Masa Persiapan

Perhatikan Ciri-ciri Wanita Tidak Subur Berikut Ini Sebelum Promil

Ditulis oleh: Amicis

Perhatikan Ciri-ciri Wanita Tidak Subur Berikut Ini Sebelum Promil

Ciri-ciri wanita tidak subur perlu diketahui oleh setiap pasangan yang hendak melakukan program hamil atau promil. Pasalnya, dengan mengetahui ciri-ciri tersebut, ibu dapat mengenali seberapa besar kemungkinan untuk hamil. Perlu ibu ketahui bahwa ketidaksuburan atau infertilitas dapat terjadi ketika pasangan suami istri telah mengusahakan kehamilan (dengan berhubungan seksual rutin) selama paling tidak 1 tahun, namun belum membuahkan hasil.

Baca juga:Mengenal Lebih Dalam tentang Program Bayi Tabung

Ketidaksuburan bisa terjadi baik pada pria maupun wanita, bahkan kombinasi keduanya. Umumnya infertilitas disebabkan oleh gagalnya ovulasi, kerusakan tuba falopi, serta jumlah dan kualitas sperma di bawah rata-rata.

Ciri-ciri Wanita Tidak Subur

Meskipun diagnosa tidak subur hanya dapat dilakukan atas vonis dokter, namun setidaknya ibu perlu tahu beberapa ciri-ciri wanita tidak subur berikut ini.

1. Siklus Menstruasi Tidak Teratur

Meskipun tidak selalu, namun siklus menstruasi yang tidak normal dapat menjadi salah satu pertanda atau ciri-ciri wanita tidak subur. Siklus haid umumnya berlangsung antara 21 hingga 35 hari. Jika lebih panjang atau lebih pendek dari siklus normal, maka ada kemungkinan terjadi infertilitas. Segera konsultasikan pada dokter mengenai kondisi ini agar mendapatkan penanganan. Terlebih jika ibu sedang merencanakan kehamilan, gangguan siklus menstruasi ini harus segera diatasi.

2. Tidak Haid Berbulan-bulan

Cara mengetahui subur dan tidaknya wanita, dapat juga dilihat dari normal atau tidaknya jadwal menstruasi. Normalnya, wanita akan mengalami menstruasi setiap 1 satu bulan sekali atau dua kali tergantung panjang siklus. Namun ibu perlu waspada jika tidak mengalami haid selama beberapa waktu, bahkan hingga berbulan-bulan. Hal ini bisa menjadi pertanda terjadinya ketidakseimbangan hormon yang menyebabkan sindrom ovarium polikistik atau PCOS.

PCOS merupakan sebuah kondisi dimana folikel kecil yang ada di ovarium tidak berkembang matang guna melepaskan telur. Folikel yang tidak matang dapat menyebabkan wanita sulit untuk hamil. Jadi dapat disimpulkan, bahwa tidak haid selama beberapa waktu yang panjang bisa menjadi tanda atau ciri-ciri wanita tidak subur.

3. Warna Darah Haid Tidak Normal

Ciri-ciri wanita tidak subur berikutnya adalah warna darah haid yang tidak normal. Normalnya, darah haid atau menstruasi berwarna merah dan semakin lama akan menggelap di akhir periode. Namun jika warna darah cenderung pucat atau bahkan sangat gelap, ibu perlu memeriksakan diri ke dokter. Ketidaknormalan ini dapat memicu infertilitas pada wanita.

4. Sakit Saat Menstruasi

Berikutnya, ciri-ciri wanita tidak subur dapat ditandai dengan rasa sakit yang berlebihan saat menstruasi. Sakit saat haid memang merupakan hal yang wajar terjadi, namun jika sakit tidak tertahankan bisa disebabkan oleh endometriosis yang mengganggu kesuburan. Kondisi ini terjadi ketika jaringan endometrium tumbuh di luar rahim, baik di panggul maupun perut. Tumbuhnya jaringan ini dapat mempersulit sperma mencapai sel telur sehingga menyebabkan wanita sulit hamil.

5. Perubahan Hormon

Ciri-ciri wanita tidak subur atau sulit memiliki anak selanjutnya adalah adanya perubahan hormon pada tubuh. Perubahan hormon ini tidak dapat terlihat secara langsung, namun umumnya menyebabkan perubahan fisik berupa:

  • Peningkatan berat badan drastis tanpa sebab
  • Munculnya jerawat yang berlebihan
  • Tangan dan kaki terasa dingin
  • Hilangnya gairah seksual
  • Munculnya rambut pada bagian wajah
  • Keluar cairan pada payudara
  • Rambut rontok dan menipis

Sebaiknya ibu segera berkonsultasi dengan dokter jika muncul kondisi-kondisi di atas. Hal tersebut bisa menjadi salah satu tanda ketidaksuburan pada wanita.

6. Menopause Dini

Menopause dini juga bisa menjadi salah satu ciri-ciri wanita tidak subur. Umumnya, menopause akan dialami oleh wanita yang menginjak usia 40 tahun. Namun jika ibu tidak mengalami menstruasi lagi sebelum usia menopause, sebaiknya segera konsultasikan pada dokter.

Menopause dini ditandai dengan beberapa ciri seperti haid tidak teratur atau berhenti sama sekali, vagina kering, gairah seks menurun, kulit kering, hingga insomnia. Menopause dapat menjadi ciri wanita tidak subur, karena pada kondisi ini wanita tidak mengalami masa subur sehingga kemungkinan hamil yang rendah.

7. Berat Badan Naik atau Turun Secara Drastis

Ciri-ciri wanita tidak subur selanjutnya adalah berat naik atau turun secara drastis tanpa sebab yang jelas. Jika ini terjadi, kemungkinan terdapat masalah pada kesuburan. Pada beberapa wanita, kenaikan berat badan drastis dapat disebabkan oleh PCOS atau sindrom ovarium polikistik. Kondisi PCOS dapat mengakibatkan kadar insulin tinggi serta ketidakseimbangan hormon yang berpengaruh terhadap kesuburan. Oleh karena itu, sangat penting bagi wanita untuk menjaga berat badan agar tetap berada di angka normal.

Cara Mengetahui Tingkat Kesuburan Wanita

Meskipun ciri-ciri wanita tidak subur dapat dilihat secara fisik, namun sebaiknya ibu memeriksakan diri ke dokter jika mengalami gangguan kesuburan. Pasalnya, dokter dapat melakukan rangkaian pemeriksaan untuk memastikan tingkat kesuburan. Berikut ini beberapa rangkaian pemeriksaan untuk mengetahui tingkat kesuburan wanita.

1. Tes Kesuburan

Cara mengetahui apakah ada masalah kesuburan atau tidak yang pertama adalah dengan melakukan beberapa tes, seperti tes darah dan biopsi endometrium. Tes darah dilakukan untuk memeriksa kadar hormon dalam tubuh, sedangkan biopsi endometrium dilakukan untuk memeriksa lapisan rahim.

Jika terdapat tanda infertilitas atau ketidaksuburan setelah dilakukan tes, maka dokter dapat melakukan penanganan dan rekomendasi yang sesuai untuk meningkatkan peluang hamil. Oleh karena itu, tes ini penting dilakukan untuk mengetahui status kesuburan.

2. HSG

HSG atau histerosalpingografi merupakan suatu metode untuk mengetahui kadar kesuburan wanita dengan menggunakan alat USG atau sinar-X. Melalui metode ini, dokter juga akan menyuntikkan saline atau pewarna ke bagian serviks lewat tuba falopi. Cara ini dilakukan untuk mengetahui kondisi dari tuba falopi, apakah subur atau tidak.

3. Laparoskopi

Cara lain untuk mengetahui kondisi atau tingkat kesuburan wanita adalah dengan menggunakan laparoskopi. Dengan cara ini, dokter akan memasukkan tabung kecil berkamera ke dalam perut untuk melihat kondisi luar rahim, ovarium, serta tuba falopi. Jika terdapat sumbatan pada tuba falopi akan terlihat dengan metode ini. Selain itu, laparoskopi juga dapat mendeteksi pertumbuhan abnormal pada bagian rahim. Cara ini cukup valid untuk melihat tingkat kesuburan wanita saat program hamil yang akan dijalankan.

Baca juga:Pahami Beragam Ciri-Ciri Masa Subur yang Tepat

Meskipun ciri-ciri wanita tidak subur dapat dilihat secara fisik seperti siklus haid yang tidak teratur serta menopause dini, namun untuk mendeteksi kesuburan akan lebih valid jika dilakukan dengan pemeriksaan dokter. Oleh karena itu, sebelum merencanakan kehamilan, ibu dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk memastikan kondisi tubuh serta kesiapan kehamilan. Dengan pemeriksaan dan tes, maka penanganan masalah ketidaksuburan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.