Masa Kehamilan

Ibu Hamil, Sebaiknya Hindari Kegiatan Olahraga Ini

Ditulis oleh: Taufiq

Ibu Hamil, Sebaiknya Hindari Kegiatan Olahraga Ini

Ibu yang sedang hamil tentu harus menjaga kandungan sebaik-baiknya agar janin di dalam perut tetap aman. Namun demikian, ternyata ada beberapa aktivitas olahraga yang justru membahayakan untuk dilakukan ketika sedang hamil. Memang, olahraga merupakan salah satu hal yang disarankan untuk dilakukan oleh ibu hamil agar janin tetap sehat. Akan tetapi, sebaiknya hindari kegiatan olahaga ini, ya, Bu:

  1. Olahraga yang melibatkan kontak dengan orang lain. Beberapa jenis olahraga yang melibatkan kontak fisik dengan orang lain seperti basket, futsal, sepak bola, atau tenis misalnya, cukup berbahaya untuk ibu hamil. Pasalnya, olahraga jenis ini bisa mengenai perut ibu karena lemparan bola atau karena tabrakan dengan orang lain. Tidak hanya itu, olahraga jenis ini juga membutuhkan stamina yang tinggi dan mengharuskan Ibu untuk berlari sehingga tidak disarankan. 
  2. Aerobik. Ibu yang sedang hamil disarankan untuk tidak melakukan senam aerobik. Mengapa? Pasalnya, perut yang sudah membesar dengan gerakan senam yang cukup aktif sangat mungkin membuat Ibu merasa kelelahan. Jadi, meskipun menyenangkan, sebaiknya hindari senam ini, ya.
  3. Bela diri. Banyak dokter kandungan yang melarang Ibu untuk melakukan olah raga bela diri. Hal ini bukan tanpa alasan, sebab olahraga bela diri ini memiliki risiko yang cukup besar. Tidak hanya memungkinkan untuk cedera, Ibu juga berpotensi terkena benturan. Gerakan bela diri yang cukup aktif membuat Ibu berisiko kelelahan, terkilir, dan lain sebagainya.
  4. Bersepeda. Naik sepeda sore-sore atau di pagi hari memang menjadi kegiatan yang menyenangkan dan juga menyehatkan. Namun, bagi Ibu yang sedang hamil, sebaiknya berhati-hati. Sebab risiko yang mungkin terjadi ketika Ibu melakukan olahraga ini cukup besar, seperti kehilangan keseimbangan lalu terjatuh atau kelelahan karena bersepeda. Oleh sebab itu, dikhawatirkan olahraga ini bisa berdampak pada Ibu dan juga janin.
  5. Lari. Lari merupakan olahraga sederhana yang memiliki dampak signifikan untuk tubuh kita, namun ternyata tidak disarankan untuk ibu hamil. Sebab Ibu bisa mengalami kelelahan ketika berlari dan bisa berisiko pendarahan. Alih-alih berlari, disarankan untuk berjalan kaki karena risikonya lebih kecil. 
  6. Gym. Untuk Ibu yang masih rajin pergi ke gym meski sedang hamil, sebaiknya berhati-hati, ya. Sebab peralatan gym yang berat juga bisa mencelakakan Ibu dan kandungan. Tidak hanya itu, seperti olahraga lain yang sudah disebutkan sebelumnya, gym juga menimbulkan risiko cedera.

Itu dia beberapa olahraga yang sebaiknya Ibu hindari ketika hamil. Jika Ibu melakukan olahraga sederhana dan kemudian mengalami gejala seperti pusing, sakit di bagian dada, otot terasa lemas, sakit di area kaki, atau bahkan pendarahan, sebaiknya langsung hubungi dokter, ya. Tidak hanya itu, agar kebutuhan nutrisi masa kehamilan tetap terpenuhi, jangan lupa untuk minum susu ibu hamil, ya. PRENAGEN mommy, nutrisi lengkap bagi ibu dan buah hati yang mengandung asam folat, kalsium, vitamin D, protein, inulin, omega 3 & 6, zat besi, dan vitamin B12 bisa membantu pembentukan sel darah merah serta inulin untuk meningkatkan asupan serat pangan harian. PRENAGEN mommy juga tersedia dalam bentuk UHT yang siap minum, sehingga praktis untuk dibawa ke mana saja bahkan ketika Ibu berolahraga. Jadi, meskipun Ibu aktif berolahraga, kebutuhan nutrisi di masa kehamilan pun tetap terpenuhi, ya.