Masa Kehamilan

Yuk Kenali Flek Darah Hamil & Perbedaannya dengan Menstruasi!

Ditulis oleh: Amicis

Yuk Kenali Flek Darah Hamil & Perbedaannya dengan Menstruasi!

Bagi wanita yang sudah menikah, terkadang muncul kekhawatiran saat muncul flek atau bercak darah di area kewanitaan. Tanda tanya besar muncul apakah flek tersebut adalah tanda kehamilan atau flek menstruasi rutin bulanan. Meski sama-sama flek, tapi ternyata flek menstruasi dan flek darah hamil berbeda. Meski demikian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum benar-benar memastikan bahwa darah tersebut merupakan flek kehamilan atau flek menstruasi.

Baca Juga: Flek, Gangguan Kehamilan Berbahaya?

Kapan Bercak Darah Hamil Muncul?

Flek darah hamil atau sering disebut juga dengan pendarahan implantasi ini sering terjadi di awal kehamilan sehingga sangat sulit sekali disadari sebagai tanda-tanda awal kehamilan dan menganggapnya adalah flek menstruasi yang rutin terjadi setiap bulannya. Perdarahan ini biasanya terjadi 1-2 minggu setelah pembuahan terjadi. Durasinya pun hanya berlangsung selama beberapa hari disertai dengan kram ringan di area perut. Setelahnya, flek ini akan semakin memudar dan meninggalkan bercak minor selama trimester pertama kehamilan. Munculnya bercak darah hamil ini juga diikuti dengan gejala kehamilan yang bisa dirasakan lain seperti siklus pra menstruasi seperti mual di pagi hari, terjadi perubahan pada bentuk payudara, dan juga badan menjadi lemas.

Namun pada kasus lain, flek ini bisa terjadi pada kehamilan ektopik, yaitu kehamilan yang terjadi pada sel telur yang menanamkan dirinya di luar rahim. Beberapa tanda-tanda kehamilan ektopik yang sering terjadi antara lain:

  • Sakit perut
  • Perasaan tidak nyaman di bagian panggul
  • Pusing tiba-tiba
  • Tidak menstruasi

Kehamilan ektopik cukup berbahaya jika tidak ditangani dengan baik. Jika Ibu merasakan tanda-tanda seperti di atas, segera konsultasikan ke tim medis.

Darah Hamil Warna Apa?

Beberapa orang mencoba mengenali darah hamil dengan darah menstruasi dari warnanya. Perbedaan ini memang tidak begitu kentara, tapi tentu ada perbedaan detail yang bisa Ibu bandingkan. Misalnya flek menstruasi umumnya disertai dengan pendarahan berwarna merah muda atau coklat dan akan berubah menjadi merah tua selama 3-7 hari. Sedangkan flek darah hamil tidak melibatkan darah, hanya bercak merah gelap kecoklatan.

Contoh Flek Darah Tanda kehamilan

Cara paling pasti untuk mengetahui apakah flek yang muncul adalah flek darah hamil atau flek menstruasi adalah dengan melakukan tes kehamilan. Selain itu, beberapa gejala kehamilan juga akan muncul seiring dengan munculnya flek darah hamil ini. Jadi bisa membantu dalam memastikan apa yang sedang terjadi pada tubuh Ibu.

Secara berkala, di trimester pertama beberapa orang akan merasakan pendarahan yang cukup intens. Namun bisa jadi pertanda juga jika kandungan Ibu bermasalah. Jika pendarahan terjadi cukup parah, ada beberapa kemungkinan yang terjadi dengan kehamilan. Misalnya saja perdarahan subkorionik yang bisa terjadi karena plasenta terlepas dari tempat implantasi asal. Kasus lain juga bisa terjadi pada kehamilan ektopik, yaitu kondisi sel telur menempel pada tempat lain di luar dinding rahim. Kehamilan ektopik ini diiringi dengan rasa sakit luar biasa di salah satu sisi perut atau punggung.

Flek tanda hamil ini bisa juga terjadi karena hamil anggur atau keguguran. Pendarahan yang terjadi pada hamil anggur karena janin tidak terbentuk, melainkan massa jaringan abnormal yang tampak seperti anggur saat janin gagal berkembang. Sedangkan flek tanda hamil karena keguguran biasanya terjadi pada usia kehamilan 20 minggu.

Perbedaan Dengan Menstruasi

Kemiripan antara flek darah hamil dan menstruasi memang sulit dibedakan bagi orang awam apalagi jika Ibu baru pertama kali merasakannya. Beberapa perbedaan yang mendasar antara flek darah hamil dan menstruasi dari beberapa aspek antara lain:

Baca Juga: Waspada Terhadap Tanda Flek Saat Hamil Muda

  1. Gejala

    Flek darah hamil tidak akan diikuti oleh rasa sakit kram di perut atau nyeri punggung. Sebaliknya flek menstruasi diikuti dengan rasa sakit di bagian perut. Gejala ini sudah biasa dirasakan oleh wanita menjelang masa menstruasi. Selain itu wanita yang sedang hamil dan muncul flek darah hamil juga diikuti dengan gejala kehamilan lainnya seperti morning sickness, payudara mengencang, dan badan terasa lemah. Pengetahuan tentang gejala kehamilan juga diperlukan untuk memperjelas apakah flek yang muncul adalah flek darah hamil atau flek yang terjadi karena menstruasi.
  2. Waktu

    Umumnya waktu terjadinya flek darah hamil berkisar hanya beberapa hari, yaitu antara 3-7 hari saja sebelum tanggal menstruasi. Kebanyakan wanita mulai bingung dengan kondisi ini karena mirip sekali dengan gejala pra-menstruasi. Tunggu hingga siklus menstruasi dimulai dan lihat apakah pendarahan semakin berat atau tetap terjadi flek ringan. Jika Ibu tidak menstruasi, maka bercak ini akan berganti dengan flek lebih ringan hingga trimester pertama kehamilan.
  3. Durasi

    Durasi terjadinya flek biasanya menjadi penanda apakah flek yang terjadi merupakan tanda menstruasi atau memang flek darah hamil. Biasanya flek darah hamil sebagai tanda awal kehamilan tidak berlangsung lama karena flek ini merupakan tanda bahwa sel telur yang telah dibuahi sudah menempel di lapisan rahim, namun bercak merah akan terus ada hingga trimester pertama kehamilan. Sedangkan flek menstruasi terjadi karena lapisan rahim meluruh karena tidak adanya pembuahan dan terjadi selama seminggu atau lebih, tergantung siklus menstruasi seseorang.
  4. Volume Darah

    Darah menstruasi memiliki volume yang cukup banyak. Di awal siklus menstruasi, darah akan muncul dengan volume ringan lalu semakin deras selama masa menstruasi. Sedangkan pada flek darah hamil, darah yang keluar hanya berupa bercak ringan dan tidak deras.
  5. Kram

    Terjadinya flek darah hamil juga disertai dengan kram perut seperti pada saat menstruasi. Namun kram yang terjadi saat implantasi cukup ringan dan terjadi hanya sebentar saja. Berbeda dengan kram saat menstruasi yang terjadi lebih intens dan berlangsung lebih lama selama beberapa hari. Meski demikian, kondisi kram ini pada setiap wanita berbeda-beda.
  6. Kondisi Darah

    Pada saat menstruasi, darah yang keluar biasanya menggumpal karena ada jaringan rahim yang gugur. Sedangkan pada flek darah hamil, darah yang keluar tidak akan menggumpal karena tidak ada jaringan yang dikeluarkan.
  7. Konsistensi

    Darah hamil yang keluar biasanya tidak konsisten, atau kadang muncul lalu menghilang. Sementara itu, pendarahan haid akan terus keluar hingga masa menstruasi berakhir. Konsistensi ini adalah cara yang paling mudah untuk membedakan apakah flek yang terjadi merupakan darah hamil atau darah menstruasi.

Baca Juga: Tanda-Tanda Menstruasi akan Datang Menghampiri

Kondisi bercak flek darah hamil ini tidak selalu dirasakan oleh wanita dewasa yang sudah menikah. Dari beberapa informasi di atas, Ibu bisa membedakan antara flek darah hamil dengan darah menstruasi yang muncul dalam kurun waktu tertentu. Ada baiknya jika ragu dengan apa yang terjadi, Ibu bisa berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ibu juga bisa mencari tahu dan berdiskusi dengan orang-orang terdekat terutama wanita yang sudah menikah mengenai pengalaman tentang munculnya darah hamil ini yang disertai dengan beberapa gejala detail.