Masa Persiapan

Mempersiapkan Kehamilan Setelah Keguguran

Ditulis oleh: Taufiq

Mempersiapkan Kehamilan Setelah Keguguran

Setelah mengalami keguguran, wajar jika Ibu merasa terpukul dan takut untuk memulai kehamilan. Akan tetapi, bukan berarti hal tersebut harus membuat Ibu menutup semua kemungkinan untuk memiliki keturunan. Masih ada kesempatan untuk hamil lagi dan mencoba proses kehamilan dari awal. Mulai dari mempersiapkan fisik dan mental, minum susu persiapan kehamilan, hingga berkonsultasi dengan dokter kandungan, ini dia cara mempersiapkan kehamilan setelah mengalami keguguran:

  1. Ambil jeda setelah keguguran. Ada baiknya Ibu mengambil jeda terlebih dahulu sebelum memulai kembali kehamilan. Sebab rahim juga membutuhkan masa penyembuhan setelah tindakan kuretase. Banyak dokter yang menyarankan untuk menunggu tiga kali siklus menstruasi sebelum mempersiapkan kembali kehamilan. Pendapat ini juga didukung oleh The American Congress of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) yang berkata bahwa waktu yang tepat untuk hamil setelah keguguran adalah setelah haid karena haid menjadi pertanda bahwa kondisi rahim seorang perempuan mulai membaik. 
  2. Persiapkan mental dan emosi. Keguguran yang menimpa Ibu pastinya berdampak pada kondisi psikis dan juga fisik Ibu. Oleh sebab itu, jeda yang diambil setelah keguguran ini juga bermaksud untuk memulihkan tubuh dan pikiran Ibu agar siap untuk menghadapi kehamilan yang berikutnya.
  3. Konsultasi dengan dokter kandungan. Ketika hendak memulai kembali kehamilan pasca keguguran, bicarakan dulu dengan dokter kandungan yang sudah mengetahui riwayat kandungan Ibu. Dokter ini sudah tahu rekam medis Ibu sehingga bisa memberi saran atau terapi yang Ibu butuhkan saat fase kehamilan.
  4. Jangan sampai stres. Jagalah kondisi emosional Ibu agar tidak cepat stres. Stres bisa mengganggu keseimbangan hormon yang mengatur ovarium untuk melepas sel telur sehingga masa ovulasi Ibu bisa terlambat dan malah tidak terjadi sama sekali. Jadi, buang stres jauh-jauh dari pikiran Ibu dan cobalah untuk menjalani hari dengan rileks dan tenang.
  5. Atur waktu berhubungan seksual. Ada waktu-waktu tertentu ketika Ibu sedang subur-suburnya, yakni dua hari sebelum ovulasi dan dua hari sesudah ovulasi. Manfaatkan waktu ini untuk berhubungan seksual dengan pasangan agar kemungkinan untuk mendapat keturunan semakin besar.
  6. Penuhi semua kebutuhan nutrisi. Biasakan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung nutrisi penting untuk persiapan kehamilan. Makanlah makanan yang kaya karbohidrat, protein, serat, vitamin, dan juga mineral. Jangan lupa pula untuk memenuhi kebutuhan asam folat. Mengonsumsi asam folat sebanyak 400 mikrogram perhari bisa membantu mengurangi risiko gangguan perkembangan otak janin.

Selain menjalani tips di atas, penting hukumnya bagi Ibu untuk menjalani gaya hidup sehat dan meminum susu persiapan kehamilan sebagai salah satu cara untuk memperlancar prosesnya. Selamat mencoba dan semoga membantu ya, Bu!