Mengenali Kondisi dalam Perkembangan Janin Usia 9 Bulan

Ditulis oleh: Redaksi Klikdokter.com

Mengenali Kondisi dalam Perkembangan Janin Usia 9 Bulan

Kala janin sudah memasuki usia 9 bulan, janin telah bersiap-siap untuk dilahirkan ke dunia ini. Saat janin 9 bulan ini, janin akan mengalami sedikit pertumbuhan serta pematangan organ. Pertumbuhan dan pematangan tersebut amat dibutuhkan oleh janin untuk hidup di dunia ini. Maka dari itu, Ibu hamil harus mulai fokus terhadap berat badan janin yang ada di dalam kandungannya. Hal itu disebabkan, janin yang dilahirkan dengan berat badan yang kurang dapat membuat janin susah dalam menjalani kehidupan. Sebab, janin yang kurang berat badan harus melalui perawatan khusus di ruang khusus.

Baca Juga: Tahapan Perkembangan Bayi 9 Bulan dalam Kandungan

Bagaimana Pertumbuhan Janin 9 Bulan?

Saat sudah minggu ke 37, berat badan bayi Ibu mencapai 2,8 kilogram dan panjang 48,6 cm. Proses persalinan di masa hamil ini dianggap telah cukup umur karena perkembangan janin usia 9 bulan sudah tumbuh kembang sempurna.

  • Perkembangan Janin 37 Minggu
    Bulu pada badan janin 9 bulan di kandungan Ibu akan mulai berkurang. Bayi akan mulai mengeluarkan hormon yang disebut cortisone yang membantu mematangkan organ pernafasan. Panjang bayi mencapai 7 cm dan beratnya 3 kg. Pada periode ini bayi siap lahir karena organ tubuhnya sudah matang sehingga dapat bekerja sendiri.
  • Perkembangan Janin 38 Minggu
    Pada minggu ke-38, apabila Ibu belum melahirkan berat badan bayi akan mencapai sekitar 3,1 kg dengan panjang 48 cm. Rambutnya bertambah panjang mencapai 5 cm. Begitu juga kukunya. Kulitnya sudah mulai berwarna sedikit merah jambu. Sekarang sesudah bayi 9 bulan dalam kandungan Ibu telah menyimpan lemak yang cukup di tubuhnya, suhu tubuhnya akan bisa bertahan stabil pada saat lahir. Antibodi yang bayi terima melalui plasenta juga dapat membantunya melewati beberapa bulan awal kehidupannya dalam keadaan kesehatan yang baik.
  • Perkembangan Janin 39 Minggu
    Pertumbuhan bayi sudah sempurna. Beratnya sekarang mencapai 3,2 kg dengan panjang 49 cm. Di minggu ke-39 perkembangan janin 9 bulan ini, Ibu harus siap siaga karena tiap saat bisa melahirkan.
  • Perkembangan Janin 40 Minggu
    Saat minggu ke-40, jika Ibu belum melahirkan, berat badan janin 9 bulan dalam kandungan mungkin sudah mencapai sekitar 3,3 kg dan panjangnya sekitar 50 cm. Jangan terlalu cemas, jika Ibu melewati Hari Perkiraan Lahir. Hanya sekitar 5% dari Ibu hamil yang melahirkan tepat pada HPL nya dan dokter mungkin belum akan merekomendasikan induksi atau caesar seminggu atau 2 minggu lagi kecuali jika Ibu atau bayi ada dalam kondisi yang berbahaya. Dokter akan menyarankan induksi persalinan bila usia kehamilan sudah lebih dari 42 minggu atau terdapat kondisi medis tertentu yang menunjukkan perlunya memulai proses persalinan secara buatan. Untuk informasi selengkapnya tentang induksi persalinan, yuk baca di sini: Kapan Ibu Harus Melahirkan dengan Induksi Persalinan?

Panduan Selama Masa Kehamilan

  • Apabila ketuban sudah pecah, Ibu harus segera berangkat ke rumah sakit.
  • Apabila ini merupakan kehamilan pertama dan Ibu sudah mengalami kontraksi, tetapi belum terlalu intens dan ketuban belum pecah, Ibu mungkin dapat menunggu.
  • Segera ke rumah sakit jika kontraksi sangat kuat, berlangsung terus selama 45 detik hingga 1 menit, dan terjadi setidaknya 5 menit sekali.

Baca Juga: Perkembangan Janin di Usia Kandungan 9 Bulan

Jika rumah Ibu berada cukup jauh dari rumah sakit, sebaiknya Ibu sudah berangkat saat kontraksi belum terasa 5 menit sekali. Begitu juga bila anak yang dikandung adalah anak kedua yang umumnya prosesnya lebih cepat dibandingkan anak pertama. Jika proses persalinan dilakukan di rumah, segera hubungi pihak medis yang dapat membantu proses persalinan.

Apapun proses kehamilan janin 9 bulan, dan bagaimanapun proses yang ditempuh bayi untuk lahir ke dunia, satu hal terpenting adalah kesehatan, keselamatan Ibu dan bayi, asupan nutrisi yang tercukupi serta proses dalam mengasuh dan membesarkan. Adapun Ibu bisa mencukupi asupan nutrisi tersebut dengan mengonsumsi PRENAGEN mommy selama masa kehamilan agar tumbuh kembang janin dapat terjaga.