Ciri-ciri Kehamilan Ektopik dan Pengobatannya

Ditulis oleh: Redaksi Klikdokter.com

Ciri-ciri Kehamilan Ektopik dan Pengobatannya

Kehamilan ektopik adalah kondisi medis serius di mana janin berkembang di luar rahim, yang seharusnya janin berkembang di salah satu saluran tuba falopi. Hal ini bisa menyebabkan gejala seperti nyeri perut yang hebat dan pendarahan vagina. 

Kondisi hamil ektopik harus segera ditangani karena dapat mengancam nyawa ibu dan menyebabkan kerusakan permanen pada organ reproduksi. Ketahui informasi selengkapnya mengenai ciri-ciri, penyebab, dan cara penanganan kehamilan ektopik di sini. 

Apa Itu Kehamilan Ektopik?

Kehamilan ektopik terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi menempel dan tumbuh di luar rahim, biasanya di dalam saluran tuba falopi. Kondisi ini juga dikenal sebagai hamil di luar kandungan atau kehamilan tuba. 

Dalam kasus yang jarang terjadi, kehamilan tuba juga bisa terjadi di indung telur, serviks (leher rahim), atau bahkan di rongga perut.

Kehamilan tuba adalah kondisi yang cukup umum, dengan sekitar 1 dari 50 wanita hamil mengalaminya. Meskipun demikian, kondisi ini bisa menjadi serius dan berpotensi mengancam jiwa jika tidak ditangani dengan tepat.

Penyebab Kehamilan Ektopik

Penyebab pasti kehamilan tuba belum sepenuhnya diketahui. Namun, kondisi ini sering dikaitkan dengan kerusakan atau penyumbatan pada saluran tuba falopi. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko kehamilan tuba antara lain:

  • Peradangan atau infeksi di saluran tuba falopi
  • Pernah melakukan operasi di daerah panggul atau pada saluran tuba
  • Adanya jaringan parut pada saluran tuba
  • Kondisi medis yang mempengaruhi bentuk dan fungsi organ reproduksi dan saluran tuba falopi
  • Imbalance hormon yang mengakibatkan kelainan pada tuba falopi
  • Infeksi klamidia
  • Pertumbuhan janin yang abnormal atau adanya cacat janin

Ciri-ciri Kehamilan Ektopik

Gejala kehamilan tuba seringkali mirip dengan gejala kehamilan normal, seperti mual, nyeri di area payudara, dan hasil tes kehamilan yang positif. Namun, seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, gejala lain yang khas kehamilan tuba mungkin akan muncul, seperti:

  • Rasa sakit di salah satu sisi perut bagian bawah
  • Rasa sakit atau tekanan pada anus saat buang air besar
  • Ketidaknyamanan saat buang air kecil
  • Pendarahan ringan dari vagina
  • Rasa nyeri yang hebat di perut disertai dengan pendarahan dari vagina
  • Pusing dan nyeri bahu
  • Detak jantung cepat
  • Kaki dan tangan terasa dingin
  • Mata berkunang-kunang atau pandangan kabur
  • Wajah pucat
  • Sakit bahu atau leher
  • Nyeri di sekitar panggul
  • Gejala peradangan perut seperti mual, muntah, atau diare
  • Tes kehamilan positif tetapi tidak berkembang seperti kehamilan normal.

Jika Ibu mengalami gejala-gejala ini, segera hubungi dokter atau layanan kesehatan darurat.

Pengobatan Kehamilan Ektopik

Penanganan kehamilan tuba biasanya melibatkan penggunaan obat-obatan atau operasi. Pilihan penanganan tergantung pada sejauh mana perkembangan kehamilan dan kondisi kesehatan wanita tersebut.

Obat-obatan, seperti methotrexate, dapat digunakan untuk menghentikan pertumbuhan sel telur dan menghancurkannya. Setelah pengobatan, dokter akan memantau kadar hormon HCG (human chorionic gonadotropin) secara berkala untuk memastikan bahwa pengobatan berhasil.

Operasi mungkin diperlukan jika kehamilan tuba telah menyebabkan robekan atau pendarahan. Ada dua jenis operasi yang biasa dilakukan, yaitu laparoskopi dan laparotomi.

Jika kondisi ini terlambat diketahui dan ditangani, terdapat beberapa risiko komplikasi yang bahkan dapat mengancam nyawa Ibu. Baca informasi selengkapnya di sini yuk: Pentingnya Mengetahui Lebih Jauh Kehamilan Ektopik

Cara Mencegah Kehamilan Ektopik

Meskipun kehamilan tuba tidak dapat sepenuhnya dicegah, ada beberapa langkah yang dapat Ibu lakukan untuk mengurangi risikonya, seperti:

  • Menghindari perilaku seksual berisiko, seperti berganti-ganti pasangan seksual tanpa menggunakan kondom
  • Menghindari rokok
  • Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, termasuk tes darah dan USG, selama kehamilan

Ingatlah bahwa menjaga kesehatan dan kesejahteraan Ibu selama kehamilan adalah hal yang paling penting. Jika Ibu memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang kehamilan tuba, jangan ragu untuk berbicara dengan dokter atau profesional kesehatan lainnya.