Gaya Hidup

Rutinitas Skincare yang Aman untuk Ibu Menyusui

Dalam artikel ini telah diperiksa keakuratannya oleh dokter spesialis Obgyn untuk memastikan Bunda mendapatkan panduan kesehatan yang terpercaya bagi Si Kecil.

dr. Dewi Virdianti Pangastuti

dr. Dewi Virdianti Pangastuti adalah seorang Health Communicatior di PT Sanghiang Perkasa (Kalbe Nutritionals). Beliau merupakan lulusan Pendidikan Kedokteran dari Universitas Kristen Indonesia (UKI). Selain itu, dr. Dewi Virdianti juga dikenal aktif memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Rutinitas Skincare yang Aman untuk Ibu Menyusui

Setiap ibu menyusui tentu tetap membutuhkan perawatan wajah, baik melalui asupan nutrisi maupun penggunaan skincare untuk ibu menyusui. Konsumsi makanan kaya antioksidan serta pemilihan skincare yang aman untuk ibu menyusui sangatlah penting agar tidak memengaruhi kualitas ASI maupun kesehatan buah hati. Ibu bisa memilih produk yang berfokus pada hidrasi dan perlindungan, memiliki formula minimalis, serta menggunakan skincare aman untuk busui yang bebas dari bahan berisiko seperti retinoid.

Merawat diri dan kesehatan kulit bukanlah tindakan egois, melainkan investasi agar Ibu merasa lebih bahagia dan berenergi saat mengurus buah hati. Jika waktu terasa sangat terbatas, Ibu tidak perlu khawatir karena mencari skincare yang aman untuk ibu menyusui dalam kemasan praktis kini semakin mudah ditemukan. Langkah-langkah perawatan yang ringkas, namun efektif akan membantu menjaga kulit Ibu tetap sehat dan bercahaya di tengah kesibukan mengasuh si kecil.

Mengapa Kulit Ibu Berubah Setelah Melahirkan?

Selama hamil, lonjakan estrogen memicu sel pembentuk pigmen yang sering kali memunculkan melasma atau bercak gelap pada wajah. Kondisi ini kemudian berlanjut pascapersalinan, saat kadar estrogen turun drastis dan hormon prolaktin naik demi produksi ASI. Perubahan hormonal ini memperlambat produksi kolagen sekaligus mengurangi kemampuan kulit mengikat air, sehingga Ibu mungkin merasa kulit menjadi lebih kering, kasar, dan kehilangan elastisitasnya.

Di saat yang sama, kulit perut yang meregang maksimal selama sembilan bulan sering kali menyisakan stretch mark karena elastisitas kulit yang terlampaui. Selain faktor fisik tersebut, status hidrasi juga sangat berpengaruh. Tubuh Ibu membutuhkan cairan ekstra untuk memproduksi ASI, sehingga jika asupannya kurang, cadangan air dari jaringan kulit akan tertarik. Hal inilah yang membuat kulit tampak semakin kusam. Memahami rangkaian perubahan alami ini adalah langkah awal penting dalam menentukan perawatan yang paling tepat.

Rutinitas Skincare Pagi untuk Ibu Menyusui

Memahami perubahan kulit yang terjadi pascamelahirkan adalah tahap permulaan sebelum Ibu merespons perubahan tersebut dengan rutinitas perawatan kulit. Ada setidaknya dua kali rutinitas merawat kulit, yakni pagi sebelum beraktivitas dan malam sebelum istirahat. Pagi hari biasanya adalah momen paling padat, jadi tahapan perawatan kulit tidak perlu berlama-lama. Cukup ikuti langkah-langkah sederhana berikut ini.

  • Langkah 1: Cuci Muka Cepat

Gunakan pembersih wajah yang lembut (gentle cleanser) dengan pH seimbang agar kelembapan alami kulit tidak hilang. Pilih yang teksturnya ringan seperti gel atau foam yang mudah dibilas untuk mencegah kulit terasa kering atau tertarik.

  • Langkah 2: Pelembap Multifungsi

Daripada menumpuk banyak produk, cari pelembap multifungsi yang menggabungkan manfaat serum dan moisturizer sekaligus. Misalnya, pilih produk yang mengandung pelembap hyaluronic acid untuk hidrasi ekstra plus niacinamide atau vitamin C sebagai pencerah kulit. Menggunakan produk multimanfaat seperti ini akan jauh lebih praktis sekaligus menghemat waktu.

  • Langkah 3: Perlindungan Sinar UV

Paparan sinar UV bisa masuk ke dalam rumah dan tetap merusak kulit. Gunakan physical sunscreen (seperti zinc oxide atau titanium dioxide) karena lebih aman dan tidak mudah terserap ke dalam tubuh Ibu sehingga minim risiko memengaruhi kualitas ASI.

Rutinitas Skincare Malam Sebelum Beristirahat

Jika rutinitas di pagi hari berfungsi untuk menutrisi sekaligus melindungi maka perawatan menjelang tidur memiliki peran penting untuk membersihkan sisa hari dan mendukung proses regenerasi alami kulit. Di saat Ibu beristirahat, kulit bekerja lebih aktif untuk memulihkan diri, sehingga penggunaan produk yang tepat akan membantu Ibu bangun dengan wajah yang lebih segar dan tetap sehat.

  • Langkah 1: Pembersihan Ganda yang Praktis

Gunakan micellar water terlebih dahulu untuk mengangkat sisa sunscreen, debu, dan minyak. Setelah itu, lanjutkan dengan sabun cuci muka yang lembut untuk memastikan wajah benar-benar bersih. Pembersihan ganda ini perlu Ibu terapkan agar pori-pori tidak tersumbat dan kulit bisa menyerap manfaat skincare setelahnya secara maksimal.

  • Langkah 2: Pelembap Restoratif

Malam hari adalah waktu terbaik bagi kulit untuk beregenerasi. Gunakan krim malam yang kaya akan hidrasi, seperti yang mengandung Ceramide atau lemak alami, tapi tanpa bahan aktif yang terlalu rumit atau kuat seperti retinol dan tretinoin. Formula yang sederhana ini justru lebih aman dan tetap efektif membantu kulit memulihkan diri selama tidur.

  • Langkah 3 (Opsional): Spot Treatment

Kalau Ibu sedang menghadapi jerawat hormonal yang muncul pascamelahirkan, gunakan acne patch atau produk totol jerawat yang mengandung bahan aman seperti benzoyl peroxide atau centella asiatica. Hindari produk dengan kandungan salicylic acid dosis tinggi karena bisa terserap dan berisiko bagi bayi.

Nutrisi Penting untuk Kulit Sehat dari Dalam

Kondisi kulit Ibu sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi harian, karena sel-sel kulit baru dibentuk dari dalam menggunakan gizi yang Ibu konsumsi. Meskipun skincare membantu merawat permukaan wajah, pemenuhan gizi dari dalam tetap menjadi kunci kesehatan kulit yang utama.

Bagi Ibu menyusui, tubuh akan memprioritaskan nutrisi untuk produksi ASI. Jika asupannya kurang mencukupi, kulit biasanya menjadi bagian pertama yang tampak kusam atau kering. Dengan menjaga pola makan berkualitas, Ibu tidak hanya mendukung kelancaran ASI, tetapi juga memastikan kulit tetap sehat, cerah, dan elastis dari dalam secara optimal.

Hidrasi Maksimal untuk Elastisitas Kulit

Ada kaitan langsung antara produksi ASI dan hidrasi tubuh Ibu. Sekitar 87-88% kandungan ASI adalah air. Jadi, ketika Ibu kurang minum, tubuh akan mengambil cadangan air dari jaringan kulit demi memproduksi ASI yang berkualitas untuk buah hati. Akibatnya, kulit terasa kasar, kusam, dan garis halus mulai terlihat lebih jelas.

Demi mencegah dehidrasi saat menyusui, biasakan minum setidaknya 8 gelas sehari supaya tubuh cukup terhidrasi sehingga tidak perlu "menguras" cadangan air dari kulit. Hidrasi yang cukup juga akan menjaga sel-sel kulit tetap kenyal dan membantu proses detoksifikasi alami tubuh.

Peran Vitamin dan Mineral sebagai Antioksidan Alami

Kesehatan kulit Ibu perlu ditunjang oleh keragaman asupan nutrisi seperti vitamin C dan E. vitamin C berperan penting dalam produksi kolagen; tanpanya, kulit akan kesulitan menjaga kepadatan sehingga tampak kusam dan kendur. Ibu bisa mendapatkan asupan alami ini dari buah-buahan seperti jeruk dan stroberi, atau sayuran hijau seperti brokoli dan bayam. Sementara itu, vitamin E berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi sel kulit dari radikal bebas sekaligus menjaga kelembapan alami dari dalam. Sumber terbaiknya meliputi kacang-kacangan, biji-bijian, dan alpukat.

Selain vitamin, mineral seperti Zinc sangat dibutuhkan untuk regenerasi sel dan meredakan peradangan, terutama bagi Ibu yang menghadapi jerawat hormonal. Zinc dapat ditemukan pada daging merah, telur, dan kacang-kacangan, yang juga kaya akan PROTEIN. Sebagai komponen utama pembentuk jaringan, PROTEIN mempercepat pemulihan kulit dan peradangan. Jika dikonsumsi bersama vitamin C, PROTEIN akan bekerja lebih optimal dalam mendukung produksi kolagen dan elastin guna menjaga kekenyalan kulit Ibu.

Lemak Sehat untuk Kilau Alami Kulit

Jangan takut dengan kata "lemak" karena bagaimanapun juga kulit manusia tersusun dari lipid (lemak). Konsumsi makanan berlemak sehat, terutama Omega-3 yang ditemukan dalam ikan salmon, minyak nabati, atau kacang-kacangan. 

Omega-3 ini akan membantu memperkuat skin barrier, yaitu lapisan pelindung alami yang mencegah air di dalam kulit menguap terlalu cepat. Ketika lapisan pelindung (skin barrier) Ibu terjaga kekuatannya, kulit tidak akan mudah kehilangan kelembapan. Hal ini membuat wajah Ibu terasa lebih kenyal, terhidrasi dengan baik, dan tampak cerah alami dari dalam.

Perawatan Luar dan Dalam untuk Keseimbangan Nutrisi Ibu

Ibu yang bahagia dan terawat akan lebih optimal dalam memberikan kasih sayang kepada buah hati. Oleh karena itu, luangkan waktu sejenak untuk merawat diri, baik dari dalam melalui nutrisi maupun dari luar dengan memilih skincare yang aman untuk ibu menyusui. Keduanya perlu berjalan beriringan agar Ibu tetap sehat, segar, dan berenergi dalam menemani perjalanan tumbuh kembang si kecil.

Masa menyusui memang sering kali penuh dengan informasi yang simpang siur, mulai dari pola makan hingga pemilihan skincare yang aman untuk ibu menyusui. Adapun munculnya berbagai mitos ini terkadang memicu kekhawatiran yang sebenarnya tidak perlu bagi Ibu. Itulah mengapa penting bagi Ibu untuk tetap berpijak pada fakta medis agar keputusan yang diambil tetap aman bagi kesehatan Ibu dan buah hati. Yuk, temukan kebenarannya di sini: Fakta dan Mitos Seputar Menyusui yang Perlu Diketahui.

Artikel Terbaru Lainnya

Masa Persiapan
Rutinitas Skincare yang Aman untuk Ibu Menyusui
Ibu menyusui ingin pakai skincare? Simak panduan rutinitas skincare pagi dan malam yang aman serta tips agar kulit sehat dari dalam berikut ini!
Masa Persiapan
Rahasia Sleep Training Aman Agar Tidur Bayi Berkualitas
Pelajari definisi sleep training, usia aman memulainya, dan beragam metode yang paling efektif dan nyaman. Ketahui juga kunci agar sleep training berhasil.
Masa Persiapan
Langkah Pertolongan Pertama Diare pada Ibu Menyusui
Pahami cara pertolongan pertama diare pada ibu menyusui yang aman dilakukan. Cari tahu penyebab dan tindakan preventif yang bisa dilakukan.
Masa Persiapan
Panduan Lengkap Isi Diaper Bag untuk Bepergian dengan Bayi
Daftar barang yang perlu ada di diaper bag dan rekomendasi jumlah pakaian yang ideal untuk dibawa. Perjalanan bersama bayi jadi lebih aman dan nyaman.
Masa Persiapan
Usia Aman Bayi Naik Pesawat, Syarat, dan Tips Perjalanan
Ingin melakukan perjalanan udara bersama bayi? Ketahui syaratnya, tips menjaga kenyamanan telinga bayi, dan dokumen yang wajib dibawa oleh orangtua.
Masa Persiapan
Penyebab Bayi Sering Menggigit Saat Menyusui dan Solusinya
Puting lecet karena gigitan? Cari tahu penyebab bayi sering menggigit saat menyusui. Pelajari tips pencegahan dan cara mengobati gigitan bayi saat menyusui.

PRENAGEN Club, untuk Moms!

Dengan menjadi member, Moms akan mendapatkan beragam keuntungan seperti program pengumpulan poin berhadiah, promo dan kegiatan menarik, serta bergabung dalam forum diskusi. Ayo bergabung bersama PRENAGEN Club dan nikmati setiap manfaatnya untuk mendukung perjalanan kehamilan dan peran Moms sebagai orang tua.
PRENAGEN