Tak Disangka, Inilah Manfaat Asam Folat untuk Program Hamil

Ditulis oleh: Redaksi Klikdokter.com

Tak Disangka, Inilah Manfaat Asam Folat untuk Program Hamil

Ketika Ibu dan pasangan merencanakan untuk melakukan program hamil, Ibu pasti mulai memikirkan apa saja yang diperlukan untuk mempersiapkan kehamilan. Tahukah Ibu, saat mempersiapkan kehamilan, ternyata mengkonsumsi asam folat sangatlah penting. Berikut manfaat asam folat untuk program hamil. Baca, yuk.

Manfaat Asam Folat Untuk Program Hamil

Asam folat berperan penting untuk kesuburan dan kehamilan. Katherine Shepherd, dokter kandungan dan ginekolog di INTEGRIS Women's Health Edmond merekomendasikan Ibu untuk mulai mengkonsumsi vitamin prenatal atau suplemen asam folat setidaknya satu bulan sebelum mencoba untuk hamil. Namun, karena 50% kehamilan tidak direncanakan, maka Shepherd meminta Ibu hamil untuk mengkonsumsi vitamin prenatal setiap hari.

1. Meningkatkan Kesuburan

Lebih dari 12% Ibu mengalami masalah kesuburan. Mengkonsumsi asam folat berpotensi mengurangi masalah ovulasi pada Ibu yang mencoba untuk hamil. Asam folat mempengaruhi kesuburan wanita, baik sebelum dan sesudah pembuahan. Bagi wanita yang sedang berjuang untuk hamil, asam folat dapat membantu mencegah cacat awal kehamilan yang dapat menyebabkan keguguran.

Manfaat asam folat dan kesuburan wanita juga berperan dalam membantu metabolisme sel di seluruh tubuh, termasuk di dalam ovarium. Satu studi tentang suplementasi untuk wanita yang mencoba untuk hamil dari Fertility Institute menemukan bahwa konsumsi suplemen asam folat pada wanita yang menjalani program bayi tabung membantu meningkatkan peluang untuk hamil. 

Folat merupakan kelompok dari vitamin B yang sangat penting untuk kesehatan tubuh. Bentuk sintesisnya dikenal dengan nama asam folat. Asam folat membantu dalam metabolisme sel dan pembentukan sel di tubuh kita. Asam folat juga memiliki peran dalam mengatur stres dan peradangan di tubuh Ibu. Peningkatan stres dapat menyebabkan tubuh membutuhkan lebih banyak folat. Stresor, mulai dari usia Ibu yang lanjut hingga kebiasaan gaya hidup yang tidak sehat dapat mempengaruhi kemampuan Ibu untuk hamil. Jumlah asam folat yang tepat dalam makanan dapat membantu Ibu melawan efek stresor tersebut.

2. Mengurangi Risiko Keguguran

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kekurangan asam folat dikaitkan dengan risiko keguguran dini yang lebih tinggi. Satu studi tahun 2002 oleh peneliti Swedia menemukan bahwa wanita dengan kadar folat rendah memiliki peningkatan risiko keguguran signifikan yang dipengaruhi oleh kelainan kromosom. Selain itu, studi yang diterbitkan di Journal of American Medical Association yang dilakukan oleh para peneliti dari Institut Karolinska Swedia bersama dengan National Institute of Child Health and Human Services (NICHD) menunjukkan bahwa 50% Ibu yang tidak mengkonsumsi asam folat cenderung mengalami keguguran dini. Kekurangan asam folat juga telah dikaitkan dengan pemisahan plasenta selama kehamilan, hipertensi, dan suplai darah yang rendah ke plasenta. Permasalahan tersebut dapat meningkatkan risiko keguguran.

3. Mencegah Buah Hati Lahir Prematur

Kekurangan asam folat sangat berbahaya pada Ibu hamil karena dapat mengakibatkan konsekuensi yang berbahaya bagi Buah Hati. Penelitian yang dilakukan oleh Li et al. (2019) menunjukkan bahwa Ibu hamil yang mengkonsumsi asam folat dapat menurunkan risiko kelahiran prematur.

4. Membantu Tumbuh Kembang Buah Hati dalam Kandungan

Menurut Fakultas Kedokteran Universitas Stanford, Buah Hati dalam kandungan yang sedang berkembang membutuhkan asam folat untuk membuat sel-sel baru serta untuk membuat DNA dan RNA. Folat juga penting untuk membentuk sel darah merah normal dan asam amino tertentu untuk memastikan Buah Hati tumbuh dan berkembang dengan sempurna di dalam kandungan.

Kapan Mulai Mengkonsumsi Asam Folat?

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), setiap Ibu usia subur perlu mengkonsumsi asam folat setiap hari, baik yang berencana hamil atau tidak, untuk membantu pembentukan sel-sel baru.

Setiap Ibu usia reproduksi perlu mengkonsumsi 400 mcg asam folat setiap hari untuk mencegah beberapa cacat lahir. Hal ini disebabkan 50% dari kehamilan tidak direncanakan. Selain itu, cacat lahir pada otak atau tulang belakang terjadi pada awal kehamilan (3-4 minggu setelah pembuahan), dimana sebagian Ibu tidak menyadari bahwa mereka sedang hamil.

Aturan Mengkonsumsi Asam Folat untuk Program Hamil?

Saat merencanakan untuk hamil, Ibu perlu mengkonsumsi asam folat 400 mikrogram setiap hari sebelum hamil; dan setiap hari ketika sedang hamil hingga usia kandungan 12 minggu.

Makanan dan Minuman Kaya Asam Folat

Asam Folat yang juga dikenal sebagai vitamin B9, adalah vitamin larut dalam air yang memiliki banyak fungsi penting dalam tubuh. Vitamin B9 ditemukan secara alami di banyak jenis makanan, serta dalam bentuk asam folat dalam suplemen makanan.

No

Jenis Makanan

Ukuran Saji

Kandungan Folat dan Asam Folat

1

Sereal

3/4 cangkir atau 15 gr - 60 gr sereal siap saji.

100 mcg - 700 mcg. Pilihlah sereal yang terfortifikasi 50% sampai 100%.

2

Bayam

1/2 cangkir atau 95 gr bayam rebus.

131 mcg

3

Kacang polong

1/2 cangkir atau 89 gr kacang polong

90 mcg

4

Asparagus

4 potong atau 60 gr asparagus rebus

89 mcg

5

Jeruk

1 jeruk kecil atau 96 gr

29 mcg

6

Kacang tanah

1 ons atau 28 gr kacang panggang kering

27 mcg

 

Sekarang Ibu sudah tahu kan, betapa pentingnya mengkonsumsi asam folat untuk melancarkan program kehamilan? Maka dari itu, konsumsi asam folat mulai sekarang, yuk. Selain mengonsumsi asam folat, Ibu juga bisa melengkapinya dengan mengonsumsi vitamin untuk meningkatkan kesuburan. Cari tahu vitamin apa saja yang bisa meningkatkan kesuburan wanita, yuk.