Gejala & Solusi

Bu, Ini Lho 7 Imunisasi yang Dianjurkan untuk Ibu Hamil

Bu, Ini Lho 7 Imunisasi yang Dianjurkan untuk Ibu Hamil

Imunisasi bagi ibu hamil sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan Ibu dan Buah Hati. Apa saja imunisasi yang dianjurkan untuk Ibu hamil?

Baca Juga: 14 Jenis Imunisasi Buah Hati Yang Ibu Harus Ketahui

Pentingnya Imunisasi untuk Ibu Hamil

Tahu nggak, Bu, kalau Ibu melakukan imunisasi, maka perlindungan yang didapatkan tidak hanya untuk diri Ibu sendiri, tetapi juga untuk menjaga kesehatan Buah Hati dalam kandungan, sekaligus menjadi pertahanan pertama terhadap penyakit tertentu saat Buah Hati lahir. Ini sejalan dengan pendapat Dr. Sharon Nachman, MD, kepala divisi penyakit menular anak di Rumah Sakit Anak Stony Brook, yang diulas pada website Orami.

Menurut Dr. Sharon Nachman, MD, antibodi dari Ibu hamil akan ditransfer ke Buah Hati selama beberapa bulan terakhir kehamilan. Nah, imunisasi yang Ibu lakukan akan meningkatkan antibodi Ibu sehingga memberi manfaat yang lebih baik pada penyaluran antibodi ke Buah Hati. Untuk informasi lebih lengkap, Ibu dapat membaca daftar vaksin yang aman dan dilarang untuk ibu hamil.

Lalu, imunisasi apa saja yang perlu Ibu hamil dapatkan selama masa kehamilan?

Imunisasi yang Dianjurkan untuk Ibu Hamil

1. Pertussis Aseluler (Tdap)

Imunisasi Tdap bisa Ibu dapatkan di usia kehamilan 27 sampai 36 minggu dan berguna untuk membangun antibodi, serta mencegah Ibu serta Buah Hati dalam kandungan terkena 3 penyakit, yaitu: 

Tetanus: penyakit yang disebabkan bakteri C.tetani dan bisa menyerang sistem saraf pusat serta mengakibatkan penyakit kejang otot. Penyakit ini dikenal pula dengan nama lockjaw.

Difteri: penyakit infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan, mengganggu pernapasan, dan dalam kondisi yang lebih parah bisa menyebabkan koma, lumpuh, atau berujung kematian.

Pertusis: penyakit akibat bakteri yang bisa berakibat fatal bagi Buah Hati, berupa batuk rejan.

2. Difteri Toksoid

imunisasi difteri ibu hamil

Imunisasi
difteri toksoid membantu membangun antibodi di dalam tubuh untuk melawan bakteri Corynebacterium diphtheriae penyebab penyakit difteri.

3. Pneumokokus

Imunisasi pneumokokus biasanya disarankan kepada Ibu hamil yang menderita penyakit ginjal dan diabetes. Tujuannya, agar Ibu dan Buah Hati memiliki perlindungan terhadap beberapa bentuk penyakit pneumonia.

4. Meningokokus

Meningokokus adalah penyakit yang disebabkan bakteri Neisseria meningitidis. Dari referensi Meningococcal Vaccination in Pregnancy, Ibu hamil yang mendapatkan imunisasi meningokokus dapat menghindarkan dirinya sekaligus Buah Hati yang baru lahir dari risiko terjadinya peradangan selaput pembungkus otak dan saraf tulang belakang akibat serangan virus, bakteri, jamur, parasit, dan mikroorganisme lainnya. Bagusnya, imunisasi ini sudah Ibu dapatkan setelah trimester pertama kehamilan.

5. Hepatitis A

imunisasi hepatitis ibu hamil

Penyakit hepatitis A merupakan salah satu penyakit yang dapat menyebabkan Buah Hati lahir prematur dan terjadinya infeksi pada Buah Hati baru lahir. Untuk mencegahnya, Ibu hamil perlu mendapatkan vaksin hepatitis A yang diberikan dalam 2 kali dosis dengan jarak antar dosis antara 6-18 bulan. Selain itu, imunisasi ini juga mampu melindungi Ibu hamil sekaligus Buah Hati dari serangan penyakit hati.

6. Hepatitis

Mendapatkan imunisasi hepatitis sangat penting bagi Ibu hamil, seperti yang dijelaskan dr. Atika pada website KlikDokter. Imunisasi ini bisa melindungi Ibu dan Buah Hati dari risiko sirosis hati sampai kanker hati.

7. Tetanus Toksoid

Penyakit tetanus disebabkan bakteri Clostridium tetani yang sangat berbahaya dan bisa membuat Buah Hati lahir terkena tetanus neonatorum. Akibat fatalnya, Buah Hati bisa meninggal dunia. Maka untuk mencegahnya, dapatkan imunisasi tetanus toksoid. Biar informasinya semakin lengkap, baca juga ulasan tentang vaksin tetanus toksoid berikut yuk: Jangan Diabaikan, Ini Pentingnya Vaksin TT pada Ibu Hamil

Nah itulah beberapa imunisasi yang dianjurkan untuk ibu hamil. Ibu sudah melakukan vaksin yang mana saja nih? Sharing yuk.

Artikel Terbaru Lainnya

Masa Kehamilan
Susu Ibu Hamil Bisakah Menambah Berat Badan? Ini Faktanya
Khawatir berat badan naik drastis karena rutin minum PRENAGEN Mommy? Cek kontribusi kalorinya dan batas kenaikan berat badan sehat saat hamil.
Masa Kehamilan
Apakah Susu Hamil Bebas Gula Tambahan Tetap Bernutrisi?
Susu hamil tanpa tambahan gula, apakah tetap bernutrisi lengkap? Cek kandungan PRENAGEN No Added Sugar yang cocok untuk kebutuhan Ibu.
Masa Kehamilan
Susu UHT atau Bubuk, Mana Lebih Cocok untuk Ibu Bekerja?
Bingung pilih susu UHT atau bubuk untuk kehamilan? Cek perbandingan kepraktisan & kandungan gizi PRENAGEN Mommy UHT untuk Ibu yang sibuk bekerja.
Masa Kehamilan
Pentingkah Susu Hamil Meski Sudah Makan Sehat dan Bergizi?
Sudah makan bergizi, tapi masih ragu perlu susu hamil? Cek apakah asupan PROTEIN, asam folat & DHA Ibu benar-benar cukup dari makanan sehari-hari.
Masa Kehamilan
Pusar Ibu Hamil Menonjol, Apakah Normal?
Pusar ibu hamil menonjol adalah hal normal. Pelajari penyebabnya, cara merawat kebersihan area pusar, serta tanda hernia yang perlu diwaspadai!
Masa Kehamilan
Apa Itu Hernia Umbilikalis? Kenali Tandanya Saat Hamil
Cari tahu apa itu hernia umbilikalis dan bedanya dengan pusar menonjol normal saat hamil. Pahami tanda bahayanya demi kesehatan Ibu dan buah hati di sini.

PRENAGEN Club, untuk Moms!

Dengan menjadi member, Moms akan mendapatkan beragam keuntungan seperti program pengumpulan poin berhadiah, promo dan kegiatan menarik, serta bergabung dalam forum diskusi. Ayo bergabung bersama PRENAGEN Club dan nikmati setiap manfaatnya untuk mendukung perjalanan kehamilan dan peran Moms sebagai orang tua.
PRENAGEN