Vitamin D Untuk Ibu Hamil: Manfaat dan Pilihan Makanan

Ditulis oleh: Redaksi Klikdokter.com

Vitamin D Untuk Ibu Hamil: Manfaat dan Pilihan Makanan

Vitamin D penting bagi ibu hamil karena membantu dalam penyerapan kalsium yang diperlukan untuk perkembangan tulang janin serta mendukung kesehatan tulang dan sistem kekebalan tubuh ibu.

Vitamin D merupakan kelompok vitamin larut lemak karena penyerapannya membutuhkan lemak dari makanan yang dikonsumsi atau sebagai cadangan jaringan lemak dalam tubuh. Fungsi vitamin D yang baik untuk ibu hamil sering kali tidak diterima dengan baik.

Setidaknya 63 persen ibu hamil dan menyusui mengalami defisiensi vitamin D pada 2020. Gejala kekurangan vitamin D untuk ibu hamil seperti perubahan mood, nyeri tulang hingga sulit tidur. Meski produksi vitamin D alami dari sinar matahari sebelum jam 9 pagi hari, Ibu perlu asupan pendukung lainnya.

Untuk tahu apa saja asupan vitamin D untuk ibu hamil, berapakah dosis anjurannya serta manfaat selama kehamilan, yuk cari tahu selengkapnya di artikel ini.

Dosis Vitamin D Untuk Ibu Hamil

Sering kali Ibu merasa bingung, “Apa cukup vitamin D 1000 IU atau vitamin D 5000 IU untuk ibu hamil?” Berdasarkan Kementerian Kesehatan RI dalam Angka Kecukupan Gizi, vitamin D untuk ibu hamil disarankan sebanyak 15 mikrogram atau 600 IU per hari. Namun begitu, kebutuhannya meningkat sesuai dengan trimester kehamilan.

Menurut National Center for Biotechnology Information (NCBI), US National Library of Medicine mengungkapkan pada trimester kedua dan ketiga, kebutuhan vitamin D meningkat yaitu 1000-2000 IU. Dosis ini dianggap aman dari kelebihan vitamin D yang sering dikhawatirkan untuk ibu hamil.

Untuk trimester pertama, Ibu bisa mengacu pada Angka Kecukupan Gizi yang tertera di atas. Dengan mencukupi vitamin D, Ibu akan terjaga kesehatannya dan tumbuh kembang janin dalam kandungan pun tidak terganggu.

Manfaat Vitamin D Untuk Ibu Hamil

Apabila dikonsumsi secara rutin, vitamin D mampu memberikan berbagai manfaat baik untuk Ibu dan juga Buah Hati. Simak selengkapnya di bawah ini, yuk!

  • Memperkuat Tulang Ibu

Bukan hanya kalsium, ternyata vitamin D membantu menjaga tulang Ibu tetap kuat lho! Dilansir KlikDokter, vitamin D membantu penyerapan dan keseimbangan kalsium serta fosfor. Hal ini berdampak positif pada pembentukan tulang dan juga gigi janin.

  • Membantu Daya Tahan Tubuh 

Selama pandemi seperti sekarang, pastinya imun atau daya tahan tubuh juga penting untuk ibu hamil. Maka dari itu, rutin konsumsi vitamin D akan membantu peningkatan daya tahan tubuh. Jadi, Ibu dan janin selalu sehat!

  • Menurunkan Risiko Berat Badan Lahir Rendah 

Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) erat kaitannya dengan berbagai penyakit beresiko dialami bayi pada dewasa nanti seperti diabetes gestasional, ginjal, jantung. Maka dari itu, kebutuhan vitamin D yang cukup dapat menurunkan risiko bayi dari BBLR.

  • Mencegah Terjadinya Preeklampsia

Preeklampsia umumnya dialami ibu hamil pada usia kehamilan 20 minggu. Kondisi ini ditandai dengan tekanan darah mencapai 140/90 mmHg. Namun dengan memenuhi vitamin D untuk ibu hamil, risiko mengalami preeklampsia menjadi menurun.

  • Mengurangi Adanya Gangguan Tumbuh Kembang Bayi

Setiap Ibu tentu ingin bayinya bertumbuh dengan optimal. Vitamin D bisa membantu hal tersebut! Selama hamil, ibu perlu mencukupinya karena kekurangan vitamin D dapat menyebabkan rickets kongenital dimana perubahan bentuk dan struktur tulang, serta tumbuh kembang bayi jadi terhambat.

Makanan yang Mengandung Vitamin D Untuk Ibu Hamil

Seperti yang diungkapkan di atas, dosis vitamin D bagi ibu hamil yakni 1000-2000 IU per hari. Hal ini juga senada dikutip dari The American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG), dosis tersebut cukup aman untuk ibu hamil. Kebutuhan ini bisa Ibu penuhi dari berbagai asupan.

Yuk, selalu rutin konsumsi makanan dan minuman tinggi vitamin D untuk ibu hamil berikut ini. Pssst, asupan vitamin D ini juga bisa dikonsumsi ibu hamil trimester pertama yang sedang morning sickness lho!

  • Ikan 

Ibu suka dengan salmon, mackerel, tuna atau sarden? Nah, pas banget Bu! Ketiga ikan ini memiliki tinggi vitamin D dan juga baik untuk tumbuh kembang janin. Ibu dapat mengolahnya menjadi hidangan lezat untuk makan siang atau makan malam, seperti dipanggang dengan aneka sayuran.

  • Telur

Menurut International Egg Commission (IEC), telur merupakan sumber vitamin D yang baik untuk setiap orang, termasuk ibu hamil. Satu porsi telur atau setara dengan dua butir mengandung 8,2 mikrogram. Bila Ibu ingin mengolahnya lebih dari sekedar direbus, telur enak untuk dijadikan apa saja termasuk cemilan! 

  • Jamur 

Jamur khususnya jamur jenis portobello memiliki kandungan vitamin D. Jamur portobello dole mengandung 400 IU vitamin D per 3 ons. Jumlah ini setara dengan 1 cangkir jamur dipotong dadu. Bagi Ibu pecinta jamur, selalu selipkan jamur dalam menu mingguan ya!

  • Daging Merah  

Siapa bumil yang bisa menolak lezatnya daging merah? Nah selain dikenal tinggi zat besi, daging merah juga merupakan sumber vitamin D. Dalam 25 gram daging merah mengandung 15 IU vitamin D. Namun begitu, perlu diperhatikan konsumsinya tidak berlebihan ya Bu. 

  • Hati Sapi 

Tidak jauh berbeda dengan daging merah, hati sapi juga menyumbang sekitar 36 IU dalam 70 gramnya lho! Ibu bisa mengolahnya menjadi berbagai menu lezat dan menggugah selera seperti kentang hati sapi, hati sapi asam manis, semur kentang hati sapi, hingga disantap bersama bubur.

  • Jeruk

Buat ibu hamil trimester satu, buah segar tentu bisa membuat rasa mual dan muntah menjadi berkurang. Nah salah satu buah yang ternyata mengandung vitamin D untuk ibu hamil, yaitu jeruk. Di balik tenarnya vitamin C didalamnya, jeruk mengandung vitamin D.

Satu cangkir jus jeruk (237 ml) terdapat 100 IU vitamin D lho, Bu! Tentunya ini sudah memenuhi 10 persen kebutuhan vitamin D per hari jika Ibu memerlukan 1000 IU. 

Akibat Kekurangan Vitamin D

Seperti paparan di atas, sebanyak lebih dari 60 persen ibu hamil mengalami kekurangan atau defisiensi vitamin D. Menurut NCBI US National Library of Medicine, hubungan antara vitamin D yang rendah terhadap komplikasi kehamilan erat kaitannya seperti hipertensi, preeklampsia, diabetes gestasional, keguguran hingga persalinan prematur.

Tak hanya itu, kekurangan vitamin D juga menyebabkan depresi postpartum atau depresi yang dialami setelah melahirkan. Sebuah studi oleh NCBI juga menunjukkan kekurangan vitamin D pada ibu hamil berdampak pada tumbuh kembang tulang Buah Hati di masa mendatang.

Oleh karena itu, pentingnya pemenuhan vitamin D untuk ibu hamil. Selain mengonsumsi makanan bergizi, rutin berjemur atau mendapat sinar matahari pagi hari bisa Ibu lakukan. Sinar matahari memberikan aktivasi vitamin D dalam tubuh.Itulah beberapa manfaat dan cara mendapatkan vitamin D, agar ibu hamil tetap tercukupi nutrisinya. Selain dari vitamin D, ada beberapa vitamin lain yang perlu Ibu konsumsi selama masa kehamilan. Untuk mengetahui lebih lanjut, langsung cek artikel berikut ya: Vitamin Untuk Ibu Hamil yang Wajib Dikonsumsi