Ini yang Terjadi Jika Ibu Menyusui Kekurangan Nutrisi

Ini yang Terjadi Jika Ibu Menyusui Kekurangan Nutrisi

Semua Ibu menyusui pasti memiliki keinginan untuk memberikan nutrisi yang terbaik untuk bayinya agar dapat tumbuh dengan sehat dan cerdas. Menjaga kualitas dan kuantitas ASI dengan menjaga asupan makanan dan minuman adalah sebuah keharusan. Jika terjadi kekurangan nutrisi dampaknya bukan hanya pada bayi namun juga pada Ibu sendiri.

Dokter spesialis kandungan yakni, dr N.B Donny A.M. Sp.OG menjelaskan, pola makan yang sehat, bergizi dan bervariasi adalah hal yang penting  untuk diterapkan pada Ibu menyusui. Ia menjelaskan nutrisi dalam makanan untuk memenuhi nutrisi Ibu menyusui di kelompokkan menjadi 2.

Nutrisi makanan pada kelompok pertama ada karbohidrat, protein, dan lemak. Karbohidrat terdapat pada beras, roti, kentang, dan singkong. Selanjutnya, protein dapat ditemukan pada daging, ayam, kacang-kacangan, keju dan tempe. Sedangkan lemak terdapat pada minyak zaitun, minyak ikan, salmon dan lain-lain.

Baca Juga : Produksi ASI Berlimpah dengan Bantuan Susu Ibu Menyusui

Tak hanya itu, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B6, vitamin B12, vitamin D, lodium, kolin dan selenium juga termasuk dalam kelompok nutrisi ini. Banyaknya asupan nutrisi yang di dapatkan bayi melalui ASI tergantung pada seberapa banyak makanan yang Ibu konsumsi. Jika Ibu tidak makan apapun, maka tidak ada nutrisi yang didapatkan pada bayi Ibu. Jika makanan yang masuk sedikit, maka sedikit pula nutrisi yang didapatkan bayi Ibu dan jika makanan yang masuk banyak, maka nutrisi yang bayi Ibu dapatkan juga banyak.

Nutrisi makanan kelompok kedua diantaranya terdapat zat besi, asam folat, zink, dan tembaga. Zat besi terdapat pada daging yang memiliki kandungan lemak yang rendah, ayam telur, dan juga kacang-kacangan. Kalsium bisa Ibu dapatkan dari susu, yoghurt, keju, sayuran hijau dan brokoli. Kemudian untuk asam folat bisa Ibu dapatkan pada buah jeruk, sayuran hijau, alpukat, dan sereal. Zink terdapat pada daging sapi dan produk susu. Dan untuk tembaga terdapat pada kentang, kerang, jeroan, dan kacang-kacangan.

Khusus nutrisi makanan yang terdapat pada kelompok dua, nutrisi tersebut akan tetap ada dalam ASI meskipun Ibu tidak mengkonsumsinya. Karena menurut penjelasan dokter Donny, nutrisi yang terdapat pada kelompok dua dengan sendirinya akan dipenuhi oleh tubuh, namun jika nutrisi pada kelompok dua tidak dipenuhi, maka efek jangka panjangnya adalah tulang menjadi keropos. Sementara untuk dampak jangka pendek, badan akan mudah lelah atau linu karena nutrisi tubuh Ibu diambil oleh bayi melalui ASI.

Baca Juga : Mengapa Berat Badan Turun Ketika Menyusui?

Dokter Donny juga menyarankan untuk Ibu yang sedang menyusui untuk melengkapi nutrisinya dengan minum susu. Dengan begitu nutrisi akan tetap lengkap meskipun Ibu tidak memenuhi asupan pada nutrisi kelompok satu maupun dua. Jika nutrisi tidak lengkap dikhawatirkan dalam jangka panjang setelah menopause kepadatan tulang akan menurun dengan tajam sehingga akan terjadi pengeroposan pada tulang.

Setelah membaca dampak yang terjadi akibat kekurangan nutrisi ketika Ibu menyusui, tentu saja memnuhi nutrisi harian akan menjadi hal yang penting untuk dilakukan demi masa depan Ibu dan Buah Hati, untuk Ibu yang tertarik mengetahui lebih dalam tentang asupan nutrisi yang harus dipenuhi agar ASI Ibu terjaga kualitasnya dan Ibu tetap sehat, bisa artikel berikut ya: Kebutuhan Nutrisi Ibu Menyusui. 

Sumber :

  • https://kumparan.com/@kumparanmom

Artikel Terbaru Lainnya

Masa Kehamilan
Gusi Berdarah Saat Hamil? Ini Penyebab Gingivitis Gravidarum dan Cara Mengatasinya
Pahami apa itu gingivitis gravidarum, risiko radang gusi di tiap trimester, pengaruh morning sickness, hingga nutrisi penting pencegah radang gusi.
Masa Kehamilan
Usia Kehamilan Aterm untuk Persalinan dan Tumbuh Kembang Buah Hati
Ketahui jawaban pasti berapa minggu usia kehamilan aterm menurut klasifikasi medis terbaru, risiko persalinan, serta panduan nutrisi trimester ketiga di sini.
Masa Kehamilan
Manfaat Pilates Ibu Hamil dan Gerakan Aman Per Trimester
Ketahui mengenai pilates untuk ibu hamil, manfaatnya bagi persalinan, panduan gerakan per trimester, hingga tips nutrisi untuk pemulihan otot Ibu.
Masa Kehamilan
Cegah Risiko Lahir Prematur dengan Mengenali Kontraksi Dini
Kenali kontraksi dini di trimester 3, ciri-ciri dan penyebabnya, serta risiko prematur agar Ibu lebih waspada dan siap menjaga kehamilan.
Masa Kehamilan
Persalinan Caesar ERACS vs Biasa, Mana yang Lebih Cepat Pulih?
Pahami perbedaan operasi caesar biasa & ERACS. Ketahui keunggulan teknik ERACS yang minim nyeri dan percepat pemulihan agar Ibu bisa segera kembali beraktivitas.
Masa Kehamilan
Tes Genetik untuk Kehamilan Geriatri & Kapan Waktu Terbaik Melakukannya
Tes genetik pada kehamilan usia >35 tahun? Ketahui waktu terbaik skrining di trimester 1 dan 2 untuk deteksi dini janin. Pantau kesehatan Ibu dan buah hati demi persiapan matang!

PRENAGEN Club, untuk Moms!

Dengan menjadi member, Moms akan mendapatkan beragam keuntungan seperti program pengumpulan poin berhadiah, promo dan kegiatan menarik, serta bergabung dalam forum diskusi. Ayo bergabung bersama PRENAGEN Club dan nikmati setiap manfaatnya untuk mendukung perjalanan kehamilan dan peran Moms sebagai orang tua.
PRENAGEN