Harus Baca! Pentingnya Vitamin Prenatal untuk Ibu Hamil

Ditulis oleh: Redaksi Klikdokter.com

Harus Baca! Pentingnya Vitamin Prenatal untuk Ibu Hamil

Selama masa kehamilan, ibu hamil membutuhkan nutrisi dan gizi yang cukup untuk menunjang kehamilan yang sehat. Janin dalam kandungan membutuhkan asupan terbaik agar dapat tumbuh optimal. Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah dengan mengkonsumsi makanan sehat yang mengandung vitamin dan mineral. Namun, apakah semua makanan tersebut cukup untuk menunjang kehamilan? Belum tentu, Bu.

Meskipun ibu hamil telah mengkonsumsi berbagai makanan dengan gizi tinggi, namun cukup sulit untuk memenuhi semua kebutuhan nutrisi baik bagi ibu maupun bayi. Berbagai makanan seperti susu, sayuran, buah, biji-bijian, serta kacang-kacangan pun belum tentu cukup.

Baca Juga: Vitamin-vitamin yang Dibutuhkan Selama Kehamilan

Oleh karena itu ibu hamil membutuhkan vitamin prenatal guna menunjang kecukupan gizi dan nutrisi selama kehamilan. Lantas apa itu vitamin prenatal dan bagaimana cara memperolehnya? Simak ulasan di bawah ini, Bu.

Apa itu Vitamin Prenatal?

Vitamin prenatal merupakan kombinasi dari vitamin serta mineral yang dibutuhkan oleh setiap ibu hamil sebelum, selama, serta setelah melahirkan guna menjaga kesehatan ibu dan janin yang dikandungnya. Vitamin prenatal dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi ibu hamil yang meningkat selama proses kehamilan. Tak hanya untuk ibu hamil, vitamin prenatal juga masih dibutuhkan oleh ibu setelah melahirkan untuk menunjang proses menyusui.

Ibu dapat mulai mengkonsumsi vitamin prenatal sejak merencanakan kehamilan. Vitamin ini sudah dapat rutin dimulai sejak tiga bulan sebelum hamil guna membantu meningkatkan asupan vitamin dan mineral dalam tubuh. Potensi kekurangan vitamin serta mineral selama kehamilan dapat dicegah dengan rutin mengkonsumsi vitamin prenatal. Dan setelah kehamilan, vitamin prenatal berperan dalam menyiapkan nutrisi ekstra untuk menyusui, serta membantu agar ibu dan bayi tetap sehat dan bugar.

Jenis

Vitamin prenatal mengandung banyak vitamin dan mineral yang diperlukan ibu dan bayi. Vitamin prenatal pada umumnya terdiri dari tiga zat gizi penting yang sangat baik untuk tubuh, yaitu asam folat, kalsium serta zat besi. Ketiga zat inilah yang dapat menunjang masa kehamilan serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin.

Selain itu, jenis lain dari vitamin prenatal adalah vitamin D, vitamin E, serta asam lemak omega-3 atau DHA yang sangat baik untuk proses kehamilan, baik mendukung kesehatan ibu maupun pertumbuhan janin di dalam kandungan.

Kandungan Zat Gizi & Manfaatnya

Seperti yang telah disebutkan diatas, vitamin prenatal memiliki kandungan asam folat, zat besi, kalsium, vitamin D, vitamin E, serta DHA yang masing-masing memiliki manfaat tersendiri. Berikut ulasan manfaatnya, Bu.

Baca Juga: Multivitamin dan Suplemen bagi Ibu Hamil

    1. Asam Folat, Membantu Mencegah Bayi Lahir Cacat

      Asam folat merupakan salah satu jenis vitamin prenatal yang wajib dikonsumsi oleh ibu hamil. Pasalnya, asam folat yang tergolong jenis vitamin B ini dapat mencegah resiko bayi lahir cacat, yang berhubungan dengan cacat otak serta cacat sumsum tulang belakang. Asam folat juga mampu membantu tubuh untuk memproduksi DHA, meningkatkan fungsi otak, serta berperan dalam pertumbuhan sel.

      Di masa awal kehamilan, terdapat pembukaan di bagian bawah sumsum tulang belakang yang membutuhkan kandungan asam folat agar dapat menutup dengan benar. Jika kekurangan asam folat, maka beresiko menimbulkan cacat karena katup tidak menutup sempurna.

      Perlu Ibu ketahui bahwa mengkonsumsi vitamin prenatal jenis asam folat dapat mengurangi resiko cacat janin hingga 70%. Asam folat juga penting dikonsumsi selama masa promil untuk mempersiapkan nutrisi yang dibutuhkan menjelang kehamilan.
    2. Zat Besi, Membantu Menyalurkan Oksigen ke Seluruh Tubuh

      Vitamin prenatal jenis lain yang wajib dikonsumsi ibu hamil adalah zat besi. Zat besi merupakan mineral yang sangat dibutuhkan tubuh untuk memproduksi sel darah merah serta menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh. Jika tubuh kekurangan zat besi, dapat menimbulkan anemia yang berdampak pada janin dalam kandungan.

      Anemia dalam masa kehamilan sangat kerap terjadi, karena terjadi peningkatan kebutuhan zat besi dari 18 mg per hari menjadi 27 mg per hari. Untuk itulah ibu hamil membutuhkan suplemen tambahan berupa zat besi untuk menunjang proses kehamilan.

      Beberapa manfaat zat besi antara lain membangun sel darah merah untuk ibu dan bayi, menyehatkan plasenta, serta mengurangi resiko pendarahan saat proses melahirkan.

      Jika ibu hamil kekurangan zat besi dan menderita anemia ringan, umumnya hanya menimbulkan kelelahan dan tidak berdampak besar. Namun jika anemia tergolong berat, dapat menimbulkan resiko persalinan prematur serta kelahiran mati. Untuk itulah penting bagi ibu hamil untuk rutin mengecek kadar hemoglobin dalam darah serta rutin mengkonsumsi zat besi.
    3. Kalsium, Memperkuat Tulang pada Ibu dan Bayi

      Vitamin prenatal juga mengandung kalsium yang sangat baik untuk membangun serta memperkuat tulang. Kalsium dapat membantu tubuh memproduksi hormon, membantu kontraksi otot, serta menjaga kesehatan syaraf.

      Selama masa kehamilan, ibu hamil membutuhkan kalsium sebanyak 1000 mg/ hari untuk memenuhi kebutuhan. Untuk itulah ibu hamil perlu mengkonsumsi vitamin prenatal yang mengandung kalsium untuk mempertahankan massa tulang. Jika kebutuhan ini tidak tercukupi, ibu hamil beresiko mengalami kerontokan rambut serta gigi.

      Namun Ibu perlu tahu bahwa umumnya vitamin prenatal tidak mampu memenuhi 100% kebutuhan kalsium ini. Jadi Ibu tetap membutuhkan makanan kaya kalsium yang dikonsumsi minimal sehari tiga kali seperti susu, ikan, serta daging.
    4. Vitamin D, Membantu Pembentukan Tulang dan Gigi

      Vitamin prenatal juga mengandung vitamin D yang berperan dalam pembentukan tulang dan gigi. Setiap harinya, ibu hamil membutuhkan setidaknya 600 IU vitamin D. Manfaat mengonsumsi vitamin D yang cukup antara lain mencegah preeklamsia, menunjang kesehatan saraf pada janin di kandungan, serta memaksimalkan fungsi kalsium pada ibu hamil dan janin.
    5. Vitamin E, Melindungi Sel-sel Tubuh

      Vitamin E juga dapat ditemukan dalam vitamin prenatal yang perlu dikonsumsi ibu hamil. Vitamin E mampu melindungi sel-sel tubuh dari paparan radikal bebas serta berperan sebagai antioksidan yang dapat melarutkan lemak. Tak hanya itu, vitamin E juga mampu memproduksi kolagen yang baik bagi kulit.

Waktu Konsumsi

Lantas kapan waktu yang tepat untuk mengkonsumsi vitamin prenatal? Idealnya, vitamin prenatal memang dikonsumsi sebelum masa kehamilan. Namun jika terlambat, tidak masalah. Yang terpenting, ibu hamil mengkonsumsi vitamin ini secara teratur selama masa kehamilan.

Namun perlu diingat bahwa vitamin prenatal ini berfungsi sebagai suplemen penunjang nutrisi kehamilan, bukan pengganti makanan. Jadi Ibu tetap harus mengkonsumsi makanan sehat dan bernutrisi tinggi agar seimbang. Fungsi makanan sehat dan vitamin prenatal adalah saling melengkapi, bukan saling menggantikan satu sama lain.

Baca Juga: Manfaat Vitamin dalam Telur Puyuh bagi Ibu Hamil

Itulah beberapa hal mengenai vitamin prenatal yang perlu Ibu ketahui selama proses kehamilan. Dengan memenuhi kebutuhan nutrisi selama hamil, janin akan berkembang sempurna dan tumbuh dengan optimal. Selamat menanti kehadiran si kecil, Bu.