Cara memanfaatkan bantal menyusui (nursing pillow) agar posisi lebih nyaman adalah dengan melingkarkan bantal di sekitar pinggang atau meletakkannya tepat di atas pangkuan Ibu. Bantal ini akan menyangga tubuh buah hati setinggi payudara sehingga Ibu tidak perlu menahan beban beratnya secara penuh maupun membungkukkan badan.
Penggunaan bantal menyusui secara tepat terbukti meredakan ketegangan otot pada lengan, bahu, dan leher Ibu hingga 50% selama sesi laktasi. Selain bantal menyusui, Ibu juga dapat memanfaatkan berbagai jenis bantal hamil sejak trimester pertama untuk mendukung kualitas tidur yang lebih nyenyak.
Bantal hamil adalah bantal yang dirancang khusus untuk mendukung perubahan tubuh Ibu saat hamil. Bentuk dan ukurannya berbeda dengan bantal biasa, dan dirancang khusus untuk memberikan kenyamanan dan dukungan pada area-area tertentu pada tubuh Ibu, seperti perut, punggung, dan kaki.
Menurut media kesehatan Verywell Family serta panduan ACOG (American College of Obstetricians and Gynecologists), bantal hamil disarankan untuk Ibu hamil agar tidur jauh lebih baik dan tidak menimbulkan nyeri. Selain itu, tidur yang cukup dapat memberikan energi, stamina dan fleksibilitas saat beraktivitas. Bagi Ibu hamil dengan nyeri kronis seperti nyeri ligamen, nyeri saraf atau nyeri punggung, disarankan untuk memilih bantal hamil.
Bantal hamil memiliki berbagai manfaat, diantaranya:
Bantal hamil bisa digunakan pada berbagai area seperti bawah perut, belakang punggung atau di antara kedua kaki Ibu.
Cara memakainya sebetulnya tidak sulit dan perlu disesuaikan dengan jenis bantal hamil yang Ibu miliki. Berikut adalah beberapa jenis bantal hamil dan cara penggunaannya:
Bantal hamil ini memiliki desain ringkas berbentuk seluncuran berukuran sekitar ± 30 x 30 cm dengan sudut kemiringan 15°–30°, serta dipasarkan dengan kisaran harga Rp45.000 hingga Rp120.000. Untuk penggunaannya, Ibu dapat menyelipkan bantal ini di bawah perut saat tidur miring guna menahan bobot perut, atau meletakkannya di belakang punggung bawah untuk mencegah posisi tubuh berguling terlentang saat tertidur.
Memiliki bentuk lurus memanjang berukuran sekitar ± 120–150 cm, jenis bantal ini dijual pada kisaran harga Rp100.000 hingga Rp220.000. Cara memanfaatkannya sangat praktis, cukup peluk bantal secara sejajar dan jepit bagian bawahnya di antara kedua lutut untuk menjaga posisi panggul tetap sejajar (aligned) sepanjang malam.
Berukuran besar sekitar ± 140 x 80 cm, bantal total body ini dibanderol dengan kisaran harga Rp150.000 hingga Rp350.000 dan hadir dalam dua varian bentuk. Pada tipe C-Shaped, lingkarkan bantal di sekeliling tubuh agar bagian atas menopang kepala atau leher, bagian tengah menopang perut, dan bagian bawah dijepit di antara paha. Sementara pada tipe U-Shaped, bantal mengelilingi kedua sisi tubuh sekaligus untuk memberikan penopang ganda pada area punggung dan perut tanpa perlu memindahkan bantal saat Ibu berganti posisi miring.
Dirancang khusus untuk menopang perut yang kian membesar, bantal ini umumnya berukuran ringkas sekitar ± 40 x 30 cm dengan kisaran harga Rp60.000 hingga Rp150.000. Cara penggunaannya sangat mudah, yaitu dengan meletakkan bagian tengah bantal tepat di bawah perut saat Ibu berbaring miring, sehingga ujung bantal dapat menahan beban abdomen secara optimal. Penggunaan bantal ini efektif mengurangi sensasi kulit perut yang tertarik serta meredakan tekanan berlebih pada area panggul dan tulang belakang bawah.
Hadir dengan desain kontur melingkar berukuran sekitar ± 130 x 70 cm, bantal tipe mengapung ini berada pada kisaran harga Rp180.000 hingga Rp400.000. Bantal ini digunakan dengan cara melingkarkannya di sekeliling tubuh hingga memberikan sanggahan penuh pada perut, pinggul, dan punggung secara bersamaan. Sensasi seolah mengambang yang dihasilkannya berfungsi mendistribusikan bobot tubuh secara merata, sehingga sangat efektif meredakan nyeri ligamen panggul kronis dan mengurangi titik tekan saat beristirahat.
Dirancang melingkar melengkung berukuran sekitar ± 50 x 60 cm, bantal menyusui ini berada pada kisaran harga Rp85.000 hingga Rp250.000. Sesuai rekomendasi konsultan laktasi berlisensi IBCLC, Ibu dapat memasangkan bantal mengelilingi pinggang lalu meletakkan bayi tepat di atasnya. Penggunaan bantal ini efektif memangkas beban tumpuan pada lengan Ibu hingga 80%, sehingga sesi mengasihi menjadi jauh lebih rileks dan bebas pegal.
Saat memilih bantal hamil, ada beberapa hal yang perlu Ibu perhatikan:
Dengan pemahaman yang lebih baik tentang bantal hamil, Ibu bisa membuat keputusan yang lebih baik tentang apakah bantal ini adalah solusi yang tepat untuk membantu tidur lebih nyaman selama kehamilan.
Selain menjaga kenyamanan tidur dan istirahat yang cukup, jangan lupa bahwa kesehatan janin juga sangat bergantung pada apa yang Ibu konsumsi sehari-hari. Lengkapi perjalanan kehamilan Ibu dengan asupan nutrisi makro dan mikro yang seimbang. Yuk, penuhi kebutuhan Nutrisi Ibu Hamil terbaik bersama PRENAGEN agar Ibu tetap sehat, aktif, dan si Kecil tumbuh optimal!