Bu, Yuk Kenali 8 Perbedaan Darah Haid dan Hamil Berikut!

Ditulis oleh: Redaksi Klikdokter.com

Bu, Yuk Kenali 8 Perbedaan Darah Haid dan Hamil Berikut!

Ibu sedang mempersiapkan kehamilan? Dengan menghitung masa subur baik secara manual atau menggunakan bantuan seperti Kalender Kesuburan, tentu Ibu bisa berhubungan intim pada waktu tepat sehingga meningkatkan peluang kehamilan. Nah tapi, apakah sudah tahu Bu, tanda-tanda kehamilan misalnya perbedaan darah haid dan hamil?

Pada awal trimester, terlebih bagi Ibu yang baru pertama kali hamil rasanya sulit membedakan mana darah implantasi yang muncul. Pendarahan implantasi merupakan pendarahan saat embrio menempel pada rahim. Kondisi ini dialami ketika masa ovulasi dimana sel telur dikeluarkan dari indung telur atau ovarium.

Baca juga: Kenali Berbagai Tanda Awal Kehamilan Selain Telat Haid

Sepertiga wanita hamil dengan kondisi ini sebagai salah satu tanda kehamilan. Akan tetapi, Ibu perlu memastikan gejala atau tanda hamil lainnya dan disarankan berkonsultasi ke dokter. Penasaran Bu, apa sih perbedaan antara darah saat haid dan hamil muda? Yuk intip selengkapnya di bawah ini.

Kenali Pendarahan Implantasi

Seperti yang sudah disebutkan di atas, Ibu perlu mengetahui perbedaan darah haid dan hamil dengan mengenali apa itu pendarahan implantasi. Sering kali Ibu sulit membedakan kapan bercak darah tanda hamil muncul. Pendarahan implantasi terjadi seminggu setelah ovulasi atau sekitar 6 hingga 12 hari setelah pembuahan.

Pendarahan implantasi terjadi saat pembuahan berhasil, embrio akan mulai berkembang. Setelah ovulasi, pembuahan mengikuti masa hidup sel telur atau biasanya dalam 24-36 jam pada tuba falopi. Embrio yang berhasil dibuahi akan bergerak mencapai rahim mulai 6-12 hari.

Saat inilah, dinding rahim akan menebal untuk melindungi dan memberikan dukungan nutrisi untuk embrio. Embrio yang telah berada di rahim akan menempel pada dinding dan dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah kecil, atau dikenal juga dengan pendarahan implantasi.

Inilah Perbedaan Tanda Haid dan Awal Kehamilan

Serupa tapi tak sama. Ibu pasti sering mendengar kalimat ini. Sama seperti darah haid atau tanda kehamilan, gejalanya serupa tapi tidaklah sama. Untuk itu, sering kali sulit dibedakan keduanya. Kenapa tanda pra-menstruasi dan kehamilan cenderung mirip? Hal ini disebabkan adanya perubahan hormon progesteron dan estrogen dalam tubuh.

Untuk memastikan kehamilan, tentunya Ibu perlu melakukan tes kehamilan dengan test pack di rumah setelah seminggu terlambat haid atau konsultasi ke dokter. Pada fasilitas kesehatan, Ibu disarankan melakukan serangkaian pemeriksaan. Sebelum itu, ketahui dulu perbedaan darah haid dan hamil, beserta tanda lainnya berikut ini.

1. Darah Haid: Adanya Gumpalan - Darah Implantasi: Tidak Ada Gumpalan

“Apakah darah implantasi ada gumpalannya?” Tentu, Ibu cenderung bingung jika haid umumnya ditemui gumpalan darah yang besar dan terlihat saat buang air kecil. Namun pendarahan implantasi, tidak berupa gumpalan. Bahkan hanya setitik atau segaris darah saja yang keluar.

2. Jangka Waktu Haid: 3-7 Hari - Jangka Waktu Implantasi: Maksimal 3 Hari

Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari dengan rata-rata 28 hari. Waktu haid terjadi pada umumnya yakni 3 hingga 7 hari. Tetapi, pendarahan implantasi berlangsung dalam rentang dalam beberapa jam sampai dengan maksimal 3 hari. Namun, soal aroma darah implantasi tidak terlalu menyengat mengingat pendarahan bisa hanya beberapa jam saja.

3. Warna Darah Haid: Gelap - Warna Darah Implantasi: Merah Muda

Jika haid umumnya berwarna gelap dan cenderung terang setelah mendekati akhir periode, berbeda dengan darah implantasi yang merah muda. Dilansir KlikDokter, darah implantasi seperti pink dan coklat. Ini juga bisa menjadi warna darah haid terakhir sebelum hamil.

4. Volume Darah Haid: Banyak - Volume Darah Implantasi: Sedikit

Kondisi haid yang normal mengeluarkan volume darah sekitar 20-60 milliliter per hari. Tak heran, jika Ibu harus memakai pembalut agar melindungi celana tidak ternoda. Namun, contoh flek tanda kehamilan atau pendarahan implantasi tidak memerlukan pembalut, volumenya lebih sedikit bahkan bisa berupa satu hingga dua tetes saja.

5. Haid: Sakit Perut Intens - Tanda Hamil: Timbul dan Muncul Kembali

Siapa Ibu yang kalau lagi haid sering sakit perut? Sakitnya terus menerus dan cenderung berpusat pada satu titik seperti bagian tengah perut bawah. Pada saat implantasi, sakit perut tetap dialami, namun terasa tipis, sering menghilang dan muncul kembali. Bagian perut bawah yang sakit pada sisi kiri dan kanan atau keduanya.

6. Haid: Nyeri Payudara Menghilang - Tanda Hamil: Nyeri Payudara Tetap Berlangsung

Menurut KlikDokter, pada saat Premenstrual Syndrome atau PMS nyeri payudara berlangsung selama 2-3 hari sebelum haid. Rasanya kencang dan nyeri saat tersentuh. Berbeda dengan tanda hamil, nyeri payudara berlangsung lama bahkan hingga kehamilan 7-8 minggu. Pada trimester ketiga, payudara juga akan mengalami nyeri karena sedang persiapan menyusui.

7. Haid: Rasa Lelah Hilang Saat Periode Tiba - Tanda Hamil: Rasa Lelah Berlangsung Lama

Menjelang haid, rasa lelah sering kali Ibu rasakan dan inginnya terus istirahat. Namun begitu, rasa lelah ini akan berangsur menghilang saat haid tiba. Berbeda dengan kehamilan, rasa lelah dialami dalam waktu yang lama yaitu terjadi selama kehamilan. Rasa lelahnya seperti lesu dan lemas.

8. Haid: Cenderung Tidak Mual Muntah - Tanda Hamil: Mual Muntah

Ketika menstruasi tiba, perut kadang kembung dan bisa terkena diare. Namun tidak disertai dengan gejala mual muntah. Sedangkan tanda kehamilan, mual muntah menjadi salah satu gejala umum dimulai setelah pembuahan sampai usia kehamilan 9 minggu. Tetapi, tidak semua ibu hamil bisa mengalami morning sickness atau mual muntah.

Bagaimana Jika Positif Hamil Tapi Keluar Darah Seperti Haid?

Ibu sudah mengenali perbedaan darah haid dan hamil, serta melakukan test pack. Hasilnya adalah positif, akan tetapi ada keluar darah seperti haid. Apakah ini normal? Sebelum itu, Ibu perlu tahu seperti apa darah yang keluar. Misalnya saja, warna darah dan volume darah tersebut banyak atau hanya sedikit berupa flek.

Ibu yang sedang hamil tidak akan mengalami haid, sehingga anggapan contoh hamil tapi haid tentu tidaklah ada. Jika volume darah tidak banyak atau flek berwarna coklat, hal ini normal terjadi. Flek coklat menandakan adanya pendarahan ringan pada sistem reproduksi. Sebanyak 20-30% ibu hamil mengalami flek pada trimester awal.

Baca juga: Apakah Telat Haid Salah Satu Ciri-ciri Kehamilan? Kenali Sebabnya

Kendati begitu, Ibu tetap disarankan berkonsultasi ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat. Berikut ini beberapa tanda dan penyebab pendarahan saat kehamilan.

  • Ancaman keguguran
  • Kehamilan ektopik atau kehamilan di luar kandungan
  • Blighted Ovum (BO) atau kondisi janin dalam rahim gagal berkembang
  • Infeksi saluran reproduksi akibat jamur atau bakteri
  • Plasenta previa atau letak plasenta di bagian bawah rahim dekat leher rahim
  • Solusio plasenta atau kondisi dimana plasenta yang harusnya menempel pada dinding rahim mengalami pelepasan sebelum bayi dilahirkan
  • Kelahiran prematur sebelum usia 36 minggu
  • Berhubungan seks selama kehamilan

Setelah tahu perbedaan darah haid dan hamil, Ibu bisa melakukan test pack untuk mendapatkan hasil hamil atau tidak secara sementara. Jika hasil test pack menunjukkan hasil positif atau negatif, Ibu disarankan untuk mengunjungi fasilitas kesehatan dan dokter dalam memastikan kondisi terkini.