beradaptasi dengan rutinitas baru bersama Buah Hati, Ibu juga perlu memulihkan kondisi fisik sekaligus menjaga produksi ASI tetap optimal. Di tengah proses tersebut, dukungan dari orang-orang terdekat dapat memberikan dampak yang sangat berarti.
Mendukung teman yang sedang menyusui tidak selalu harus dilakukan melalui hadiah besar atau nasihat panjang. Justru, bantuan sederhana yang dilakukan secara konsisten sering kali lebih membantu. Mulai dari meringankan pekerjaan rumah hingga memberikan dukungan di lingkungan kerja, setiap bentuk perhatian dapat membantu Ibu merasa lebih tenang dan tidak menjalani masa menyusui sendirian.
Menurut studi yang dipublikasikan dalam jurnal Women's Health oleh Stein Elger dkk. (2025), banyak Ibu merasa perhatian orang-orang di sekitarnya lebih banyak tertuju pada bayi setelah persalinan, sementara kebutuhan pemulihan fisik dan emosional Ibu sering kali terabaikan. Padahal, dukungan yang berfokus pada kesejahteraan Ibu juga sangat penting selama masa postpartum.
Oleh karena itu, saat mengunjungi teman yang baru melahirkan, cobalah untuk tidak hanya fokus pada bayinya. Perhatikan juga kebutuhan Ibu dan tawarkan bantuan yang dapat meringankan aktivitas hariannya. Kehadiran keluarga maupun sahabat yang peka dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi proses pemulihan.
Saat berkunjung, cobalah menawarkan bantuan yang dapat meringankan aktivitas sehari-hari. Misalnya, membantu mencuci perlengkapan pompa ASI, melipat pakaian bayi, merapikan area menyusui, mencuci piring, atau sekadar membereskan ruang keluarga. Ketika beberapa pekerjaan rumah terselesaikan, Ibu memiliki lebih banyak waktu untuk beristirahat atau fokus pada proses menyusui tanpa merasa terburu-buru menyelesaikan tugas lainnya.
Membawakan makanan bergizi juga bisa menjadi bentuk dukungan yang sangat berarti. Pilih menu yang kaya protein seperti ayam, ikan, telur, atau daging agar kebutuhan nutrisi Ibu tetap terpenuhi selama masa menyusui. Hal sederhana seperti mengantarkan makan siang atau camilan sehat dapat membantu mengurangi beban yang dirasakan Ibu.
Bagi ibu yang kembali bekerja setelah melahirkan, tantangan yang dihadapi sering kali menjadi lebih kompleks. Di tengah tuntutan pekerjaan, Ibu juga perlu meluangkan waktu untuk memerah ASI secara rutin agar kebutuhan Buah Hati tetap terpenuhi. Oleh karena itu, dukungan dari rekan kerja dan lingkungan kantor memiliki peran yang sangat penting. Suasana kerja yang suportif dapat membantu Ibu menjalani peran sebagai pekerja sekaligus orang tua dengan lebih nyaman, tanpa merasa harus mengorbankan salah satunya.
Salah satu bentuk dukungan yang dapat dilakukan adalah menghormati jadwal memerah ASI yang dimiliki Ibu. Hindari menjadwalkan rapat mendadak atau memberikan tekanan untuk selalu merespons pesan secara cepat ketika Ibu sedang berada di ruang laktasi. Memberikan ruang dan waktu yang cukup untuk pumping merupakan bentuk empati sederhana yang dapat membantu Ibu menjalani rutinitas menyusui dengan lebih tenang.
Apabila memungkinkan, bantu mengambil alih tugas-tugas kecil ketika Ibu harus meninggalkan meja kerja untuk memerah ASI. Misalnya menerima panggilan telepon, mencatat poin penting rapat, atau membantu koordinasi pekerjaan yang mendesak. Dukungan seperti ini tidak hanya membantu pekerjaan tetap berjalan lancar, tetapi juga membuat Ibu merasa dihargai dan didukung oleh timnya.
Dukungan dari orang-orang terdekat tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan mental. Penelitian yang dilakukan oleh Ekpenyong dan Munshitha (2023) menunjukkan bahwa dukungan sosial menjadi salah satu faktor penting yang dapat membantu menurunkan risiko depresi pascapersalinan.
Manfaat ini dapat dirasakan lebih besar pada Ibu yang tinggal jauh dari keluarga atau memiliki keterbatasan bantuan sehari-hari. Kehadiran teman yang bersedia mendengarkan, menemani, atau sekadar menanyakan kabar dapat memberikan rasa nyaman yang sangat berarti. Bahkan ketika terpisah oleh jarak, dukungan tetap bisa diberikan. Penelitian Alianmoghaddam, Phibbs, dan Benn (2019) menunjukkan bahwa komunikasi melalui media digital dapat membantu Ibu merasa lebih terhubung dengan lingkungan sosialnya. Pesan singkat, panggilan telepon, atau video call sederhana dapat menjadi pengingat bahwa ada orang-orang yang siap mendukung perjalanan menyusui yang sedang dijalani.
Saat menjenguk teman yang baru melahirkan, pastikan kado yang dibawa benar-benar bermanfaat. Selain perlengkapan untuk sang buah hati, sang ibu tentu sangat membutuhkan asupan bernutrisi agar bisa melewati masa transisi ini dengan lebih nyaman. Karena itu, kamu bisa menjadikan PRENAGEN Lactamom sebagai isi utama di dalam care package.
Memberikan susu tinggi gizi ini bukan sekadar hadiah biasa, melainkan bentuk kepedulian. PRENAGEN Lactamom dilengkapi dengan Triple Booster Formula yang dirancang khusus untuk mendukung kondisi fisik dan mental secara menyeluruh:
Pada akhirnya, membantu teman yang sedang menyusui selalu dimulai dari aksi sederhana, mulai dari meringankan pekerjaan rumah, mem-backup urusan kantor, hingga menghadiahkan nutrisi yang tepat. Tindakan praktis seperti ini pasti membuat teman merasa benar-benar dihargai dan sadar bahwa ia tidak berjuang sendirian. Yuk, jadikan momen kunjungan jauh lebih bermakna. Pastikan sahabatmu bisa menyusui dengan percaya diri dengan memberikan kado nutrisi terbaik. Cek kandungan, manfaat, dan varian PRENAGEN Lactamom di sini: PRENAGEN Lactamom.
Referensi