Masa Kehamilan

Manfaat Protein Nabati dari Kehamilan, Menyusui Hingga MPASI

Ditulis oleh: Amicis

Manfaat Protein Nabati dari Kehamilan, Menyusui Hingga MPASI

Siapa sih Bu yang tidak kenal dengan protein? Nutrisi penting bagi tubuh ini menjadi komponen utama pembentuk otot, kulit, jantung, otak hingga rambut lho. Tak hanya itu, protein juga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga pembentukan antibodi dalam melawan infeksi lebih maksimal. Protein dibagi menjadi dua, yaitu protein nabati dan protein hewani. 

Kedua jenis protein ini berperan dalam metabolisme gula darah, lemak hingga energi. Nah, baik protein nabati maupun protein hewani memiliki berbagai manfaat lain untuk ibu hamil, ibu menyusui hingga Buah Hati. Wah penasaran tidak, Bu apa aja sih kebaikannya? Yuk intip selengkapnya di sini.

Manfaat Protein

Sebelum pembahasan perbedaan asupan protein nabati dan protein hewani, Ibu perlu tahu dulu manfaat apa saja dari nutrisi penting satu ini. Dengan kecukupan protein setiap harinya membuat bagian tubuh berfungsi dengan baik. Meski begitu, Ibu perlu menjaga konsumsi protein dalam batas wajar ya.

Manfaat Protein Untuk Ibu Hamil

Dikutip KlikDokter, asupan protein orang dewasa sekitar 45 gram. Namun setelah kehamilan, kebutuhan protein meningkat hingga 75 gram atau 1,1 gram per berat badan (kilogram). Manfaat protein untuk ibu hamil yaitu membantu perkembangan jaringan tubuh janin termasuk otak.

Sementara itu, protein juga membuat perkembangan payudara dan rahim ibu hamil lebih siap dalam memenuhi kebutuhan janin. Berbagai gangguan atau komplikasi kehamilan juga bisa dihindari seperti berat badan bayi lahir rendah (BBLR), tumbuh kembang dan pembentukan antibodi janin tidak optimal, serta Ibu kekurangan massa otot.

Manfaat Protein Untuk Ibu Menyusui

Tak hanya masa kehamilan yang membutuhkan tambahan kalori hingga 2500 kalori, ternyata ibu menyusui juga memerlukan 2500-2700 kalori per harinya selama 6 bulan pertama usia bayi. Untuk itu, baik sumber protein nabati atau protein hewani mampu memenuhi kecukupan energi pada ibu menyusui.  

Ibu menyusui juga disarankan mengonsumsi asupan protein sebanyak 70 gram per hari, sehingga ASI yang Ibu berikan pada Buah Hati dapat menunjang pertumbuhan otak dan mendukung kecerdasannya. Wah, manfaat protein ini tentunya baik untuk tumbuh kembang anak ya, Bu.

Manfaat Protein Untuk Buah Hati

Tahukah Bu, kecukupan protein pada anak berbeda pada setiap usianya? Dilansit Food for Kids Indonesia, kebutuhan protein pada anak usia 1-3 tahun yaitu 2 hingga 2,5 gram per kilogram berat badan per hari. Sedangkan usia anak 3-5 tahun meningkat jadi 3 gram per kologram berat badan per hari.

Manfaat protein tidak hanya baik untuk kehamilan dan menyusui. Namun juga bagi kesehatan dan tumbuh kembang Buah Hati. Menurut KlikDokter, protein mampu melindungi tubuh dari partikel asing seperti virus dan bakteri, serta mendukung pertumbuhannya. Protein juga mampu membantu pembentukan struktur sel, termasuk pergerakan otot Buah Hati.

Bedanya Protein Nabati dan Hewani

Secara singkat, protein nabati berasal dari tumbuhan. Sedangkan protein hewani berasal dari hewan. Dilansir dari Healthline, kandungan asam amino dalam kedua jenis protein ini berbeda. Protein hewani mengandung keseimbangan asam amino yang baik, namun beberapa protein nabati mengandung asam amino lebih rendah.

Namun begitu, kelengkapan asam amino dalam protein nabati dan hewani memiliki jumlah yang sama. Misalnya pada makanan protein hewani memiliki kandungan yang lebih tinggi dari protein nabati. Begitu juga sebaliknya, ada pula nutrisi pada makanan protein nabati yang lebih tinggi dari protein hewani. Untuk itu, simak contoh protein nabati dan hewani berikut ini.

Contoh Protein Nabati

Sumber protein nabati bisa Ibu dapatkan dari berbagai makanan, mulai dari sayur, buah, kacang-kacangan hingga olahan susu dari kacang.

  • Buah dan Sayur

Kalau jenis asupan ini, pasti Ibu sudah tahu segudang manfaatnya! Keduanya juga mengandung protein nabati yang baik untuk MPASI. Misalnya saja bayam yang merupakan sumber protein serta vitamin dan mineral. Lalu untuk buah, alpukat yang kaya akan protein dan kandungan lemak baik sebagai sumber energi.

  • Kacang Tanah

Sering kali Ibu bertanya, apakah kacang tanah mengandung protein nabati? Jawabannya, betul Bu. Kacang tanah kaya akan protein, lemak jenuh, vitamin dan mineral. Sebut saja, kandungan folat baik untuk ibu hamil, ibu menyusui dan juga kecerdasan Buah Hati.

  • Kedelai dan Almond

Ini dia duo kacang yang jadi favorit Ibu dan Buah Hati. Tak hanya lezat dikonsumsi, kedelai mengandung sumber protein nabati dan rendah lemak jenuh. Sedangkan almond, mengandung banyak nutrisi misalnya protein, vitamin E, zat besi, kalsium dan serat. Keduanya mampu menunjang pertumbuhan dan kekuatan tulang.

Bagi Ibu hamil yang suka dengan kedelai dan almond, sekarang tak perlu repot lagi. Karena Ibu bisa menemukan kedua kacang ini dalam PRENAGEN almond soya. Tentu nutrisi lengkap makro dan mikro bisa Ibu dapatkan, seperti tinggi asam folat, sumber zat besi, DHA-Omega 3, sumber serat pangan inulin, tinggi kalsium dan vitamin D3.

  • Tempe dan Tahu

Siapa Ibu yang tak tahu dengan jenis makanan ini? Rasanya yang enak dan penuh nutrisi membuat tempe dan tahu dijadikan makanan favorit orang Indonesia. Keduanya terbuat dari kacang kedelai yang tinggi kandungan protein nabati dan berbagai nutrisi penting lainnya.

Contoh Protein Hewani

Seperti yang telah dipaparkan, protein hewani berasal dari hewan. Maka dari itu, Ibu bisa menemukannya pada berbagai pilihan daging, telur hingga susu.

  • Daging

Baik daging merah seperti daging sapi tanpa lemak, atau daging putih seperti ayam merupakan sumber protein hewani. Misalnya saja dari daging sapi yang mengandung tinggi protein, vitamin B6, B12 dan zat besi. Sementara daging ayam memiliki kandungan vitamin B6, B12, zat besi hingga kalsium. Nutrisinya lengkap bukan, Bu?

  • Telur

Banyak Ibu sering kali cenderung sulit membedakan, apakah telur termasuk protein nabati atau bukan. Namun, telur merupakan sumber protein hewani dan kaya kandungan lainnya seperti vitamin, mineral dan omega-3 yang baik untuk ibu hamil, ibu menyusui maupun Buah Hati.

  • Ikan

Ibu sering mengonsumsi atau memberikan ikan sebagai lauk Buah Hati? Nah, berbagai ikan seperti salmon, kembung dan tuna memiliki kandungan protein yang tinggi. Jika asupannya tepat, ikan salmon dan tuna mampu meningkatkan daya tahan tubuh, serta menjaga kesehatan organ tubuh.

  • Susu

Jika Ibu bertanya apakah susu termasuk protein nabati, jawabannya betul Bu. Susu juga ada yang terbuat dari kacang-kacangan, seperti almond atau kedelai. Namun, sumber protein hewani bisa didapatkan dari bahan dasar susu sapi seperti PRENAGEN mommy yang baik untuk ibu hamil, serta PRENAGEN lactamom untuk ibu menyusui.

Bagaimana, Bu sudah lebih jelas mengenai protein nabati dan hewani? Kedua jenis protein ini memiliki kandungan yang saling melengkapi. Untuk itu, pastikan Ibu memenuhi kebutuhan hariannya saat kehamilan, menyusui dan juga untuk Buah Hati. Semoga Ibu dan keluarga selalu dalam keadaan sehat.