Mitos atau Fakta: Bahayakah Tidur Pagi Bagi Ibu Hamil?

Ditulis oleh: Redaksi Klikdokter.com

Mitos atau Fakta: Bahayakah Tidur Pagi Bagi Ibu Hamil?

Saat hamil, Ibu sering melakukan kegiatan apa? Menjalani aktivitas sehari-hari tentu menyenangkan dan seru ya, Bu. Tapi, kegiatan padat yang dilakukan harus diseimbangkan dengan waktu tidur Ibu agar tetap tercukupi energi setiap harinya. Nah, tapi apakah benar jika tidur pagi berbahaya utamanya untuk ibu hamil muda? 

 

Dilansir PubMed oleh The United States National Library of Medicine, tidur selama hamil merupakan aktivitas yang perlu diperhatikan dan memengaruhi perkembangan bayi dalam kandungan. Jika Ibu mengalami kurang tidur akan erat kaitannya dengan berbagai penyakit seperti, diabetes melitus gestasional, hipertensi hingga stres dan depresi.

 

Sebelum tahu perihal mitos atau fakta bahaya tidur pagi ibu hamil, perlu diketahui jika Ibu akan mengalami perubahan tidur selama kehamilan khususnya trimester pertama kehamilan. Lalu, mengapa waktu tidur bumil berubah dan apakah tidur pagi ibu hamil berbahaya? Yuk cari tahu jawabannya di sini!

Apa Sebab Waktu Tidur Berubah Saat Hamil?

Seperti yang telah dibahas di atas, ibu hamil mengalami perubahan tidur pada trimester pertama. Melalui peningkatan hormon progesteron, Ibu akan merasa lebih mudah lelah dan waktu tidur maju pada beberapa jam lebih awal. Misalnya saja Ibu merasa lelah pada siang hari dan merasa sulit tidur saat malam hari.

 

Menurut Sleep Foundation, ibu hamil mendapatkan kualitas tidur yang tidak prima pada trimester pertama, bahkan 1 dan 10 ibu hamil mengalami insomnia. Hal ini juga bisa diperparah oleh kondisi morning sickness dimana Ibu mengalami mual dan muntah pada sepanjang hari, serta tidak spesifik satu waktu saja.

 

Baca Juga: Cara Mengatasi Ibu Hamil Susah Tidur Saat Hamil Muda

 

Tidak hanya morning sickness, pada trimester pertama Ibu rentan mengalami sakit kepala, nyeri payudara, kembung dan sembelit. Karena kondisi inilah, Ibu akan merasakan lebih mudah lelah dan memerlukan aturan tidur untuk ibu hamil yang secukupnya.

Mengapa Bumil Cepat Mengantuk?

Walaupun sudah mendapatkan waktu tidur yang cukup, Ibu tetap saja ingin rebahan dan istirahat bukan? Inilah yang membuat pertanyaan muncul bolehkah ibu hamil tidur jam 9 pagi atau bolehkah ibu hamil tidur jam 10 pagi. Nah sebelum itu, Ibu perlu tahu apa sih yang buat bumil selalu ngantuk?

  • Insomnia

Paparan sebelumnya menunjukkan ibu hamil rentan mengalami insomnia atau kesulitan tidur pada malam hari. Meski ibu sudah lelah sekali, tetap saja rasa ingin tidur tidak kunjung muncul. Jika Ibu mengalami hal ini, usahakan tetap istirahat atau konsultasikan pada dokter ataupun bidan ya, Bu.

  • Hipoglikemia

Dilansir KlikDokter, selama hamil gula darah rendah atau hipoglikemia menjadi penyebab Ibu sering mengantuk. Hal ini bisa dipicu asupan karbohidrat yang berlebih. Untuk itu, usahakan jaga kebutuhan karbohidrat dengan imbangi nutrisi lainnya seperti protein, lemak sehat, vitamin dan mineral.

  • Anemia

Ketika Ibu mengalami kondisi kurang darah atau dikenal juga sebagai anemia, ibu hamil lebih mudah mengantuk. Maka dari itu, penting bagi ibu hamil melengkapi asupan zat besi guna menghindarkan dari rasa kantuk dan dampak buruk lainnya.

Bahaya Tidur Pagi Ibu Hamil, Mitos atau Fakta?

Setelah mengetahui perubahan waktu tidur, bisa saja Ibu merasakan lelah dan tertidur pada pagi hari. Untuk itu, Ibu bahkan bertanya apakah bahaya tidur pagi hari bagi ibu hamil ini dan jam berapa ibu hamil boleh tidur pagi? Sampai saat ini, belum ada penelitian lebih lanjut tentang bahaya tidur pagi bagi ibu hamil.

 

Namun begitu, menurut KlikDokter ada lima risiko yang bisa terjadi pada ibu hamil ketika tidur pagi. Berikut ini paparan selengkapnya, Bu:

1. Menurunnya Imun Tubuh

Menurut Center for Perinatal Studies, Swedish Medical Center, Amerika Serikat, ibu hamil disarankan tidur dalam waktu 7-9 jam setiap hari agar kesehatan Ibu dan Buah Hati dapat terus terjaga. Jika Ibu kurang tidur atau begadang, daya tahan tubuh pun menurun dan rentan terserang berbagai penyakit.

2. Komplikasi Kehamilan

Menurunnya kualitas atau waktu tidur membuat sel-sel dalam tubuh Ibu terhambat perkembangannya. Hal ini tentu berdampak pada Buah Hati dalam kandungan. Senada dengan ini, penelitian University of Pittsburgh Medical Center juga menjelaskan adanya kaitan begadang dengan kondisi bayi saat dilahirkan seperti prematur atau berat badan bayi lahir rendah (BBLR).

3. Preeklampsia

Preeklampsia merupakan kondisi dimana Ibu mengalami komplikasi saat masa kehamilan. Dilansir KlikDokter, gejala preeklampsia dapat dilihat dari tekanan darah yang mencapai 140/90 mmHg. Komplikasi ini dapat berbahaya bagi Ibu dan Buah Hati karena terjadi pada organ vital tubuh, seperti ginjal dan hati.

 

Kondisi yang umumnya terjadi pada usia kehamilan 20 minggu ini menjadi alasan sebaiknya tidur pagi saat hamil trimester 3 tidak disarankan. Menurut studi Center for Perinatal Swedish Medical Center, ibu hamil yang tidur kurang dari 6 jam pada trimester pertama memiliki peningkatan tekanan darah tinggi dibandingkan waktu tidur normal.

4. Selalu Merasa Lelah

Kalau merasakan lelah tidak ada akhirnya, tentu capek ya Bu. Padahal inginnya saat hamil beraktivitas seperti biasa. Tapi jika Ibu sering tertidur pada pagi hari, hal ini akan membuat energi tubuh melemah, lesu dan lelah. Ibu juga jadi malas bergerak dan kurangnya kegiatan fisik yang seharusnya tetap dilakukan.

5. Diabetes

Jika Ibu kurang gerak, pola makan saat hamil tidak sehat dan sering tertidur habis menyelesaikan aktivitas, hal ini akan membuat Ibu rentan mengalami diabetes dan obesitas. Untuk itu, pentingnya aktivitas fisik dengan intensitas ringan, misalnya saja jalan santai, senam ibu hamil hingga yoga sehingga Ibu dan Buah Hati semakin terjaga kesehatannya.

Cara Menghindari Tidur Pagi Saat Hamil

Dengan melihat berbagai resiko tidur pagi ibu hamil di atas, sebaiknya Ibu perlu menghindari aktivitas satu ini. Memang terkesan nyaman ya Bu tidur pagi hari, namun demi kesehatan Ibu dan Buah Hati yuk coba lakukan kegiatan pagi hari untuk ibu hamil muda.

  • Lakukan Aktivitas Fisik Ringan

Setelah bangun, Ibu bisa melakukan kegiatan fisik yang ringan dan aman misalnya jalan sekeliling komplek dengan protokol kesehatan saat pandemi, yoga dan senam hamil di rumah, hingga berenang jika memungkinkan. Aktivitas ini tentu menghindarkan ibu dari keinginan tidur pagi.

  • Terapkan Rutinitas Malam Hari yang Baik

Sering kali Ibu tidur masih scroll sosial media atau menonton televisi, sebaiknya kebiasaan ini dikurangi secara perlahan. Menurut Sleep Foundation, cahaya biru pada elektronik tersebut membuat otak Ibu tetap terjaga. Sebagai gantinya, Ibu bisa membaca buku atau mendengarkan musik menenangkan.

  • Lengkapi Nutrisi Khusus Bumil

Saat trimester awal, Ibu akan mengalami perubahan waktu tidur yang signifikan apalagi jika mengalami mual muntah. Ibu bisa mencoba makan lebih sering dengan porsi kecil dan hindari makan terlalu malam. Selalu rutin minum nutrisi khusus kehamilan untuk cegah mual muntah seperti PRENAGEN emesis.

  • Tetap Terhidrasi

Ibu hamil disarankan mencukupi kebutuhan air putih minimal 8 gelas sehari. Selain itu, minum di antara pagi, siang dan sore hari lebih banyak dibandingkan malam hari supaya Ibu tidak perlu ke kamar mandi terus-menerus.

 

Baca Juga: Perhatikan Posisi Tidur Saat Hamil

 

Itulah paparan mengenai tidur pagi bagi ibu hamil. Meski belum ada penelitian jelas yang membuktikan bahaya tidur pagi, ibu hamil perlu mewaspadai resiko yang akan terjadi. Selain cara di atas, Ibu bisa menggunakan perlengkapan seperti bantal hamil atau meredupkan cahaya di malam hari. Selamat mencoba, Bu!