Masa Persiapan

Penting Mengenali Ciri Tanda Awal Kehamilan

Ditulis oleh: Taufiq

Penting Mengenali Ciri Tanda Awal Kehamilan

Tanda awal kehamilan hanya dapat dilihat dari terganggunya siklus datang bulan? Tentu tidak, Mommy! Sangat banyak hal yang bisa menjadi tanda bahwa dalam rahim telah terdapat calon buah hati kesayangan. Terganggunya siklus menstruasi bisa diakibatkan oleh banyak hal, seperti kelelahan, adanya gangguan hormonal, maupun stres, jadi bukan semata-mata karena kehamilan. Oleh karena itu, umumnya wanita baru mengetahui kabar gembira ini saat kehamilan memasuki minggu ke-4. Pada saat yang sama pula, Mommy perlu menjaga asupan nutrisi demi pertumbuhan janin yang optimal, seperti asam folat, kalsium, zat besi, dan berbagai vitamin serta mineral lainnya.

Mengetahui kehamilan secepat mungkin jauh lebih baik agar Mommy bisa langsung menyesuaikan makanan dengan kebutuhan nutrisi harian. Selain itu, risiko adanya cacat tabung saraf pada bayi saat lahir juga tentunya bisa berkurang. Agar calon buah hati dapat lahir dengan sempurna dan sehat, perhatikanlah beberapa tanda awal kehamilan dari minggu pertama hingga minggu kesepuluh berikut ini:

  1. Minggu pertama
    Pada minggu pertama, biasanya Mommy belum mengalami tanda awal kehamilan karena usia janin dihitung berdasarkan hari pertama Mommy mengalami menstruasi di bulan sebelumnya. Maka, pada periode ini kehamilan sebenarnya belum terbentuk. Hal ini disebabkan dokter tidak dapat memperkirakan kapan janin mulai tumbuh sehingga perhitungan ini diciptakan sebagai perkiraan semata. Oleh karena itu, Mommy belum merasakan ciri-ciri kehamilan layaknya yang sering dibicarakan orang, seperti mual atau muntah, pusing, sering merasa lelah atau mengantuk.
  2. Minggu kedua
    Tanda awal kehamilan juga belum bisa dipastikan hadir di minggu kedua ini. Pada umumnya, janin telah tumbuh dalam kandungan Mommy di akhir minggu kedua atau di awal minggu ketiga. Namun hal ini masih bergantung pada masa ovulasi yang bisa berbeda pada setiap wanita. Bagi Mommy yang ingin segera menimang buah hati, disarankan untuk melakukan hubungan seksual pada puncak masa ovulasi yang terjadi sekitar 13-20 hari setelah tanggal pertama kali darah menstruasi keluar tiap bulannya. Seperti minggu pertama, di minggu kedua ini juga tidak ada tanda awal kehamilan yang dirasakan secara jelas. Selain itu, Mommy harus menjaga pola makan, berat badan, dan memperhatikan asupan makanan serta mengonsumsi susu untuk mempersiapkan masa kehamilan.
  3. Minggu ketiga
    Di minggu ketiga ini, tanda awal kehamilan biasanya belum juga dirasakan karena pada beberapa wanita, janin baru tumbuh pada akhir minggu kedua atau di awal minggu ketiga. Untuk memastikan kehamilan, sebaiknya cek terlebih dahulu dengan alat tes kehamilan yang tersedia di apotek terdekat. Mommy juga diharapkan mengecek suhu tubuh basal (suhu tubuh terendah saat beristirahat), karena terjadinya kenaikan suhu tersebut merupakan salah satu tanda awal kehamilan. Agar mendapatkan hasil yang lebih pasti, sebaiknya periksakan pula ke dokter kandungan. Selain itu, jika sudah mencapai minggu ketiga maka darah menstruasi tidak akan keluar di periode berikutnya karena telah rahim telah diisi oleh calon buah hati Mommy. Selamat!
  4. Minggu keempat
    Kehamilan Mommy sudah memasuki bulan keempat atau hampir genap satu bulan. Dalam periode ini, ada baiknya untuk selalu menjaga asupan makanan dengan meminum susu khusus ibu hamil PRENAGEN yang diperkaya nutrisi lengkap selama kehamilan. Selain itu, di minggu keempat juga dapat dijumpai beberapa tanda awal kehamilan, seperti pusing atau sakit kepala, mual, ataupun mulai merasa mudah lelah. Hal ini dikarenakan adanya perubahan hormon yang terjadi dalam tubuh Mommy yang disebabkan oleh adanya janin dalam rahim. Hal ini terbilang normal karena sebagian besar wanita mengalaminya walaupun ada beberapa orang yang mengalami masa kehamilan tanpa adanya gejala-gejala tersebut. Namun, banyak juga salah mengartikan bahwa tanda awal kehamilan tersebut merupakan hal yang biasa terjadi sebelum datang bulan dan tidak menyadari kehamilannya.
  5. Minggu kelima
    Di fase ini, ciri-ciri di awal masa kehamilan, seperti payudara yang nyeri dan sedikit membesar, pusing, lelah, dan juga mual muntah akan lebih sering dialami. Untuk meredakan mual, mengonsumsi susu ibu hamil PRENAGEN Mommy Emesis dapat menjadi solusi cerdas. Pada minggu kelima, tetap penuhi nutrisi harian yang penting bagi perkembangan janin, seperti zat besi, asam folat, kalsium, serta berbagai vitamin dan mineral lainnya. Jika Mommy termasuk wanita yang aktif berolahraga sebelum hamil, tidak masalah untuk melanjutkan olahraga harian asal tidak melibatkan penggunaan fisik secara berlebihan. Hal ini juga penting bagi kesehatan janin dan Mommy selama menjadlani masa kehamilan agar selalu fit.
  6. Minggu keenam
    Dalam periode ini, janin telah membentuk jantung yang telah dilengkapi oleh dua bilik dan dua serambi, layaknya jantung pada umumnya. Saat melakukan kontrol kandungan Mommy bisa melihat detak jantung calon buah hati yang berkisar hingga 160 kali per menit, hampir dua kali lebih cepat dari detakan jantung Mommy! Di saat yang sama, paru-paru, hati, dan ginjalnya sudah mulai membentuk. Selain itu, Mommy bisa melihat adanya beberapa titik yang menandakan mata dan lubang hidung si kecil saat melakukan USG. Pada minggu keenam, Mommy juga akan mengalami gejala kehamilan, seperti lebih sering buang air kecil, lho!
  7. Minggu ketujuh
    Pada minggu ketujuh, Mommy masih akan merasakan mual bahkan muntah terutama di pagi hari, dan akan merasa kelelahan yang disertai pusing. Di periode ini, sebaiknya waspada jika berada di dekat orang yang sedang sakit ataupun binatang karena dikhawatirkan bisa mempengaruhi perkembangan janin. Mommy juga harus sudah mulai menanyakan kapan bayi akan lahir serta mencari tahu apakah ada penyakit bawaan dari keluarga Mommy dan pasangan agar dokter kandungan bisa mengantisipasinya. Di saat ini pula, calon buah hati telah memiliki sepasang tangan dan kaki yang tentunya belum sempurna dan jantung yang semakin kuat!
  8. Minggu kedelapan
    Walaupun perut Mommy belum tampak membesar, namun rahim sudah berukuran dua kali lebih besar dari normal. Hal ini yang akan mengakibatkan adanya tekanan pada kandung kemih dan membuat Mommy lebih sering buang air kecil. Rahim akan terus membesar dan memberi tekanan lebih sehingga nantinya intensitas ini akan semakin sering lagi. Saat ini janin sudah mulai membentuk jari jemari mungil di yangan dan kaki, lalu saluran pernafasan juga semakin berkembang. Ayo penuhi terus asupan nutrisi yang baik bagi perkembangannya!
  9. Minggu kesembilan
    Mommy yang tengah mengalami tanda awal kehamilan, seperti nyeri di bangian pinggang tak usah cemas. Ini adalah tanda yang umum saat usia kehamilan memasuki minggu ke-9. Di saat ini, pastikan Mommy memakai pakaian yang nyaman dan tidak ketat di manapun. Saat ini, otot dan sistem saraf janin sudah mulai terbentuk walaupun Mommy belum bisa merasakan adanya gerakan-gerakan, seperti menendang. Dam mulai di minggu ini, Mommy sudah bisa mendengarkan detak jantung janin walau masih sayup-sayup.
  10. Minggu kesepuluh
    Mommy, bersiaplah karena di minggu ke-10 ini tulang rahang dan ‘tunas’ gigi susu sudah mulai tumbuh! Dengan semakin cepatnya pertumbuhan serta pematangan jaringan dan organ tubuhnya, Mommy harus terus menjaga nutrisi yang sangat penting bagi calon buah hati kesayangan. Pada periode ini, rasa mual hingga muntah dan kelelahan yang amat sangat akan mulai berkurang. Untuk itu, Mommy bisa menjaga vitalitas tubuh dengan melakukan olahraga ringan atau kelas khusus ibu hamil. Dan selalu jalani hari dengan nutrisi lengkap dari susu ibu hamil PRENAGEN!

Tidak semua wanita mengalami tanda awal kehamilan yang sama seperti di atas. Namun, jangan jadikan hal itu sebagai patokan kesehatan janin, karena bagaimanapun juga calon buah hati tetap membutuhkan jumlah nutrisi yang sama dengan lainnya. Segera lakukan cek dengan alat tes kehamilan atau periksakan ke dokter. Mommy tidak mau ketinggalan berita bahagia ini, bukan?