Masa Kehamilan

Catat Tanda Awal Kehamilan Paling Umum Berikut Ini

Ditulis oleh : Amicis

Catat Tanda Awal Kehamilan Paling Umum Berikut Ini

Adanya tanda awal kehamilan merupakan momen yang paling dinantikan oleh seorang perempuan yang menginginkan hadirnya buah hati di keluarganya. Terjadinya sebuah kehamilan menandakan bahwa Ibu dan pasangan mempunyai tingkat kesuburan yang baik. Hal ini juga menandakan bahwa Ibu dan pasangan tidak memiliki masalah kesehatan yang berarti.

Baca Juga: Alat Tes Kehamilan yang Akurat dengan Test Pack

Tanda Awal Kehamilan dalam Kondisi Tertentu

Berbagai kondisi yang rentan terjadi membuat Ibu menjadi cemas terkait apakah itu tanda kehamilan atau bukan. Berikut penjelasannya sesuai dengan kondisi tertentu yang Ibu rasakan:

  1. Tanda Awal Kehamilan sebelum Telat Haid
    Sering ditemukan wanita hamil telah memasuki usia kehamilan 12 minggu ke atas. Kondisi ini karena wanita tidak sadar jika hal itu menjadi salah satu tanda awal kehamilan. Perhatikan tanda pasti hamil yang harus Ibu ketahui:
     
    • Suhu Tubuh
      Salah satu tanda awal kehamilan atau tanda-tanda orang hamil 3 hari yakni, suhu tubuh Ibu akan turun dan mengalami lonjakan setelah naik lagi. Suhu tubuh dapat terus meningkat, sampai mencapai 0,4-0,6 derajat dari suhu normal.
       
    • Perubahan di Area Wanita
      Tanda hamil keputihan, dapat menjadi tanda yang perlu Ibu ketahui. Namun, bukan keputihan melainkan karena cervical mucus yang amat tipis sehingga mengeluarkan cairan ketika pembuahan.
       
  2. Tanda Awal Kehamilan setelah Berhubungan
    • Perubahan pada Payudara
      Tanda awal kehamilan atau tanda-tanda hamil muda dapat membuat payudara terasa lebih sensitif, padat, dan lebih kencang. Puting terlihat lebih muncul serta berwarna lebih gelap. Pembuluh darah juga lebih tampak pada permukaan kulit payudara.
       
    • Lebih Sering Buang Air Kecil
      Perubahan hormon, juga bisa menyebabkan kebanyakan wanita lebih sering buang air kecil, terutama saat malam hari. Keinginan buang air kecil berlebih disebabkan pada pembesaran rahim yang menekan kantung kemih.
       
    • Sensitif terhadap Bau
      Umumnya, mual saat hamil mungkin disebabkan oleh indera penciuman yang menjadi lebih tajam pada bau tertentu, baik itu yang beraroma positif seperti minyak wangi ataupun yang beraroma negatif seperti asap rokok. Makanan dengan aroma demikian bisa membuat calon Ibu hamil mual, terutama yang beraroma kuat seperti bawang dan telur.
       
    • Mual dan Muntah
      Sekitar 50% wanita hamil mengalami mual dan muntah yang sering terjadi kira-kira sebulan setelah haid terakhir. Mual dapat terjadi hanya di pagi hari pada beberapa wanita, yang lebih dikenal dengan sebutan morning sickness. Akan tetapi pada wanita lain, kondisi ini dapat terjadi sepanjang hari. Situasi ini lebih sering terjadi di pagi hari karena naiknya asam lambung di malam hari dan naiknya kadar hormon beta-HCG. Mual dan muntah dapat dicegah dengan menjaga perut agar tidak kosong, terutama saat Ibu mengonsumsi vitamin.
       
    • Hilangnya Nafsu Makan
      Peningkatan kadar hormon beta-hCG (human chorionic gonadotrophin) dan sensitivitas terhadap bau-bauan dapat menjadikan wanita hamil tidak berselera menyantap makanan yang sebelumnya biasa dikonsumsi.
       
  3. Tanda Awal Kehamilan sebelum Telat Haid
    Sebagian wanita dapat mengalami tanda awal kehamilan, bahkan sebelum waktu haid tiba. Hal ini terjadi karena perubahan hormon bertemu pada tubuh yang begitu sensitif. Berikut beberapa tanda yang perlu Ibu ketahui.
     
    • Sensitif terhadap Bau
      Perubahan awal yang menjadi tanda jika Ibu hamil adalah adanya berubahnya respon tubuh terhadap aroma. Kondisi ini disebabkan adanya pengaruh hormon progesteron yang meningkat di awal kehamilan.
       
    • Kram Perut
      Sejumlah wanita mengalami kram perut menjadi tanda awal kehamilan sebelum telat haid. Hal ini terjadi akibat telur yang dibuahi mengambil posisi, lalu menanamkan diri pada rahim. Implantasi terjadi antara 8 hingga 10 hari sesudah ovulasi atau sekitar 4-6 hari sebelum menstruasi berikutnya.
       
  4. Tanda Awal Kehamilan Kembar
    Orang tua yang mempunyai riwayat kembar akan mengalami kehamilan ganda ini. Ibu dapat mengetahui dengan pasti tanda awal kehamilan kembar sendiri. Namun sebaiknya, lakukanlah pemeriksaan rutin ke dokter kandungan. Berikut ini tanda awal kehamilan kembar yang bisa Ibu kenali.
     
    • Muntah-muntah yang lebih parah. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh kadar hormon hCG yang meningkat 2 kali lipat daripada kehamilan tunggal.
       
    • Pada trimester pertama berat badan janin akan meningkat cepat, kondisi ini bisa menandakan bahwa ada lebih dari satu janin dalam kandungan.
       
    • Pada trimester kedua, Ibu akan kesulitan bernapas, pembengkakan pada tangan dan kaki, pembesaran rahim yang tidak normal, cepat lelah, anemia, payudara membengkak, dan sering buang air kecil.
       
    • Rahim akan terus-menerus membesar seiring bertambahnya usia kehamilan. Saat kehamilan kembar, rahim akan terlihat lebih besar dibanding kehamilan tunggal.
       
    • Adanya 2 detak jantung yang terpisah sampai usia kehamilan 12 minggu. Ibu bisa memastikannya melalui pemeriksaan USG. Adapun pemeriksaan melalui USG dapat dilakukan sejak awal kehamilan. Bahkan jumlah embrio dan detak jantung janin yang kuat dapat Ibu lihat 6 minggu, yaitu saat hari pertama menstruasi berakhir.

Baca Juga: Pengaruh Kondisi Psikologis Ibu Hamil Saat Hamil

Tanda awal kehamilan atau tanda-tanda hamil 1 hari dalam berbagai kondisi tertentu bisa Ibu ketahui dari beberapa penjelasannya di atas. Kenali berbagai kondisi tersebut untuk mencegah adanya hal buruk terjadi. Ketahui pula sejak sekarang tanda-tanda hamil kosong agar Ibu tidak mengalaminya.