Akibat Kelebihan Karbohidrat pada Ibu Hamil

Ditulis oleh: Redaksi Klikdokter.com

Akibat Kelebihan Karbohidrat pada Ibu Hamil

Selama masa kehamilan, asupan makanan memang akan menjaga kesehatan ibu dan janin. Namun, konsumsi karbohidrat yang berlebihan pada Ibu yang sedang hamil dapat berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti diabetes gestasional, obesitas, dan bahkan komplikasi pada janin. Mari ketahui lebih dalam lagi tentang akibat dari kelebihan karbohidrat ini, agar tidak terjadi pada perempuan hamil seperti Ibu.

Diabetes Kehamilan

Salah satu risiko utama dari kelebihan karbohidrat pada ibu hamil adalah diabetes kehamilan (gestational diabetes), yang disebabkan tubuh tidak dapat mengontrol kadar gula darah dengan efektif selama hamil. Diabetes ini dapat meningkatkan risiko Ibu untuk bersalin sebelum janin cukup matang untuk dapat hidup di luar kandungan.

Ibu Hamil dengan Obesitas

Asupan karbohidrat yang berlebihan pada ibu hamil juga dapat menyebabkan obesitas, sebab karbohidrat ini memperbesar jaringan lemak yang terdapat dalam tubuh Ibu. Akibatnya, berat badan Ibu akan bertambah secara berlebihan, yang menyebabkan Ibu menjadi lebih sulit beraktivitas daripada ibu-ibu lainnya yang sama-sama hamil.

Pertumbuhan Janin Terhambat

Kelebihan karbohidrat juga dapat menyebabkan pertumbuhan janin terhambat, karena gestational diabetes yang ditimbulkannya akan mengganggu aliran darah dalam pembuluh darah rahim yang semestinya mengalirkan nutrisi kepada janin. Janin justru akan kekurangan nutrisi yang dibutuhkannya, sehingga pertumbuhannya terganggu.

Janin Meninggal

Dalam kasus yang parah, kelebihan karbohidrat dapat menyebabkan kematian janin dalam kandungan. Sebab, pertumbuhannya yang terus-menerus terganggu menyebabkannya kekurangan terlalu banyak nutrisi, sehingga organ-organ tubuhnya tidak mampu menopang kehidupannya.

Preeklamsia

Ibu hamil yang mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat juga berisiko mengalami preeklamsia, yaitu kondisi tekanan darah tinggi yang terjadi akibat kehamilan. Sebab, aliran darah yang mengandung terlalu banyak karbohidrat menyulitkan aliran tersebut, sehingga tekanannya menjadi terlampau tinggi.

Berat Badan Janin Terlalu Besar

Kelebihan karbohidrat pada Ibu dapat menyebabkan janin bertumbuh lebih besar daripada janin-janin seumurannya. Risikonya, pada saat persalinan nanti, ia akan sulit untuk lahir secara normal karena ukuran tubuhnya melebihi kapasitas jalan lahir Ibu.

Persalinan Sulit

Ibu hamil yang janinnya terlalu besar akan kesulitan melahirkan, sehingga dapat mengalami berbagai risiko trauma pada Ibu maupun bayi sendiri. Trauma ini dapat berupa robekan pada jalan lahir yang menimbulkan pendarahan ataupun tulang bayi yang patah ketika berusaha melewati jalan lahir.

Agar Ibu dan janin sama-sama sehat selama kehamilan ini, Ibu perlu memperhatikan keseimbangan pada asupan karbohidrat. Perlu Ibu pahami juga, bahwa setiap usia kehamilan merupakan tahap perkembangan yang berbeda bagi janin ya, Bu. Dengan demikian, nutrisi yang perlu Ibu konsumsi bukanlah makan sebanyak-banyaknya, tetapi perlu fokus terhadap kebutuhan perkembangan bayi sesuai usia kehamilannya.

Nah, nutrisi apa saja yang menjadi fokus bagi masing-masing tahap usia kehamilan Ibu? Mari simak penjelasannya di sini: Sesuaikan Nutrisi Ibu Hamil dengan Tahap Kehamilan