Wajib Tahu. Berikut Tanda-Tanda Ibu Akan Melahirkan

Ditulis oleh: Redaksi Klikdokter.com

Wajib Tahu. Berikut Tanda-Tanda Ibu Akan Melahirkan

Sebelum Ibu memasuki fase persalinan, ada baiknya Ibu mengetahui tanda-tanda melahirkan agar lebih siaga. Mengenali tanda-tanda melahirkan sangat penting, terutama bagi yang berencana melahirkan secara normal. Berikut adalah tanda-tanda yang dialami saat akan melahirkan.

Tanda-Tanda Melahirkan telah Dekat

Biasanya tanda-tanda melahirkan semacam ini terjadi hari sebelum persalinan atau beberapa minggu sebelumnya. Dari segi fisik, mungkin Ibu akan merasakan perubahan pada tubuh Ibu seperti:

 

1. Merasakan Nyeri

Merasakan nyeri pada punggung, sakit perut atau kram selayaknya masa pramenstruasi.

2. Sulit tidur

Tanda-tanda melahirkan berikutnya yaitu sulit tidur pada malam hari. Hal ini terjadi karena perut Ibu semakin membesar kandung kemih yang terkompresi. Oleh karena itu, sempatkanlah tidurlah pada siang hari agar Ibu dan janin tetap sehat. 

3. Frekuensi buang air kecil semakin meningkat

Beberapa jam sebelum proses persalinan, bayi akan turun ke tulang panggul Ibu. Kondisi ini menjadikan rahim bersandar lebih sering pada kandung kemih. Sehingga akan membuat frekuensi buang air kecil menjadi semakin meningkat dibandingkan biasanya.

4. Keluarnya lendir kental bercampur darah dari vagina

Selama hamil, serviks ditutupi oleh lendir yang kental. Tetapi, ketika mendekati persalinan, serviks akan membesar dan menjadikan jalan lendir itu keluar melalui vagina. Warnanya bisa bening, atau bahkan sedikit berdarah. Tapi, lendir bercampur darah tidak selalu menjadi sebuah pertanda awal melahirkan. Lendir ini dapat keluar juga ketika sedang berhubungan seks pada saat sedang hamil.

5. Kontraksi Palsu

Tanda- tanda melahirkan berikutnya yaitu, merasakan kontraksi palsu. Kontraksi ini biasa disebut Braxton Hicks atau terjadinya pengencangan perut yang datang dan pergi. Akan tetapi, pengencangannya tidak sekuat kontraksi sebenarnya ketika melahirkan. Biasanya kontraksi ini terjadi 30 hingga 120 detik. Berbeda dengan kontraksi sebenarnya, kontraksi Braxton Hicks dapat hilang saat Ibu berpindah posisi atau relaks. 

 

Kontraksi ini membuat Ibu merasakan sebelum mengalami kontraksi sungguhan. Perbedaan kontraksi tersebut dengan kontraksi sungguhan, adalah kontraksi Braxton Hicks hanya terasa di daerah panggul atau perut. Sementara kontraksi sungguhan umumnya terasa di bagian bawah punggung, lalu berpindah ke bagian depan perut.

 

6. Serviks Menjadi Elastis

Tanda-tanda melahirkan berikutnya yaitu servik akan menjadi lebih elastis. Jika sudah pernah melahirkan, serviks akan lebih mudah membesar sekitar 1 atau 2 sentimeter sebelum persalinan dimulai. Namun jika Ibu baru pertama kali mengalami masa-masa seperti ini, pembukaan serviks sebesar 1 sentimeter tidak dapat menjadi jaminan jika Ibu akan segera melahirkan.

7. Air ketuban pecah

Tanda melahirkan sangat umum yang diketahui oleh kebanyakan orang yaitu, pecahnya air ketuban. Kebanyakan wanita lebih dulu mengalami kontraksi sebelum air ketuban pecah, tetapi ada juga yang diawali dengan pecahnya ketuban. Ketika hal ini terjadi, persalinan akan segera terjadi. 

 

Namun bahayanya, jika air ketuban sudah pecah, Ibu tidak juga merasakan kontraksi, maka bayi Ibu akan lebih mudah terserang infeksi. Hal itu disebabkan cairan yang selalu melindungi bayi dari kuman selama ada di dalam kandungan telah habis. Apabila hal ini terjadi, proses induksi akan dilakukan untuk keselamatan bayi Ibu. Jika Ibu sudah mengalami pecah ketuban, bergegaslah ke rumah sakit. Umumnya, persalinan akan terjadi sekitar 24 jam usai ketuban pecah.

Sementara dari sisi emosional, Ibu dapat merasa mudah marah atau selayaknya masa-masa pramenstruasi.

Persiapan Mendekati Masa Persalinan

Jika Ibu sudah memasuki bulan ke-9 kehamilan, sebaiknya Ibu telah menyiapkan segala perlengkapan yang dibutuhkan selama persalinan. Jadi bila air ketuban telah pecah atau terjadi kontraksi, Ibu bisa langsung membawa perlengkapan tersebut, kemudian bergegas ke rumah sakit. Perlengkapan yang perlu Ibu bawa meliputi:

  1. Tas berisi peralatan mandi dan pakaian.
  2. Perlengkapan bayi.
  3. Makan-makanan ringan.
  4. Barang yang bisa menemani Ibu menunggu persalinan.
  5. Selimut dan bantal yang nyaman.
  6. Jika Ibu ingin mengabadikan momen bahagia ini, Ibu bisa juga menyiapkan kamera video dengan baterai yang sudah terisi penuh beserta charger.
  7. Simpanlah barang-barang itu di satu tempat yang mudah dijangkau ketika kondisi darurat.

Selain perlengkapan, Ibu juga sudah harus memastikan ada yang akan mendampingi Ibu selama persalinan baik suami maupun keluarga terdekat. Persiapkan pula seorang tenaga terlatih yang biasa membantu para wanita saat bersalin. Pastikan orang tersebut siap menemani Ibu saat persalinan dimulai.

Itulah beberapa tanda-tanda melahirkan yang harus Ibu persiapkan sejak dini agar semuanya lancar saat waktunya tiba. Selain itu, penuhi pula nutrisi Ibu setelah melahirkan dengan  PRENAGEN lactamom khusus untuk Ibu yang diperkaya asam folat, zat besi, omega-3, omega-6, dan Inulin yang bisa meningkatkan kualitas ASI dan baik untuk perkembangan otaknya.