Masa Kehamilan

Nutrisi Lengkap Kehamilan: Pentingnya Nutrisi Mikro dan Makro

Ditulis oleh : Amicis

Nutrisi Lengkap Kehamilan: Pentingnya Nutrisi Mikro dan Makro

Ibu hamil harus tahu pentingnya memenuhi nutrisi lengkap kehamilan, baik makro maupun mikro. Namun, nutrisi apa saja yang harus dipenuhi oleh ibu hamil?

Ibu hamil mengalami banyak perubahan dalam tubuhnya, baik fisik maupun hormonal. Apa yang dikonsumsi akan sangat mempengaruhi kondisi janin. Bila ingin janin tumbuh sehat dan optimal, nutrisi lengkap kehamilan sebaik mungkin harus dipenuhi, baik itu nutrisi makro maupun mikro.

Saat hamil, banyak ibu hamil yang menganggap porsi makan harus lebih banyak dengan alasan “makan untuk dua orang”. Anggapan tersebut tidak benar. Titik beratnya bukanlah kuantitas, melainkan kualitas.

Maksudnya adalah kandungan zat gizi dalam makanan yang dikonsumsi. Jadi, semua ibu hamil wajib memastikan menu hariannya mengandung makronutrien dan mikronutrien dalam jumlah cukup untuk dirinya dan janin yang dikandung.

Baca Juga: Makanan yang Harus Dihindari Saat Mempersiapkan Kehamilan

Apa itu Nutrisi Makro?

Makronutrien adalah zat gizi yang diperlukan dalam jumlah besar, yaitu karbohidrat, protein, dan lemak. Zat gizi ini berfungsi sebagai penyumbang kalori yang akan dipakai menjadi sumber energi untuk aktivitas sehari-hari dan menunjang pertumbuhan janin atau bayi. Nutrisi makro ini biasanya terkandung dalam susu.

Apa itu Nutrisi Mikro?

Sementara itu, mikronutrien adalah zat gizi yang diperlukan dalam jumlah kecil. Meski demikian, perannya sangat vital untuk aktivitas metabolisme tubuh, kerja enzim, dan membentuk sel janin dan organ bayi. Nutrisi mikro ini biasa terkandung dalam suplemen, tapi tidak dengan nutrisi makro.

Perlu diperhatikan bahwa dalam komposisi yang tepat, nutrisi makro juga berfungsi memaksimalkan kerja nutrisi mikro. Dengan demikian, sangat penting memilih asupan makanan yang mengandung keduanya.

Nutrisi Makro dan Mikro yang Dibutuhkan Saat Kehamilan

Nutrisi makro dan nutrisi mikro wajib ada dalam menu harian ibu. Fungsi keduanya bukan hanya untuk menopang tubuh saat hamil, tetapi juga mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin.

Berikut ini adalah beberapa nutrisi yang penting untuk diketahui ibu hamil:

  1. Nutrisi Makro
    • Protein
      Zat yang sering disebut sebagai ‘zat pembangun’ ini sangat vital untuk mengoptimalkan pertumbuhan janin, termasuk pertumbuhan otaknya. Selain itu, protein juga berfungsi untuk menjaga agar aliran darah ibu hamil tetap baik, sehingga asupan nutrisi janin pun terjaga.
      Ibu hamil dianjurkan makan tiga porsi protein setiap harinya. Artinya, dalam setiap makan berat harus terdapat protein di dalamnya. Makanan yang merupakan sumber protein antara lain daging ayam, daging merah, ikan, kacang-kacangan, keju, tempe, dan tahu.
    • Lemak
      Lemak juga merupakan bagian esensial dalam menu harian ibu hamil. Lemak diperlukan untuk perkembangan otak dan mata janin, baik sebelum maupun setelah lahir. Selain itu, lemak juga membantu pertumbuhan plasenta, sehingga dapat mencegah bayi lahir prematur atau lahir dengan berat kurang.
      Meski demikian, bukan berarti semua jenis lemak boleh dikonsumsi, ya! Lemak yang disarankan untuk dikonsumsi ibu hamil adalah jenis lemak tak jenuh seperti asam lemak omega-3 ALA dan DHA, serta asam lemak omega-6. Asam lemak tersebut bisa didapat dari minyak zaitun, minyak jagung, serta kacang-kacangan.
  2. Nutrisi Mikro
    • Zat Besi
      Zat besi juga tak boleh diabaikan ibu hamil, karena perannya penting untuk mencegah terjadinya kekurangan sel darah merah (anemia). Ibu hamil memerlukan zat besi sebanyak 27 mg per hari, yang bisa ibu dapatkan dengan mengonsumsi gandum, sereal, dan daging merah.
    • Kalsium
      Kalsium sangat penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi janin. Ibu hamil perlu 1.200 mg kalsium setiap harinya. Penuhi kebutuhan ini lewat makanan seperti keju, susu, dan yoghurt.
    • Asam Folat
      Asam folat dibutuhkan ibu hamil, terutama saat trimester pertama, untuk pembentukan sistem saraf pusat dan mencegah cacat bawaan. Ibu hamil memerlukan 600-800 mikrogram asam folat per hari. Pilihan makanan yang kaya akan asam folat adalah telur, kacang-kacangan, dan sayuran berdaun hijau.

Perlu diingat, kekurangan nutrisi makro dan mikro saat hamil bisa menyebabkan sejumlah masalah selama kehamilan dan persalinan. Mulai dari anemia, kelahiran prematur, berat lahir bayi rendah, perdarahan saat persalinan, janin gagal tumbuh, atau defek tabung neural. Untuk menghindari hal yang tak diinginkan tersebut, ibu hamil harus memperhatikan kualitas dan keseimbangan nutrisi dalam menu hariannya. Selain itu, Ibu dapat menyempurnakan nutrisi tersebut dengan mengonsumsi susu yang diformulasikan khusus untuk ibu hamil.

Baca Juga: Yuk, Menghitung Masa Subur dengan Kalkulator Masa Kesuburan!

Susu yang diformulasikan khusus untuk ibu hamil adalah PRENAGEN mommy. Ibu dianjurkan untuk mengonsumsi PRENAGEN mommy sebanyak dua gelas setiap hari. Kandungan omega-3, omega-6, omega-9, vitamin D, B16, protein, asam folat, kalsium, fosfor, magnesium, dan inulin di dalam PRENAGEN mommy mampu menjadikan Ibu tetap sehat, sekaligus membantu perkembangan otak janin di dalam kandungan, serta janin akan lahir dengan sehat dan cerdas.

PRENAGEN mommy hadir dengan rasa vanila, coklat, stroberi, moka, dan kacang hijau. Tak hanya itu, selain susu bubuk, tersedia pula PRENAGEN mommy UHT yang praktis dibawa ke mana-mana. PRENAGEN mommy UHT hadir dalam dua rasa yang lezat dan segar, yakni Velvety Choco dan Berry Love.

Ingat, bayi yang sehat terlahir dari ibu yang sehat pula. Karena itu, pastikan menu harian Ibu dilengkapi nutrisi penting kehamilan, mulai dari makro hingga mikro. Sempurnakan dengan minum susu yang diformulasikan untuk ibu hamil, seperti PRENAGEN mommy, yang merupakan nutrisi lengkap Ibu dan buah hati. Selamat menjalani masa kehamilan dengan semangat dan bahagia, ya, Bu!