Kenali 8 Jenis Tes Kehamilan, Manakah yang Lebih Akurat?

Ditulis oleh: Redaksi Klikdokter.com

Kenali 8 Jenis Tes Kehamilan, Manakah yang Lebih Akurat?

 

 

Momen ketika tes kehamilan Ibu menunjukkan garis dua alias positif, rasanya pasti bahagia banget dan tak terlupakan ya! Bagi pasangan yang telah menikah, momen ini tentu dinanti-nanti. Setelah mengetahui hasil dari tes kehamilan, Ibu perlu memastikannya dengan berbagai cara.

 

Namun, tanda-tanda kehamilan bisa muncul seiringan dengan hasil positif yang Ibu dapatkan dan juga tidak. Setiap Ibu mengalami tanda kehamilan berbeda satu dengan lainnya. Untuk itu, penting dalam mengetahui dan menentukan apa alat yang mampu melakukan tes kehamilan yang tepat dan akurat.

 

Tes kehamilan dapat dilakukan dengan beberapa cara mulai dari medis hingga alami. Jika Ibu sering mendengar tes kehamilan dengan urine yang tujuannya mengetahui berapa banyak hormon human chorionic gonadotropin (hCG), ternyata masih ada cara untuk mengetahui kehamilan, lho! Penasaran Bu apa saja? Yuk simak selengkapnya.

1. Garam

Siapa sangka Bu, ternyata garam bisa menjadi alat tes kehamilan! Dilansir KlikDokter, meski belum terbukti sebagai cara ilmiah, tes kehamilan ini tetap bisa dilakukan. Cara tes kehamilan dengan garam tidaklah sulit, lho.

 

Ibu perlu menyiapkan urine dalam wadah bening, kemudian campurkan 2 sampai 3 sendok garam. Tunggu hasilnya hingga 5 menit dan cek reaksinya. Dilansir Healthline, jenis garam yang digunakan bebas kecuali garam himalaya dan garam kosher. Lakukan tes ini saat pagi hari ya Bu. 

 

Kalau garam terlihat menggumpal, berkumpul menjadi satu dan warnanya keruh, hasil menunjukkan positif. Namun jika garam tidak larut, menggumpal, dan tidak berubah secara warna, hasil menunjukkan negatif. Ibu juga bisa mencari referensi gambar tes kehamilan dengan garam di internet.

2. Gula

Selain garam, tes kehamilan alami yang bisa Ibu coba yaitu dengan gula. Sama seperti cara menggunakan garam, siapkan wadah bening yang sudah dibersihkan. Tampung urine pada wadah terpisah. Setelah itu, masukkan satu sendok makan gula. Ibu tidak perlu mengaduk dan tunggu selama 5 menit.

 

Jika Ibu menemukan gula terlarut atau bercampur dengan urine secara cepat, hasil menunjukkan negatif. Namun apabila gula tidak larut, hasil menunjukkan positif. Menurut KlikDokter, hal ini terjadi dari adanya hormon kehamilan yaitu hCG.

3. Baking Soda

Ternyata, bahan pembuat kue ini bisa berguna pada berbagai aktivitas rumah tangga ya Bu. Salah satunya, bisa dijadikan tes kehamilan alami. Caranya pun tidak berbeda jauh dari tes menggunakan garam dan gula, lho. Ibu perlu menampung urine pada pagi hari dengan wadah bening dan berbahan plastik. Tambahkan dua sendok makan baking soda.

 

Setelah menunggu hingga 10 menit, bila Ibu melihat adanya gelembung atau busa yang berkumpul, tandanya hasil menunjukkan positif. Sedangkan, kalau tidak muncul reaksi apapun, hasilnya negatif.

 

Baca juga: Alat Tes Kehamilan yang Akurat dengan Test Pack

 

4. Tinggi Fundus Uteri

Pernahkah Ibu mendengar tes kehamilan dengan meraba perut? Metode ini dipercaya dapat memberikan hasil yang akurat. Namun begitu, belum ada penelitian secara lanjut dalam dunia medis. Sebagai alternatif, Ibu bisa melakukan tes kehamilan dengan jari seperti mengukur tinggi fundus uteri atau puncak rahim.

 

Dilansir dalam Antenatal Care Module oleh The Open University, apabila bagian atas rahim berada di bawah pusar, Ibu bisa mengukur berapa jari di bawah pusar. Tetapi kalau bagian atas rahim berada di atas pusar, ukur berapa jari di atas pusar.

 

Jarak ini menandakan usia kehamilan. Misalnya jarak adalah 25 cm, Ibu sedang masa kehamilan 25 minggu. Maksimal fundus uteri yakni 36 minggu, sehingga batas ini tidak akan bertambah sampai dengan usia kehamilan 40 minggu. Selamat mencoba, Bu!

5. Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT)

Dengan mengetahui HPHT, Ibu bisa memperkirakan usia kehamilan lho! Perhitungan ini dimulai dari pembuahan terjadi pada hari ke-14 dari siklus menstruasi. Ibu perlu mengetahui kapan terakhir kali menstruasi. Misalnya, apabila haid terakhir pada bulan Desember 2021 dan Februari 2022 Ibu menemukan diri sedang hamil, usia kehamilan berada pada 8 minggu.

 

Jenis tes kehamilan ini juga bisa memperkirakan Hari Perkiraan Lahir (HPL) Ibu. Namun dengan catatan, Ibu perlu mengingat periode haid terakhir terjadi. Nah biar mudah menghitungnya, gunakan alat tes kehamilan online seperti Kalkulator Perkiraan Lahir (https://www.prenagen.com/id/kalkulator-perkiraan-lahir) dengan memasukkan tanggal terakhir dan rata-rata siklus menstruasi.

 

6. Tes Urine

Pastinya Ibu sudah tidak asing bukan dengan tes kehamilan yang satu ini? Ya, tes urine dengan test pack menjadi metode tes yang sering digunakan wanita dalam memastikan kehamilan. Dikutip KlikDokter, tes pack mempunyai akurasi hingga 99 persen. Bahkan, test pack ini dapat mendeteksi hamil 1 minggu. 

 

Cara menggunakan dan mendapatkan test pack tentulah mudah. Ibu perlu menampung urine dalam wadah bersih dan masukkan test pack hingga batas yang telah ditentukan. Jika ditemui muncul dua garis artinya Ibu positif hamil. Sebaliknya, kalau muncul satu garis artinya Ibu negatif hamil. 

 

Waktu tepat menggunakan test pack sebaiknya urine pertama pada pagi hari. Hal ini dikarenakan jumlah hormon hCG paling tinggi saat bangun tidur. Namun jika Ibu menggunakan test pack di siang hari dan hasilnya positif, tandanya peningkatan hormon hCG telah meningkat hingga dua kali lipat.

 

Kendati begitu, Ibu perlu memastikan hasil test pack dengan berkonsultasi pada dokter spesialis kandungan. Pasalnya hasil test pack dapat negatif, namun Ibu sebetulnya sedang hamil. Beberapa faktor penyebabnya berikut ini:

  • Tidak tepat dalam pemeriksaan

Test pack membutuhkan waktu untuk menunjukkan hasil. Jika Ibu terlalu dini mengangkat test pack dari wadah, hal ini membuat hasilnya tidak bisa akurat. Selain itu, alat test pack memiliki batasan untuk merendam urine. Pastikan tidak melewatinya ya.

  • Terlalu cepat melakukan tes

Sering kali Ibu sering penasaran hamil atau tidak setelah mendapati diri telat menstruasi. Akan tetapi, terlalu dini melakukan tes membuat kadar hCG masih terlalu rendah. Untuk itu, usahakan mengecek setelah telat haid minimal 1 minggu.

  • Minum secara berlebihan

Apa Ibu banyak minum sebelum melakukan test pack? Hal ini dapat memicu hasil yang kurang akurat karena hormon hCG sulit terdeteksi. 

 

Baca juga: Penting Mengenali Ciri Tanda Awal Kehamilan

 

7. Tes Darah

Menurut KlikDokter, tes darah saat memastikan kehamilan berguna untuk mendeteksi hormon hCG dalam tubuh. Tes ini bisa dilakukan 1-2 minggu setelah pembuahan. Tes ini memberikan hasil yang akurat.

 

Ada dua jenis tes darah yang bisa dilakukan, yaitu hCG kualitatif dimana tes dilakukan hanya sekali untuk mengetahui kadar hormon tersebut. Sedangkan, hCG kuantitatif dapat dilakukan dua kali dalam rentang waktu 48-72 jam. 

8. Ultrasonografi (USG)

Tes kehamilan ini dapat diketahui dengan deteksi gelombang suara yang diproses menjadi sebuah gambar. Umumnya, usia kehamilan dapat diketahui mulai 4-6 minggu atau ketika kantong janin telah terbentuk. USG dapat menunjukkan panjang badan janin pada trimester pertama, serta diameter kepala bayi pada trimester kedua dan ketiga.

 

Itulah beberapa tes kehamilan yang bisa Ibu coba. Cara melakukan tes dengan alami memang belum terbukti secara medis. Untuk itu, Ibu disarankan melakukan cara medis, seperti tes urine, tes darah dan USG. Semoga artikel ini bermanfaat ya, Bu!