Tanda Awal Kehamilan yang Wajib Ibu Tahu

Ditulis oleh: Redaksi Klikdokter.com

Tanda Awal Kehamilan yang Wajib Ibu Tahu

Tanda Awal Kehamilan yang Wajib Ibu Tahu

Beberapa dari ciri-ciri orang hamil mirip dengan tanda-tanda menstruasi. Misalnya kram perut dan payudara berubah.

Ibu tentu bingung, bahkan tidak menyadari bahwa ibu telah positif hamil. Nah, supaya Ibu paham, ketahui penjelasan tanda-tanda awal kehamilan dalam artikel ini yuk. 

Ciri-ciri Orang Hamil

1. Suhu Tubuh Turun, Lalu Melonjak

Salah satu tanda awal kehamilan atau tanda-tanda orang hamil 3 hari yakni, suhu tubuh Ibu akan turun dan mengalami lonjakan setelah naik lagi. Suhu tubuh dapat terus meningkat, sampai mencapai 0,4-0,6 derajat dari suhu normal.

2. Keputihan

Keputihan ini disebabkan karena cervical mucus yang amat tipis sehingga mengeluarkan cairan ketika pembuahan.

3. Payudara Berubah

Tanda-tanda hamil muda yaitu payudara terasa lebih sensitif, padat, dan lebih kencang. Puting terlihat lebih muncul serta berwarna lebih gelap. Pembuluh darah juga lebih tampak pada permukaan kulit payudara.

4. Lebih Sering Buang Air Kecil

Perubahan hormon juga merupakan ciri-ciri awal kehamilan. Perubahan hormon juga bisa menyebabkan kebanyakan wanita lebih sering buang air kecil, terutama saat malam hari. Keinginan buang air kecil berlebih disebabkan pada pembesaran rahim yang menekan kantung kemih.

5. Sensitif terhadap Bau

Umumnya, mual saat hamil mungkin disebabkan oleh indera penciuman yang menjadi lebih tajam pada bau tertentu, baik itu yang beraroma positif seperti minyak wangi ataupun yang beraroma negatif seperti asap rokok. Makanan dengan aroma demikian bisa membuat calon Ibu hamil mual, terutama yang beraroma kuat seperti bawang dan telur.

6. Mual dan Muntah

Sekitar 50% wanita hamil mengalami mual dan muntah yang sering terjadi kira-kira sebulan setelah haid terakhir. Mual dapat terjadi hanya di pagi hari pada beberapa wanita, yang lebih dikenal dengan sebutan morning sickness. Akan tetapi pada wanita lain, kondisi ini dapat terjadi sepanjang hari. Situasi ini lebih sering terjadi di pagi hari karena naiknya asam lambung di malam hari dan naiknya kadar hormon beta-HCG. Mual dan muntah dapat dicegah dengan menjaga perut agar tidak kosong, terutama saat Ibu mengkonsumsi vitamin.

7. Hilangnya Nafsu Makan

Peningkatan kadar hormon beta-hCG (human chorionic gonadotropin) dan sensitivitas terhadap bau-bauan dapat menjadikan wanita hamil tidak berselera menyantap makanan yang sebelumnya biasa dikonsumsi. 

8. Kram Perut

Sejumlah wanita mengalami kram perut menjadi tanda awal kehamilan sebelum telat haid. Hal ini terjadi akibat telur yang dibuahi mengambil posisi, lalu menanamkan diri pada rahim. Implantasi terjadi antara 8 hingga 10 hari sesudah ovulasi atau sekitar 4-6 hari sebelum menstruasi berikutnya. Untuk mengatasi kram perut saat hamil, baca lebih lanjut disini ya: Penyebab Perut Kram Saat Hamil Muda dan Cara Mengatasinya

Tanda Awal Kehamilan Kembar

Orang tua yang mempunyai riwayat kembar akan mengalami kehamilan ganda ini. Ibu dapat mengetahui dengan pasti tanda awal kehamilan kembar sendiri. Namun sebaiknya, lakukanlah pemeriksaan rutin ke dokter kandungan. Berikut ini tanda awal kehamilan kembar yang bisa Ibu kenali.

  1. Muntah-muntah yang lebih parah. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh kadar hormon hCG yang meningkat 2 kali lipat daripada kehamilan tunggal.
  2. Pada trimester pertama berat badan janin akan meningkat cepat, kondisi ini bisa menandakan bahwa ada lebih dari satu janin dalam kandungan.
  3. Pada trimester kedua, Ibu akan kesulitan bernapas, pembengkakan pada tangan dan kaki, pembesaran rahim yang tidak normal, cepat lelah, anemia, payudara membengkak, dan sering buang air kecil.
  4. Rahim akan terus-menerus membesar seiring bertambahnya usia kehamilan. Saat kehamilan kembar, rahim akan terlihat lebih besar dibanding kehamilan tunggal.
  5. Adanya 2 detak jantung yang terpisah sampai usia kehamilan 12 minggu. Ibu bisa memastikannya melalui pemeriksaan USG. Adapun pemeriksaan melalui USG dapat dilakukan sejak awal kehamilan. Bahkan jumlah embrio dan detak jantung janin yang kuat dapat Ibu lihat 6 minggu, yaitu saat hari pertama menstruasi berakhir.

Tanda Awal Kehamilan Anak Kedua 

Tahukah Ibu, ternyata tanda awal kehamilan anak pertama dan kedua itu berbeda lho. Meskipun Ibu sudah memiliki pengalaman hamil sebelumnya dan secara umum gejalanya serupa, tetapi ada perbedaan-perbedaan yang akan Ibu rasakan.

  1. Perut lebih cepat membesar. Hal ini terjadi karena otot rahim sudah kendur dan ukurannya tidak kembali seperti semula setelah melahirkan untuk pertama kalinya.
  2. Sensitivitas Payudara Berbeda. Jika pada kehamilan pertama payudara Ibu terasa lebih sensitif dan mudah membesar, pada kehamilan yang kedua, payudara Ibu tidak akan terlalu sensitif dan tidak terlalu cepat membesar. 
  3. Saat kehamilan anak kedua, Ibu akan merasakan posisi janin agak ke bawah dibandingkan kehamilan pertama. Kondisi ini terjadi karena otot perut dan rahim lebih lemah dan melebar sehingga tidak mampu menopang janin seperti sebelumnya. 
  4. Merasakan gerakan janin lebih awal karena Ibu sudah pernah merasakannya pada kehamilan pertama. Pada kehamilan pertama, Ibu bisa merasakan gerakan janin pada bulan ke-5. Sedangkan pada kehamilan kedua, Ibu bisa merasakannya saat kehamilan bulan ke-4.
  5. Lebih mudah lelah. Selain memperhatikan dan menjaga kandungan, Ibu juga harus memperhatikan dan menjaga anak pertama saat mengandung untuk kedua kalinya. Maka dari itu, wajar jika Ibu merasa lebih mudah lelah.

Tanda awal kehamilan atau tanda-tanda hamil 1 hari dalam berbagai kondisi tertentu bisa Ibu ketahui dari beberapa penjelasannya di atas. Kenali berbagai kondisi tersebut untuk mencegah adanya hal buruk terjadi. Jika Ibu mengalami tanda-tanda diatas, selanjutnya Ibu bisa melakukan tes kehamilan menggunakan test pack. Untuk mendapatkan hasil yang akurat, pahami cara menggunakan dan membaca hasil test pack dalam artikel berikut: Test Pack: Cara Membaca, dan Menggunakannya Secara Benar