Hypnobirthing, Melahirkan Menjadi Lebih Rileks dan Nyaman

Ditulis oleh: Redaksi Klikdokter.com

Hypnobirthing, Melahirkan Menjadi Lebih Rileks dan Nyaman

Tidak semua proses kehamilan berjalan dengan lancar, bahkan ada yang menyisakan ‘momok’ besar yang menakutkan bagi sebagian ibu. Mulai dari rasa sakit kontraksi yang tak tertahankan, aturan mengejan yang jika salah dapat menimbulkan resiko tinggi, hingga sensasi vagina yang digunting lalu dijahit jika kepala bayi terlampau besar.

Ketakutan akan hal tersebut kerap membayangi ibu hamil saat waktu bersalin hampir tiba. Proses melahirkan yang seharusnya berjalan tenang dan nikmat, berubah menjadi mengerikan yang tak jarang menyisakan trauma. Inilah yang membuat beberapa ibu hamil merasakan kecemasan luar biasa menjelang bersalin. Padahal, rasa cemas inilah yang membuat proses tersebut menjadi lebih sakit.

Pikiran yang tidak tenang, cemas, dan stres membuat tubuh menjadi tegang. Alhasil, proses melahirkan pun lebih sulit. Ibu membutuhkan ketenangan untuk bisa melahirkan dengan nyaman. Salah satunya adalah dengan mencoba metode hypnobirthing. Hypnobirthing dapat mengatasi kecemasan jelang persalinan.

Apa Itu Hypnobirthing?

Hypnobirthing merupakan sebuah metode yang menggunakan self-hypnosis atau hipnotis diri sendiri serta teknik relaksasi yang berguna untuk membantu ibu mengurangi rasa cemas dan takut saat menghadapi persalinan. Hypnobirthing merupakan perkembangan dari hypnosis yang digunakan untuk mengobati diri sendiri akan trauma atau phobia yang sifatnya ringan.

Baca Juga: Mengapa Harus Melahirkan dengan Operasi Caesar?

Hypnobirthing dapat membantu ibu hamil dalam mengatasi ketakutan dan sehingga mengurangi rasa sakit saat bersalin. Ibu juga akan lebih rileks dan nyaman saat melahirkan. Tubuh manusia memiliki sistem yang luar biasa. Ketika tenang, tubuh mengeluarkan hormon endorfin yang dapat mengatasi rasa sakit dan nyeri. Sebaliknya, ketika cemas, hormon kortisol yang keluar dan mampu menghalangi hormon endorfin untuk mengatasi nyeri. Inilah yang membuat persalinan semakin sakit saat Ibu tidak dalam keadaan rileks.

Peran hypnobirthing disini adalah mengatasi ketakutan dan kecemasan tersebut. Ibu hamil membutuhkan pendampingan fasilitator di awal pada saat menerapkan hypnobirthing Sebaiknya pasangan juga mempelajari metode karena pasangan umumnya akan menemani ibu hamil pada saat proses persalinan.

Cara Kerja

Hypnobirthing bekerja dengan berdasar pada kekuatan sugesti. Metode ini dapat memanfaatkan musik, video, serta kata-kata yang positif untuk mengarahkan pikiran, merilekskan tubuh, serta mengendalikan nafas ketika proses persalinan terjadi. Musik yang diputar dapat berupa kicauan burung, suara alam, gemericik air, atau kalimat positif yang menenangkan.

Proses hypnosis pada hypnobirthing dapat dilakukan sendiri, bersama dengan pasangan, atau dengan pendampingan fasilitator. Jika ibu hamil dan pasangan ingin melakukan hypnobirthing sendiri, maka dapat mengikuti pelatihan atau kelas khusus hypnobirthing. Di kelas tersebut, calon ibu dan pasangan akan diajarkan bagaimana teknik yang benar saat bersalin, posisi tubuh, relaksasi, self-hypnosis, serta teknik bernapas.Biasanya kelas tersebut sudah dapat diikuti ketika usia kandungan ibu mencapai 32 bulan.

Tahapan Hypnobirthing

Ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan oleh Ibu saat melakukan hypnobirthing. Beberapa tahapan tersebut meliputi:

  1. Pastikan Kondisi Ruangan Tenang

    Sebelum memulai hypnobirthing, perlu dipastikan bahwa kondisi ruangan tenang. Alunan musik serta aromaterapi yang menenangkan juga disarankan untuk membuat ibu hamil merasa tenang. Kondisi ruangan yang tenang serta nyaman sangat mendukung keberhasilan hypnobirthing.
  2. Relaksasi Otot

    Setelah memastikan kondisi ruangan, langkah pertama yang dilakukan adalah relaksasi otot. Relaksasi otot diawali dengan peregangan otot kaki, otot tangan, hingga leher. Kemudian hembuskan nafas perlahan dan buang pikiran negatif yang mengganggu. Pada saat relaksasi, usahakan untuk fokus dan benar-benar rileks. Kenyamanan Ibu saat melakukan tahapan ini sangat berpengaruh pada keberhasilan hypnobirthing.
  3. Fokus pada Satu Titik

    Jika tahapan relaksasi sudah dilakukan, tahapan selanjutnya adalah fokus pada satu titik. Arahkan mata ke satu titik sampai benar-benar fokus, mengantuk, dan akhirnya ingin memejamkan mata.
  4. Sugesti

    Pada saat mata terpejam, fasilitator akan mulai menanamkan sugesti positif mengenai proses persalinan. Kata-kata positif akan sangat mudah masuk ke alam bawah sadar saat proses ini berlangsung. Tugas Ibu hanyalah mendengarkan sugesti dari fasilitator dengan fokus untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Umumnya fasilitator hanya akan memberikan terapi sebanyak 3 kali. Selanjutnya Ibu perlu melatihnya sendiri di rumah. Justru proses latihan di rumah ini yang paling penting dilakukan supaya ketika saatnya nanti, Ibu dapat mempraktekkannya dengan baik. Karena jika tidak dilatih, terapi hypnobirthing tidak akan membawa banyak pengaruh.

Baca Juga: Persiapan Melahirkan Sejak Kehamilan 37 Minggu

Ibu juga perlu rileks dan nyaman saat melakukan terapi ini untuk menghilangkan memori tidak baik mengenai persalinan yang menakutkan. Hypnobirthing merupakan seni berkomunikasi dengan alam bawah sadar yang diharapkan mampu menumbuhkan pikiran positif ibu hamil.

Manfaat

Penggunaan metode hypnobirthing untuk persalinan tentu bukan tanpa tujuan. Ibu bisa merasakan banyak manfaat saat hypnobirthing diterapkan. Kecemasan dan ketakutan yang selama ini mengganggu dapat dihilangkan dan hal ini akan membuat perasaan Ibu lebih lega. Janin di dalam kandungan juga dapat merasakan perasaan nyaman dan rileks sehingga proses persalinan lebih mudah.

Beberapa manfaat yang dapat Ibu petik saat menggunakan metode hypnobirthing untuk persalinan antara lain:

  1. Memberikan perasaan nyaman, rileks, tenang, dan positif pada saat persalinan.
  2. Menghilangkan kecemasan dan ketakutan akan proses persalinan.
  3. Manajemen stres saat persalinan terkendali.
  4. Memastikan Ibu tetap terjaga dan waspada selama bersalin.
  5. Proses persalinan lebih cepat, sehingga meminimalisir penggunaan obat penghilang rasa sakit.
  6. Mengurangi rasa sakit saat bersalin.
  7. Ibu tidak perlu tinggal lama di rumah sakit setelah melahirkan.
  8. Menghilangkan trauma akan persalinan yang selama ini kerap menjadi momok.
  9. Mengurangi resiko stres pasca melahirkan.

Keamanan

Apakah hypnobirthing aman dilakukan selama proses persalinan? Apakah tidak memiliki resiko untuk ibu maupun bayi? Tenang Bu, selama didukung penuh oleh dokter di rumah sakit, metode ini sangat aman dilakukan.

Metode persalinan apapun, baik hypnobirthing, gentle birth, atau lainnya, memiliki tingkat keamanan tinggi selama proses persalinan dilakukan di rumah sakit dengan pengawasan dokter. Terlebih jika rumah sakit memiliki fasilitas ruangan operasi, ruang perawatan bayi baru lahir atau NICU, serta kelengkapan lain. Hal ini dapat mengantisipasi jika terjadi komplikasi saat persalinan atau kejadian lain.

Baca Juga: Posisi dalam proses Persalinan

Ibu juga perlu berkonsultasi dengan dokter kandungan terlebih dahulu untuk memastikan bahwa kandungan Ibu sehat dan metode hypnobirthing dapat dilakukan. Jika seluruh pihak mendukung, maka Ibu akan lebih rileks dan nyaman saat persalinan tiba nanti.

Itulah beberapa hal mengenai hypnobirthing yang perlu Ibu tahu. Jika Ibu tertarik untuk menggunakan metode ini saat bersalin, pastikan Ibu dan pasangan sudah merencanakannya sejak jauh-jauh hari. Latihan cukup serta fokus dapat meningkatkan keberhasilan dari metode hypnobirthing. Dan yang terpenting, utamakan kenyamanan serta keselamatan ibu dan bayi ya, Bu!