Jenis Makanan Yang Bisa Menyebabkan Keguguran

Ditulis oleh: Redaksi Klikdokter.com

Jenis Makanan Yang Bisa Menyebabkan Keguguran

Makanan yang bisa menyebabkan keguguran memang harus dihindari oleh ibu hamil. Saat hamil, menu makanan yang dikonsumsi juga harus diperhatikan. Di mana hal itu bertujuan agar nutrisi untuk ibu hamil dan janin di dalam kandungan dapat tercukupi. Namun, terdapat beberapa jenis makanan yang ternyata dapat menjadi penyebab keguguran jika dikonsumsi ketika hamil. Oleh karena itu, penting sekali untuk ibu hamil mengetahui berbagai macam makanan yang harus dihindari. berikut beberapa jenis makanannya:

Nanas

Buah nanas termasuk makanan yang bisa menyebabkan keguguran. Bagi Ibu yang sedang hamil muda, dianjurkan untuk mengurangi nanas saat hamil. Sebab, dalam buah nanas terkandung enzim yang disebut protease bromelin, yang akan memberi efek buruk sehingga dapat mengakibatkan keguguran pada ibu hamil. Mari simak faktanya tentang efek makan nanas bagi ibu hamil di sini: Makan Nanas Muda Bisa Mencegah Kehamilan, Mitos atau Fakta?

Buah Delima

Buah delima, dapat menyebabkan keguguran saat dikonsumsi secara berlebihan. Sebab, akan menyebabkan kontraksi pada rahim, sehingga sangat berpotensi mengalami keguguran. Bagian biji adalah bagian yang paling berbahaya untuk ibu hamil.

Kepiting

Kepiting menjadi salah satu jenis seafood yang rasanya lezat dan digemari oleh masyarakat. Dalam kepiting juga mengandung kalsium untuk membantu memperkuat gigi dan tulang. Namun, ternyata ibu hamil harus menghindari mengonsumsi kepiting. Sebab, salah satu penyebab keguguran, jika mengonsumsi kepiting selama 3 bulan pertama usia kandungan. Kepiting dapat mengakibatkan ukuran rahim menyusut, pendarahan genital hingga keguguran kandungan. 

Lalu bagaimana dengan jenis seafood lainnya? Apakah Ibu hamil boleh mengonsumsi seafood atau tidak? Temukan jawabannya dalam artikel berikut ya Bu: Makan Seafood Saat Hamil, Apakah Boleh?

Pepaya Muda

buah yang satu ini, sangat berbahaya bagi perkembangan embrio. Sebab, senyawa yang terkandung pada pepaya bisa mengakibatkan kontraksi kuat pada rahim ibu hingga cukup berpotensi keguguran. 

Ikan Kaleng

Sebenarnya, ikan mengandung banyak protein dan vitamin yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Namun, menjalani masa 3 bulan pertama dianjurkan untuk tidak mengonsumsi ikan yang dikemas pada kaleng. Sebab, didalamnya mengandung banyak bahan pengawet.

Durian

Mengonsumsi buah ini saat hamil, diperbolehkan apabila dalam jumlah yang sedikit. Sebab, bila dikonsumsi dalam jumlah yang banyak bisa menjadi pemicu keguguran ibu hamil. Di dalam durian, mengandung asam arachidonat dan alkohol, apabila dikonsumsi secara berlebihan dapat membahayakan janin dan menyebabkan keguguran. Selain durian, berikut ini beberapa buah yang dilarang untuk ibu hamil: Buah yang Dilarang untuk Ibu Hamil, Berbahaya!

Telur Setengah Matang 

Telur adalah salah satu makanan yang kaya akan nutrisi penting bagi ibu hamil. Telur mengandung protein tinggi, vitamin D, kolin, dan asam lemak omega-3 yang semuanya sangat bermanfaat untuk mendukung perkembangan janin. Namun, Ibu perlu berhati-hati dalam mengonsumsi telur, sebaiknya tidak makan telur setengah matang atau mentah selama kehamilan. 

Telur yang tidak matang sempurna berisiko mengandung bakteri Salmonella yang dapat menyebabkan keracunan makanan. Infeksi bakteri Salmonella bisa berakibat serius bagi Ibu hamil, menyebabkan gejala seperti demam tinggi, muntah, sakit perut, sakit kepala, diare, dan dehidrasi. Tubuh Ibu juga dapat mengalami stres dan peradangan yang dapat mempengaruhi kesehatan janin. 

Infeksi bakteri ini juga meningkatkan risiko keguguran, karena bakteri ini dapat menyebar ke aliran darah dan mencapai janin, yang menyebabkan infeksi yang bisa berakibat fatal. Pada beberapa kasus, infeksi berat ini dapat memicu kontraksi rahim yang berujung pada keguguran atau persalinan prematur. Oleh karena itu, Ibu harus konsumsi telur yang benar-benar matang sempurna untuk menghindari risiko ini.

Keju

Keju juga harus dihindari saat hamil. Pada masa kehamilan, disarankan untuk tidak mengonsumsi keju lembut dari susu yang tidak dipasteurisasi (sterilisasi kuman) terlebih dahulu. Sebab, jenis keju tersebut bisa menjadi salah satu masuknya bakteri dan menjadi penyebab dari keguguran.

Oleh karena itu, penting untuk membatasi makanan yang dilarang semasa kehamilan. Selain itu, waspadai berbagai kebiasaan yang meningkatkan risiko keguguran pada ibu hamil. Baca selengkapnya di sini: 8 Penyebab Keguguran yang Paling Sering Terjadi

Daftar Minuman yang Dapat Menggugurkan Kandungan

Tak hanya makanan saja yang ada pantangannya untuk Ibu hamil, beberapa jenis minuman pun juga memiliki potensi untuk menggugurkan kandungan. Inilah jenis minuman yang harus Ibu hamil hindari.

  • Minuman yang tinggi kafein
  • Teh herbal
  • Minuman beralkohol
  • Susu dan jus buah yang tidak dipasteurisasi (sterilisasi kuman melalui pemanasan suhu)

Beberapa mitos-mitos ibu hamil Penyebab Terjadinya keguguran:

  • Berolahraga
    Faktanya, melakukan olahraga ringan saat hamil seperti yoga, jalan kaki, senam, berenang yang dilakukan secara teratur dan dalam porsi cukup selama masa kehamilan, justru baik untuk menjaga kesehatan dan kebugaran. Namun, jangan berlatih jenis olahraga baru yang belum pernah dilakukan sebelum hamil dan jangan lakukan jenis olahraga yang terbilang berat.
     
  • Penggunaan Komputer Berlebih
    Ada yang beranggapan, bahwa ibu hamil yang bekerja di kantor dapat menjadi penyebab keguguran. Namun kenyataannya itu tidaklah benar, karena radiasi komputer amatlah kecil sehingga tidak menimbulkan dampak buruk pada janin maupun memicu terjadinya keguguran.

Perhatian Khusus untuk Hamil Muda

Masa kehamilan trimester pertama adalah waktu yang krusial bagi perkembangan awal janin. Ibu hamil harus ekstra hati-hati dengan apa yang dikonsumsi, karena beberapa makanan dan minuman berpotensi memperbesar risiko gangguan kesehatan atau keguguran. 

Selain menghindari makanan dan minuman yang sudah disebutkan di atas, berikut anjuran tambahan untuk keamanan optimal selama hamil muda:

  • Batasi kafein. Hindari minuman berkafein tinggi seperti kopi, teh kental, dan minuman bersoda. Konsumsi kafein berlebihan bisa berpengaruh negatif bagi bayi.
  • Sayur hijau yang menyehatkan. Makan banyak sayuran hijau seperti bayam dan brokoli untuk mendapatkan asam folat tinggi, yang penting dalam mencegah cacat lahir.
  • Jauhi alkohol. Tidak ada jumlah alkohol yang terbukti aman saat hamil. Alkohol bisa sangat membahayakan perkembangan otak dan organ janin.
  • Perhatikan label makanan. Teliti membaca keterangan kandungan pada kemasan makanan dan minuman sebelum membeli. Hindari produk dengan bahan pengawet berlebih, pewarna buatan, dan pemanis intens.

Dengan perhatian ekstra pada pola makan selama hamil muda, Ibu meningkatkan kemungkinan memiliki kehamilan yang sehat dan melahirkan bayi yang sehat juga.

Peristiwa keguguran, pasti akan menyebabkan tekanan emosional pada semua pihak terutama untuk Ibu. Maka dari itu, diperlukannya dukungan positif dari Ayah serta keluarga yang sangat dibutuhkan.  

Jika setelah keguguran Ibu ingin merencanakan kehamilan lagi, ada beberapa hal yang perlu Ibu perhatikan. Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut yuk: Waspadai Hal Yang Dapat Menyebabkan Keguguran.

Referensi: 

  • Be Body Wise. 25 Foods That Can Cause Miscarriage in Pregnancy. https://bebodywise.com/blog/foods-causing-miscarriage/. Diakses pada tanggal 23 Juli 2024.Health Hub. 6 Foods You Must Keep Off the Menu. https://www.healthhub.sg/live-healthy/6-foods-you-must-keep-off-the-menu. Diakses pada tanggal 23 Juli 2024.