sudah tumbuh semakin besar dan juga kuat. Satu lagi usia kandungan yang perlu mommy ketahui adalah pada minggu ke 36 hingga 40.

Saat ini, tentu saja sang bayi sudah tumbuh besar sehingga akan mengalami kesulitan dalam bergerak. Aktivitas menghisap jempol dari sang bayi pun terkadang terlepas sendiri. Tiap usia baik awal trimester, kehamilan 6 bulan atau lebih tentu memberikan tanda pergerakan yang berbeda.