Gejala & Solusi

Pantangan-Pantangan Pasca Melahirkan

Pantangan-Pantangan Pasca Melahirkan

Pada masa nifas, terdapat pantangan ibu melahirkan sebelum 40 hari yang berkaitan dengan bayi dan kesehatan ibu juga. Apa saja yang tidak boleh dilakukan oleh Ibu setelah melahirkan ini?

Larangan Setelah Melahirkan Normal Menurut Adat Jawa

Ada beberapa pantangan melahirkan menurut adat Jawa yang Ibu perlu pahami. Berikut ini beberapa di antaranya:

  • Larangan bagi Ibu dan bayi untuk tidur pada saat Maghrib. Sebab, dikhawatirkan baik Ibu dan bayi menjadi sakit.
  • Ibu dilarang pula makan ikan laut dan daging ayam, karena masyarakat kuno percaya bahwa menu-menu ini memperlambat penyembuhan luka pada Ibu setelah melahirkan.
  • Ibu dilarang meminum air banyak-banyak, karena masyarakat kuno cemas ini akan memperlambat penyembuhan luka.

Meskipun beberapa pantangan tersebut kurang masuk akal, tetapi banyak masyarakat yang memilih mematuhinya karena menyangka pantangan tersebut bermanfaat untuk kesehatan mereka.

Pantangan lainnya yang cukup terkenal ialah Ibu tidak boleh berhubungan seks selama 40 hari setelah melahirkan. Penyebabnya, beberapa alat tubuh Ibu belum sepenuhnya sembuh untuk dapat digunakan seperti sebelum melahirkan.

Selain pantangan-pantangan setelah melahirkan, ada juga beberapa anjuran penting yang dipercayai perlu dipatuhi oleh Ibu. Antara lain seperti ini.

  • Sebaiknya Ibu memangku bayinya pada saat Maghrib, untuk melindungi bayinya dari bahaya makhluk halus.
  • Sebaiknya Ibu mengoleskan ramuan jeruk nipis di bagian perutnya supaya luka di perutnya cepat sembuh.
  • Sebaiknya Ibu meminum jamu selama 40 hari untuk mempercepat pemulihan tubuhnya.

Apa yang Tidak Boleh Dilakukan Setelah Melahirkan, Menurut Medis?

Menurut medis, salah satu hal yang perlu dihindari setelah melahirkan sebetulnya ialah berhubungan seks. Akan tetapi, tidak berhubungan seks ini hanya untuk sementara waktu saja. Penyebabnya, karena memang pasca melahirkan terjadi perubahan fisik pada Ibu.

Perubahan ini antara lain keluarnya darah nifas, yang terjadi sekitar 40 hari. Pengeluaran darah ini akan mengganggu hubungan seks antara Ibu dan Ayah. Karena itulah, Ibu dan Ayah dilarang berhubungan seks dulu selama 40 hari.

Bentuk perubahan fisik lainnya ialah adanya area vagina yang mungkin mengalami jahitan setelah melahirkan normal. Bekas jahitan ini akan terasa nyeri selama 40 hari ini, sehingga dapat mengganggu aktivitas seksual Ibu. Inilah sebabnya terjadi larangan untuk berhubungan seks selama 40 hari setelah melahirkan normal.

Hal yang tidak dianjurkan lainnya ialah beraktivitas berat, misalnya mengangkat-angkat ember berisi air. Penyebabnya, karena aktivitas seperti ini dapat memicu cedera pada otot panggul Ibu yang masih dalam pemulihan.

Bagi Ibu yang melahirkan caesar, beraktivitas berat seperti ini juga cukup menyakiti otot-otot Ibu, karena otot Ibu masih dalam pemulihan akibat jahitan operasi. Bisa-bisa luka jahitan Ibu akan terbuka, karena proses pemulihan lukanya masih belum selesai. Mari ketahui pemulihan luka ini di sini: Bu, Ini Tanda Jahitan Caesar Terbuka yang Perlu Diwaspadai. 

Beberapa ibu mungkin akan kesulitan mematuhi ini, karena kelahiran bayi akan membuat mereka menjalankan pekerjaan rumah yang lebih berat daripada sebelumnya.

Kapan Ibu Habis Melahirkan Boleh Mengerjakan Pekerjaan Rumah?

Ibu perlu memahami bahwa setelah melahirkan pun Ibu boleh saja langung mengerjakan pekerjaan rumah, selama pekerjaan tersebut ringan. Misalnya, menyapu rumah, memotong-motong bahan makanan, dan semacamnya, yang tidak memerlukan terlalu banyak mengangkat barang.

Namun, untuk melakukan pekerjaan berat, seperti mengangkat ember, menggotong panci yang berat, sebaiknya Ibu perlu menunda dulu. Ibu dapat melakukannya setelah masa nifas selesai. Sebab, setelah nifas, diperkirakan bahwa otot-otot Ibu telah kembali seperti sebelum hamil, sehingga Ibu dapat menjalankan aktivitas pekerjaan rumah yang berat-berat.

Beberapa Ibu mungkin akan pulih lebih cepat, apabila sebelum melahirkan, mereka sering melakukan olahraga, seperti senam. Karena itu, perhatikan kondisi Ibu sejak sebelum melahirkan agar dapat beraktivitas lagi sesegera mungkin ya, Bu.

Artikel Terbaru Lainnya

Masa Kehamilan
Cara Tepat Membandingkan Susu Hamil dari Label Nutrisi
Bingung pilih susu kehamilan yang tepat? Bandingkan protein, DHA, asam folat & kalori PRENAGEN mommy dengan merek lain lewat label resmi.
Masa Kehamilan
Susu Ibu Hamil Bisakah Menambah Berat Badan? Ini Faktanya
Khawatir berat badan naik drastis karena rutin minum PRENAGEN Mommy? Cek kontribusi kalorinya dan batas kenaikan berat badan sehat saat hamil.
Masa Kehamilan
Apakah Susu Hamil Bebas Gula Tambahan Tetap Bernutrisi?
Susu hamil tanpa tambahan gula, apakah tetap bernutrisi lengkap? Cek kandungan PRENAGEN No Added Sugar yang cocok untuk kebutuhan Ibu.
Masa Kehamilan
Susu UHT atau Bubuk, Mana Lebih Cocok untuk Ibu Bekerja?
Bingung pilih susu UHT atau bubuk untuk kehamilan? Cek perbandingan kepraktisan & kandungan gizi PRENAGEN Mommy UHT untuk Ibu yang sibuk bekerja.
Masa Kehamilan
Pentingkah Susu Hamil Meski Sudah Makan Sehat dan Bergizi?
Sudah makan bergizi, tapi masih ragu perlu susu hamil? Cek apakah asupan PROTEIN, asam folat & DHA Ibu benar-benar cukup dari makanan sehari-hari.
Masa Kehamilan
Pusar Ibu Hamil Menonjol, Apakah Normal?
Pusar ibu hamil menonjol adalah hal normal. Pelajari penyebabnya, cara merawat kebersihan area pusar, serta tanda hernia yang perlu diwaspadai!

PRENAGEN Club, untuk Moms!

Dengan menjadi member, Moms akan mendapatkan beragam keuntungan seperti program pengumpulan poin berhadiah, promo dan kegiatan menarik, serta bergabung dalam forum diskusi. Ayo bergabung bersama PRENAGEN Club dan nikmati setiap manfaatnya untuk mendukung perjalanan kehamilan dan peran Moms sebagai orang tua.
PRENAGEN