Masa Kehamilan

Nutrisi Ibu Hamil Agar Calon Anak Sehat dan Cerdas

Ditulis oleh: Taufiq

Nutrisi Ibu Hamil Agar Calon Anak Sehat dan Cerdas

Setiap ibu hamil wajib memberikan perhatian lebih terhadap asupan makanan. Ibu hamil tidak hanya makan untuk dirinya melainkan juga untuk bayi dalam kandungan. Pertumbuhan janin akan sangat dipengaruhi oleh asupan makanan. Tentu kebutuhan nutrisi ibu hamil akan berbeda dari wanita biasa. Beberapa nutrisi perlu lebih banyak dikonsumsi agar pertumbuhan janin dan kesehatan Ibu terjaga.

Ibu yang sedang hamil, perlu mengonsumsi kalsium sebanyak 1.000-2.500 mg. Kalsium ini berguna untuk pembentukan tulang dan gigi bayi. Konsumsi cukup kalsium akan membantu Ibu menjaga kepadatan tulang. Selain itu, kalsium juga membantu Ibu mencegah tekanan darah tinggi. Kalsium bisa didapat dari yogurt, susu, jus jeruk, keju cheddar, tahu, dan keju cottage.

Kolin juga perlu dikonsumsi ibu hamil. Kolin sejumlah 450-3.500 mg berguna untuk mencegah masalah otak dan syaraf bayi. Kolin juga akan membantu meningkatkan pertumbuhan otak dan membangun tulang yang kuat bagi ibu hamil. Tekanan darah tinggi juga bisa dicegah dengan konsumsi cukup kolin. Telur, ayam, salmon, ayam, dan brokoli atau bunga kol merupakan sumber kolin yang baik, nutrisi ibu hamil.

Jenis nutrisi ibu hamil lainnya yang harus dikonsumsi adalah DHA sejumlah 300 mg. DHA bisa diperoleh dari salmon, tuna kaleng, dan lele. DHA mendukung perkembangan otak dan penglihatan pada bayi. Ibu juga akan mendapat manfaat berkurangnya risiko penyakit jantung.

Asam folat perlu dikonsumi sejumlah 600 mikrogram oleh Ibu. Asam folat bisa didapat dari bayam, brokoli, jus jeruk, dan nasi, spaghetti, maupun roti. Asam folat berguna untuk mencegah kelainan syaraf pusat pada bayi dan kelahiran prematur. Untuk Ibu, asam folat juga berguna untuk mencegah anemia dan mencegah keguguran.

Konsumsi zat besi juga perlu lebih diperhatikan Ibu. Jumlah zat besi yang perlu dikonsumsi adalah 27-45 mg. Zat besi bantu mencegah bayi lahir secara prematur. Untuk ibu hamil, zat besi membantu mengatasi anemia. Makanan sumber zat besi antara lain sereal dari gandum utuh, daging sapi, daging kambing, dan ayam.

Makanan yang dikonsumsi Ibu sebaiknya dimasak dengan baik. Dengan demikian, makanan tersebut akan bebas dari bakteri jahat yang mengancam dan mencukupi nutrisi ibu hamil. Memakan berbagai jenis makanan tidak ada salahnya asal tidak berlebihan.